DETEKSI.co-Nias Barat, Kegiatan Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang merupakan program idola jajaran TNI AD dalam menjangkau kesejahteraan masyarakat di daerah – daerah terisolir, terbelakang dan tersulit serta dikerjakan dengan waktu yang sudah ditentukan, merupakan pekerjaan yang sangat melelahkan dan pekerjaan yang sulit dikerjakan.
Akan tetapi melalui Program TMMD, sesulit kegiatan apapun tidak menjadi kendala dalam membantu mensejahterakan masyarakat melalui karya bakti TNI dalam melaksanakan tugasnya dan merupakan bagian dari pembinaan teritorial.
Seperti kita ketahui bersama Program TMMD yang sudah ke 116 dilaksanakan oleh jajaran TNI AD di tahun 2023, telah terbuka mata kita bersama yang selama ini warga Dusun IX Sisobahili sangat terisolir dan terbelakang, baik dari sisi mobilisasi ekonominya, pendidikan dan sarana pembangunan lainnya.
Dengan kehadiran Program TMMD seperti cahaya baru bagi warga di sana terlihat dari beberapa sumber tanggapan warga yang sudah sekian lama didambakan untuk terbukanya akses jalan yang menghubungkan antara Dusun V Botolala dengan Dusun IX Sisobahili dan Dusun III Onozalukhu Desa Sitolu Ewali, yang saat ini program tersebut sedang tahap pekerjaan oleh Satgas TMMD dan warga masyarakat dibawah Komando Dansatgas Dandim 0213/Nias Letkol Inf Martky Jaya Perangin Angin, yang bersama sama bergotong royong untuk kegiatan tersebut berjalan sesuai waktu yang telah ditentukan.
Keadaan cuaca lokasi sasaran fisik yang sering berubah ubah musim hujan dan panas terik matahari tidak menjadi suatu kendala Satgas TMMD dan warga yang terlihat sangat antusias bekerja membantu sehingga pekerjaan berat tersebut menjadi ringan.
Nampak ekspresi wajah Satgas TMMD dan warga terlihat sangat bahagia walaupun pekerjaan itu berat dilakukan seperti melangsir batu dan bahan material lainnya untuk peningkatan sasaran fisik TMMD semakin bertambah dari hari ke hari hingga selesai saat penutupan tiba.
Dalam paparan Dandim 0213/Nias Letkol Inf Martky Jaya Perangin Angin selaku Dansatgas TMMD ke 116 tahun 2023 di Aula Soguna Bazato yang dihadiri langsung Katim Wasev Mabesad, Bupati Nias Barat, Tokoh Agama, Pemuda, Masyarakat dan Satgas TMMD, Rabu (17/05/2023) bahwa Pelaksanaan TMMD yang dibuka sejak tanggal 10 Mei hingga 08 Juni 2023 dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama kementrian dan non kementrian, pemerintah daerah dengan melibatkan komponen masyarakat dalam upaya percepatan pembangunan dan pertahanan wilayah.
Sasaran fisik yaitu pembukaan badan jalan sepanjang 1.750 M, Telfrod 995, 68 M3, Duker Plat 3 Unit,Box Culverd 3 Unit,Parit 1.899 M, Batu Mortar 88,55 M3, Batu TPT 44,88 M3 dan sasaran non fisik tentang penyuluhan Wawasan Kebangsaan, Pertanian, Hukum. Bahaya Narkoba, Tanggap Bencana, Lingkungan Hidup, Stunting, Posyandu dan Posbindu PTM serta Program Keluarga Berencana (KB).
Bahwa Program TMMD tersebut dikerjakan selain sasaran fisik utama, juga sasaran non fiisk yang memberikan wawasan, pengetahuan kepada masyarakat baik dibidang nasionalisme berbangsa dan bernegara, ketahanan ekonomi, sadar hukum, dan kewaspadaan dini dari bahaya narkotika, kewaspadaan dini menghadapi bencana, peningkatan pelestarian lingkungan, menghadapi tantangan bangsa yang saat ini yaitu Stunting, kesehatan balita dan pentingnya program keluarga berencana.
Dalam buku Doktirn TNI AD “Eka Paksi” sebagai landasan dasar pembinaan TNI AD pada halaman 34 poin b bahwa Penyelenggaraan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang bersifat tugas nontempur, yaitu operasi dalam upaya pembinaan teritorial, membantu tugas pemerintahan di daerah.
Dan salah satu filosofi kehidupan militer disampaikan oleh Brigjen TNI Bangun Nawuko selaku Katim pengawas dan evaluasi Program TMMD di wilayah Nias Barat mengatakan “Tidak ada tugas tugas militer yang bisa dikerjakan seorang diri “ menurut beliau, bahwa terwujudnya program TMMD karena adanya tingkat koordinasi, kebersamaan, sinergitas TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat serta unsur-unsur pendukung lainnya dalam mensejahterakan dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Rabu. 17/05/2023
Bahwa fungsi TNI AD dalam tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) merupakan operasi non tempur yang dapat digunakan dalam mobilisasi pengerahan kekuatan baik personel, materil untuk membantu pemerintah daerah melalui pembinaan teritorial dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat selain meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat yang harus didukung oleh semua pihak terutama pemerintah kabupaten/kota, masyarakat desa dan semua elemen/kompenen masyarakat yang ada dalam mewujudkan kehadiran program TMMD yang menyentuh langsung kepada masyarakat.
Penulis : S. Lase