DETEKSI.co-Medan, Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sumatera Utara yang digelar di Hotel JW Marriott Medan, Minggu (1/2/2026), sempat diwarnai insiden kericuhan di luar lokasi kegiatan. Sejumlah simpatisan dan kader partai terlihat terlibat ketegangan yang menyebabkan situasi di sekitar hotel memanas.
Keributan terjadi saat agenda pembukaan Musda berlangsung. Massa berkumpul di halaman hotel hingga meluas ke Jalan Putri Hijau, mengakibatkan arus lalu lintas di kawasan tersebut sempat terganggu. Aparat keamanan terlihat berjaga di beberapa titik untuk mengantisipasi eskalasi situasi.
Dalam kejadian itu, beberapa orang di tengah kerumunan terpantau membawa benda keras. Selain itu, suara ledakan petasan terdengar dari sekitar persimpangan jalan, menambah ketegangan di lokasi.
Petugas kepolisian yang melakukan pengamanan segera mengambil tindakan dengan membubarkan massa dari sejumlah titik yang dinilai rawan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kericuhan meluas dan memastikan kegiatan Musda tetap berjalan aman.
Sekitar 15 menit setelah kejadian, situasi berangsur kondusif. Akses jalan yang sebelumnya sempat tertutup kembali dibuka dan aktivitas lalu lintas berjalan normal.
Kapolsek Medan Barat, Kompol Made Wira Suhendra, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menurunkan ratusan personel guna mengamankan kegiatan tersebut. Sebanyak 144 personel kepolisian diterjunkan sejak awal pelaksanaan Musda.
“Kami langsung melakukan pengendalian saat terjadi kericuhan. Saat ini kondisi sudah aman dan kegiatan Musda kembali dilanjutkan,” ujar Made di lokasi.
Untuk mencegah potensi gangguan lanjutan, kepolisian menambah kekuatan pengamanan dengan mengerahkan puluhan personel tambahan dari Sabhara dan Brimob Polda Sumatera Utara.
Hingga saat ini, panitia Musda XI Partai Golkar Sumut belum memberikan pernyataan resmi terkait pemicu terjadinya kericuhan tersebut.(Red)

