DETEKSI.co–MESUJI, Bupati Mesuji, Hj. Elfianah, S.E., M.IP., melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) I Penjaringan Isu Pembangunan Berkelanjutan dalam rangka penyusunan Dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Simpang Pematang, di Aula Tabek Oy, Senin (19/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses penyusunan dokumen perencanaan tata ruang yang mengedepankan aspek lingkungan hidup dan prinsip pembangunan berkelanjutan. Melalui forum diskusi ini, berbagai isu strategis diharapkan dapat diidentifikasi secara menyeluruh sebagai landasan dalam merumuskan arah pengembangan Kawasan Perkotaan Simpang Pematang di masa mendatang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji, Budiman Jaya, S.STP., M.IP.; Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup; Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan; Kepala BAPPERIDA; Kepala Pelaksana BPBD; serta sejumlah kepala perangkat daerah lainnya, termasuk Camat Simpang Pematang, Camat Way Serdang, dan Camat Mesuji Timur.
Dalam arahannya, Bupati Mesuji Hj. Elfianah menekankan bahwa perencanaan tata ruang harus mampu menyeimbangkan kebutuhan pembangunan dengan kelestarian lingkungan hidup.
Pembangunan yang kita lakukan hari ini tidak boleh mengorbankan masa depan generasi mendatang. Penyusunan KLHS RDTR Kawasan Perkotaan Simpang Pematang ini adalah wujud komitmen kita membangun secara bijaksana, di mana pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan kelestarian lingkungan berjalan beriringan. “Saya berharap seluruh peserta dapat memberikan masukan terbaik, sehingga dokumen ini tidak sekadar menjadi tulisan, tetapi benar-benar menjadi panduan yang melindungi dan memberdayakan masyarakat,” tegas Bupati Elfianah.
Penyusunan KLHS menjadi instrumen strategis untuk memastikan prinsip pembangunan berkelanjutan terintegrasi ke dalam setiap kebijakan dan program penataan ruang. FGD pertama ini menjadi ruang koordinasi dan penyamaan persepsi antarinstansi dalam menghimpun masukan, mengidentifikasi permasalahan, serta menetapkan isu-isu prioritas yang harus ditangani.
Pemerintah Kabupaten Mesuji berharap hasil dari FGD ini dapat menghasilkan perencanaan yang terarah, terpadu, dan memperhatikan daya dukung serta daya tampung lingkungan hidup, sehingga terwujud kawasan perkotaan yang tertib, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mesuji. (Yanguji)


