DETEKSI.co – Dairi, Bupati Dairi, Vickner Sinaga merencanakan perluasan areal Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang. Perluasan direncanakan akan dilakukan melalui proses tukar guling.
Hal itu disampaikan Vikner saat diwawancarai wartawan, Jumat (2/10/2026)
Vickner menyebut, perluasan fasilitas pelayanan kesehatan dimaksud, telah mendapat dukungan penuh dari Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.
Diterangkan, pada pertemuan dengan Menkes baru-baru ini, pihaknya menyampaikan permohonan pembenahan RSUD Sidikalang dan beberapa Puskesmas. Menurutnya, Menkes membuka peta google. Ternyata masih ada ruang hijau.
“Menkes melihat peta. Masih ada ruang hijau. Kala itu, Menkes menyatakan dukungan perluasan,” kata Vickner.
Bupati menyebut, pelepasan lahan akan menjadi urusan daerah, sedangkan pembangunan fisik diharapkan melalui pendanaan APBN.
“Mudah-mudahan segera direalisasi. Lahan tidak usah dibeli. Model tukar guling saja,” ujar Vickner.
Direktur RSUD Sidikalang, dr Benny Cristoni Purba menerangkan, tingkat pelayanan lembaga ini kategori sangat tinggi. Itu diukur dari BOR (bed of rate/ penggunaan tempat tidur).
Terkadang, lantaran ruang rawat inap tidak lagi tersedia, pasien terpaksa ditangani di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Saat ini, ketersediaan bed berada diangka 146 unit.
“Pernah kejadian, pasien sampai 2 hari di IGD. Mengapa? Ruangan penuh,” kata Benny.
Anggota Komisi 3 DPRD Dairi, Henra J Sinaga mendukung rencana tersebut. Menurutnya peningkatan mungkin saja dilakukan melalui renovasi gedung menjadi lantai 3. Hanya saja, butuh biaya besar. Makanya, perluasan menjadi pilihan.
Henra menyebut, lahan parkir saat ini tidak memadai. Terkadang, 1 pasien membawa 1 mobil. Makanya roda 4 banyak parkir di luar kawasan.
Halim Lumbanbatu anggota fraksi Partai Demokrat mengungkap, kondisi RSUD Sidikalang terkesan kumuh. Atap bangunan saling menimpa hingga penyinaran matahari minim.
“Kesan RSUD Sidikalang saat ini, kumuh dan lembab. Atap bangunan saling menimpa,” kata Halim.
Diterangkan kalau saja direalisasi, bangunan baru mesti lebih representatif dan didesain modern. Selanjutnya, dipersiapkan grand design sehingga perlahan-lahan, setiap rehab gedung mengikuti gambar masa depan. (NGL)


