DETEKSI.co-Thematic Community Service Collaboration (TCSC) berikan bantuan kepada pondok pesantren (Ponpes) Jabal Rahmah Stabat, Jumat (27/9/2024). Selain bantuan fisik berupa running text, bel otomatis dan 2 modul gerbang dasar digital, personil TCSC Ir. Bakti Viyata Sundawa, S.T., M.T. juga memberi presentasi tentang Gerbang Dasar Logika.
Dalam materi presentasi tentang Gerbang Dasar Logika, Ir. Bakti Viyata Sundawa, S.T., M.T. di hadapan puluhan santri dari berbagai kelas di tingkat Aaliyah dan Tsanawiyah,
menjelaskan dasar-dasar ilmu digital berupa gerbang OR Gate, AND Gate, dan NOT Gate. Terlihat para santri dari tingkat Aaliyah dan Tsanawiyah serta para guru sangat antusias mengikuti kuliah umum tersebut, bahkan banyak dari para santri yang bisa menjawab secara tepat pertanyaan kuis dari nara sumber.
Pimpinan tim TCSC, Dr. Ir. Afritha Amelia, S.T., M.T., IPM dalam sambutannya mengatakan TCSC adalah kerjasama Politeknik Negeri Medan (Polmed) dengan Politeknik Tuanku Sultanah Bahiyah Malaysia. Kegiatan ini diperuntukkan untuk membantu pihak pesantren mengembangkan kegiatan Sains di pesantren yang selama ini masih dirasakan sangat kurang.
Didampingi Anriza Witi Nasution, Ak., M.Si, Prof. Dr. Roslina, M.I.T., Dr. Rahimah Binti Abdul Rahman (Politeknik Tuanku Sultanah Bahiyah) serta 2 mahasiswa, Fatia Yasmin Hendry dan Siti Ramadhani Siregar, dijelaskannya, berdasarkan hasil survey dan analisis pihaknya, Ponpes Jabal Rahmah membutuhkan digitalisasi perangkat-perangkat yang mendukung proses belajar-mengajar. “Sebelumnya kami melihat lonceng masih digunakan untuk penanda santri masuk. Hal ini bisa kita kembangkan dan digitalisasi menjadi bel otomatis dan papan running text. Jadi tidak hanya sebagai penanda masuk dan selesai belajar tetapi bel ini juga bisa sebagai suara dan teks informasi untuk jadwal shalat, istirahat, jadwal libur, serta informasi akademik lainnya dan sebagainya,” ujar dosen Polmed yang akrab disapa Amel itu.
Ditambahkan Amel, selain itu ponpes memiliki 3 program unggulan yaitu tahfiz, pengembangan bahasa asing, sains. khusus untuk sains sepi peminat karena ponpes belum memiliki perangkat pendukung praktikum. Maka pihak TCSC membantu modul praktikum dasar digital agar para santri bisa belajar dan praktikum bidang sains.
Pimpinan ponpes Jabal Rahmah Al Ustadz Abdul Kadir Munir yang menyambut kedatangan tim TCSC menyatakan kegembiraannya atas pemberian bantuan yang diberikan tim TCSC.
“Kami sangat berterima kasih dengan kegiatan ini karena ini sangat membantu kami dalam mendukung proses belajar mengajar. Papan running text bisa sebagai media informasi kami untuk menyampaikan pesan-pesan dan informasi kedalam dan keluar pesantren. Selain itu, modul dasar digital bisa mendukung program untuk mengembangkan sains di pesantren, serta bel otomatis bisa menggantikan lonceng yang selama ini masih digunakan sebagai tanda mulai dan berakhirnya waktu belajar,” ujarnya.
Pimpinan Ponpes juga berharap kerjasama bisa berlanjut dan dikembangkan ke program beasiswa dan jalur prestasi untuk masuk ke Polmed bagi santri-santri Ponpes Jabal Rahmah Stabat.
Di akhir acara tim TCSC memberikan bantuan berupa modul gerbang dasar digital sebanyak 2 unit untuk para santri bisa praktikum, 1 unit papan rumning text dan bel otomatis. (moe)