spot_img
spot_img
Beranda HEADLINE Andre The Doctor Ditangkap di Malaysia, Bareskrim Bongkar Jejak Jaringan Narkoba

Andre The Doctor Ditangkap di Malaysia, Bareskrim Bongkar Jejak Jaringan Narkoba

0
21
Andre alias Charlie alias The Doctor, buronan kasus narkotika, berhasil diamankan di Penang, Malaysia, dalam operasi lintas negara yang melibatkan Bareskrim Polri, Interpol, dan otoritas setempat.
Andre alias Charlie alias The Doctor, buronan kasus narkotika, berhasil diamankan di Penang, Malaysia, dalam operasi lintas negara yang melibatkan Bareskrim Polri, Interpol, dan otoritas setempat.

DETEKSI.co-Jakarta, Buron narkoba Andre The Doctor akhirnya berhasil ditangkap dalam operasi lintas negara yang melibatkan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Divisi Hubinter Polri, Interpol, serta KJRI di Malaysia. Tersangka diamankan di Penang, Malaysia, setelah masuk dalam daftar pencarian terkait jaringan peredaran narkoba.

Buron narkoba Andre The Doctor diketahui memiliki sejumlah alias, yakni Andre dan Charlie. Ia disebut sebagai bagian dari jaringan Ko Erwin, sosok yang diduga berperan sebagai bandar narkoba di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kasatgas NIC, Kombes Pol. Kevin Leleury, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan pada Minggu sore, 5 April 2026, di sebuah apartemen di kawasan Penang, Malaysia.

“Penangkapannya dilakukan kemarin (5/4/26) sore, di sebuah apartemen di Penang, Malaysia. Sementara dia sendiri, di Malaysia dia sendiri,” ujar Kevin, Senin (6/4/2026).

Menurut Kevin, keberhasilan penangkapan Andre The Doctor menjadi bagian penting dalam upaya pengembangan kasus jaringan narkoba yang selama ini diduga memasok barang haram ke sejumlah wilayah di Indonesia.

Andre The Doctor disebut bukan sekadar pelaku biasa. Ia diduga berperan sebagai penyuplai untuk sedikitnya dua jaringan besar yang beroperasi di Indonesia.

Jaringan pertama disebut berada di Nusa Tenggara Barat (NTB), sedangkan jaringan lainnya terkait dengan White Rabbit yang disebut beroperasi di kawasan PIK maupun Gatot Soebroto.

Informasi ini memperlihatkan bahwa posisi tersangka cukup strategis dalam rantai distribusi narkoba. Polisi kini mendalami kemungkinan peran tersangka dalam menyuplai narkotika ke jaringan yang lebih luas.

Terkait barang bukti, Kevin menyebut bahwa saat penangkapan di Malaysia, aparat hanya mengamankan sejumlah barang yang melekat pada tersangka.

“Barang bukti yang tadi diamankan di Penang itu hanya kita membawa tas dan beberapa handphone. Kita berkoordinasi juga dengan Interpol. Jadi mereka yang melakukan penindakan di Malaysia,” ungkapnya.

Penangkapan Andre The Doctor juga menunjukkan pentingnya kerja sama internasional dalam memburu pelaku kejahatan lintas negara, khususnya dalam kasus narkotika yang melibatkan pelarian ke luar negeri.

Keterlibatan Interpol dan otoritas terkait di Malaysia menjadi faktor penting dalam memastikan buronan asal Indonesia itu dapat diamankan tanpa celah untuk kembali melarikan diri.

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mendalami peran tersangka, termasuk kemungkinan keterkaitan dengan jaringan lain serta alur distribusi narkoba yang diduga melibatkan lebih banyak pihak.

Dengan tertangkapnya Andre alias Charlie alias The Doctor, aparat berharap pengembangan kasus dapat mengarah pada pengungkapan jaringan yang lebih besar, termasuk pihak-pihak yang diduga menjadi pengendali utama dalam peredaran narkotika tersebut.(Ril/tribratanews.sumut)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini