Presiden Jokowi Tinjau Stasiun Lintas Rel Terpadu

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Presiden Jokowi meninjau stasiun lintas rel terpadu (LRT) Taman Mini Indonesia Indah (TMII), senin (26/12/2022). (Foto : BPMI)
Presiden Jokowi meninjau stasiun lintas rel terpadu (LRT) Taman Mini Indonesia Indah (TMII), senin (26/12/2022). (Foto : BPMI)

DETEKSI.co-Jakarta, Presiden RI Joko Widodo meninjau stasiun lintas rel terpadu (LRT) Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang terletak di Kota Administrasi Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta, Senin (26/12/2022) pagi. Sebelumnya, Presiden didampingi sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju terlebih dahulu melakukan uji coba rangkaian LRT dari Stasiun Harjamukti menuju Stasiun TMII.

“Ya, tadi saya dan seluruh menteri mencoba LRT dari Stasiun Harjamukti menuju ke Stasiun Taman Mini. Ini sepanjang 9 km dan ditempuh dalam waktu 12 menit, dengan kecepatan kereta tadi 80 km/jam, sangat cepat sekali dan tanpa masinis,” ungkap Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyatakan kegembiraannya karena LRT tersebut merupakan produksi dalam negeri yang dibuat di PT INKA. Ia berharap LRT Jabodebek ini akan dapat mulai beroperasi pada tahun depan.

“Jadi kereta ini dengan kapasitas nanti 420 penumpang, stasiunnya kapasitas 520-an, kita harapkan nanti bulan Juni-Juli 2023 sudah bisa beroperasi berbarengan nanti dengan kereta cepat,” jelasnya.

Beliau menyampaikan terdapat hal-hal kecil yang masih perlu diselesaikan, di antaranya pembangunan depo dan sinkronisasi sistem. Menurutnya, sampai saat ini tahapan pembangunan LRT Jabodebek telah mencapai 87 persen dan secara keseluruhan sudah cukup baik.

“Ya, tadi saya nyaman, cepat, cepat, dan tidak berisik. Saya kira pas belokan saja yang agak bunyi ciiit, kecil sekali, ya,”

Tampak hadir mendampingi Presiden dalam peninjauan ini, antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Mohamad Risal Wasal. (TGH/ST)