Polsek Batuampar Selidiki Laka Kerja di PT Jovan Technologie

DETEKSI.co – Batam, Dessi Triani (39), seorang ibu yang disebut tengah hamil 4 bulan meregang nyawa di PT Jovan Technologi, Kecamatan Batuampar pada Sabtu (19/3/2022). Korban dikabarkan tewas tertabrak alat berat forklift milik perusahaan.

“Korban sudah dimakankan di TPU Sei Panas, Minggu (20/3/2022). Kasus ini pun tengah diproses Polsek Batuampar. Personel kita sudah dapat informasi itu, sekarang masih diselidiki,” ungkap Kapolsek Batuampar, Kompol Salahuddin, Senin (21/3/2022).

PT Jovan Technologie, yang terletak di Kawasan Union Industrial Park, Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batuampar, belum menyampaikan pernyataan resmi. Bahkan, saat didatangi ke lokasi perusahaan, tak satu orang pun yang mau memberikan penjelasan terkait laka kerja maut itu.

Kronologisnya, Dessi sempat dilarikan dan dirawat di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK), namun nyawanya tak tertolong. Korban dinyatakan meninggal sekitar pukul 17.30 WIB.

Sempat dilakukan perawatan dan operasi, tetapi nyawanya tidak tertolong,” kata sumber di PT Jovan Technologie, Senin (21/03/2022).

Berdasarkan informasi di lapangan, korban Dessi yang tengah berkerja tertabrak alat berat forklift yang dikemudikan oleh ST. Saat itu alat berat yang dikemudikan ST tengah mundur dan menabrak korban hingga terlindas dan terjepit dibagian kaki kanan.

Diketahui ST karyawan yang baru berkerja ini tidak memiliki sertifikat Surat Ijin Operator (SIO) atau biasa disebut surat izin mengemudi mengoperasikan alat berat.

Ketua FSPMI SPEE PUK PT Jovan Technologie, Hendra, membenarkan kejadian yang menimpa Dessi Triani. Dia mengaku kerap mengingatkan dan mengimbau perusahan pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang kerap diabaikan perusahan.

Bahkan di PT Jovan Technologie banyak oprator forklift tidak punya izin mengemudi. “Yang pernah kami sampaikan akhirnya terjadi. Kami minta perusahan harus melindungi pekerjanya,” jelas Hendra.

Human Resaource Development (HRD), PT Jovan Technologie, Harianto Sibarani saat dihubungi lewat telepon selulernya tidak menampik kejadian kecelakaan kerja. “Iya benar,” ujarnya. (Hendra S)