spot_img
spot_img

Pemkab Dairi Dukung HRNS Sosialisakan Pupuk Organik Cair Jadi Solusi Bagi Petani Kopi

​DETEKSI.co-Dairi, Penggunaan Pupuk Organik Cair (POC) merupakan solusi bagi petani terhadap kebutuhan dan ketergantungan penggunaan pupuk kimia serta fluktuasi harga pupuk di pasaran.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Dairi, Kesti Angkat pada sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair yang dilakukan Hanns.R Neuman Stifftung (HRNS) di Desa Bangun, Kecamatan Parbuluan, Rabu (25/2/2026).

Dikutip dari lansiran Diskominfo pada akun Pemerintah Kabupaten Dairi, selain dihadiri Kadis DPKPP yang didampingi Kabid Penyuluhan Sukaedah Angkat, Penyuluh Pertanian Sahat Sibarani, kegiatan turut dihadiri Project Manager HRNS, Denny Indra Simangunsong dan anggota Kelompok Tani (Poktan) Pergas.

Pemkab Dairi melalui Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan menyambut baik dan memberi dukungan terhadap langkah yang dilakukan Hanns.R Neuman Stifftung sebagai bagian dari upaya mewujudkan pertanian berkelanjutan yang telah terselenggara sejak perjanjian kerjasama pada 2022 lalu dalam membantu produktifitas pertanian terhadap sekitar 3300 petani Kopi Arabika.

“Sebagaimana dipesankan bapak Bupati, ditengah efisiensi anggaran, pemanasan global, dan dampak pupuk kimia, ​langkah ini menjadi solusi konkret bagi petani dalam menghadapi tantangan atas ketergantungan pada pupuk kimia serta fluktuasi harga pupuk di pasaran”, sebut Kadis DKPP Kesti Angkat.

Kesti meminta agar anggota kelompok tani, memanfaatkan kesempatan itu dengan baik, menyimak dan memperhatikan secara seksama langkah dan proses pembuatan Pupuk Organik Cair, sehingga nantinya dapat diaplikasikan.

Penggunaan Pupuk Organik Cair disebut akan berdampak pada efisiensi biaya karena mampu menekan ongkos produksi 30 hingga 40 persen. Selain itu, penggunaan Pupuk Organik Cair juga akan berdampak pada perbaikan kesehatan dan struktur tanah yang mulai jenuh akibat residu kimia.

Dalam kesempatan itu, Kesti Angkat juga menekankan pentingnya kolaborasi sektor swasta, NGO seperti HRNS dan pemerintah.

​”Kami sangat mengapresiasi langkah HRNS. Inisiatif seperti ini sejalan dengan program pemerintah untuk mendorong penggunaan pupuk organik demi menjaga ekosistem pertanian Dairi tetap produktif dalam jangka panjang,” sebutnya.

​Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, tim HRNS mendemonstrasikan cara pembuatan dan pengolahan POC dari bahan yang mudah didapatkann dari lingkungan sekitar. (NGL/JLO)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img