Deteksi.co – Sekadau, Pengungsi korban banjir RT 02 Dusun Entabuk, Desa Entabuk, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau ke lokasi kuburan tua memang keinginan warga itu sendiri. Hal tersebut di katakan Camat Belitang Hilir Sekresno Benyamin, S. Sos saat di jumpai media ini di aula kantor Camat pada, Kamis (11/11/2021) sore.
” Ada 180 kepala keluarga (kk) rumahnya tergenang banjir. Ada yang mengungsi ke gedung sekolah dasar (SD) dan ada kurang lebih 70 kepala Keluarga (KK) yang mengungsi di dekat kuburan tua. Untuk warga yang mengungsi ke kuburan, warga pilih tempat tersebut biar lebih dekat dengan rumah, ” tutur Camat Benyamin.
Selain itu kata Camat, kalau warga mengungsi jauh dari rumah tempat tinggal dan memilih mengungsi ke gedung sekolah dasar mereka agak kesulitan untuk melihat kondisi rumah, karena dusun Entabuk sudah di kelilingi banjir dan harus menggunakan sampan.
” kemarin kita bersama Danramil dan kapolsek pergi ke sana, kita ajak lagi warga yang mengungsi ke kuburan tua untuk mengungsi ke tempat yang lebih layak yang sudah di siapkan, namun warga tetap memilih tempat tersebut. Jadi kita tidak bisa juga memaksa, itu sudah menjadi pilihan mereka,” jelas Camat.
Masih kata Camat, padahal gedung Sekolah Dasar di Desa Entabuk sudah siapkan dua lokal untuk warga yang mengungsi, tempat tersebut di fungsikan untuk warga yang rumahnya terendam.
” Sudah kita sampaikan jauh hari sebelum banjir menerpa rumah warga. Dua lokal cukup untuk 180 kepala keluarga, bahkan lebih dari itupun cukup, tapi masih ada warga enggan mengungsi ke gedung sekolah dasar. Tidak hanya tampat yang di siapkan, Kita juga berikan bantuan berupa bahan makanan pokok dan terpal untuk warga membuat tenda, kami turut prihatin atas musibah ini, semoga bencana banjir ini cepat berlalu, ” Ucap Camat.
Penulis : Didi