DETEKSI.co – Nias Selatan, Seorang nelayan di Desa Hiliofanaluo Kecamatan Fanayama Kabupaten Nias Selatan, ditemukan tewas tenggelam disekitar pantai Fohili, Jumat (23/7).
Korban diketahui bernama Nigohi Lase (67) alias Ama Kesa. Ia sehari-hari berkerja sebagai nelayan.
Saksi mata Arianto Sihura (15) menyebutkan bahwa ia bersama dua orang temannya hendak memancing dipantai Fohili. Mereka melihat sosok mayat mengapung ditengah laut.
“Saat kami tiba dipantai sekitar pukul 12.00 WIB, kami melihat ada mayat mengapung ditengah laut dengan posisi telungkuk dan tanpa pakaian. Hanya sepatu yang ada samanya”, ujar Arianto Sihura siswa SMKN Darma Caraka Telukdalam itu.
Melihat kejadian itu, mereka langsung memberitahu warga sekitar untuk dilakukan evakuasi.
Tak lama kemudian, warga yang mendapatkan informasi langsung mendatangi lokasi untuk mengevakuasi korban dilaut, selanjutnya dibawa kerumahnya yang tak jauh dari lokasi.
Salah seorang keluarga korban bernama Hasama Luahambowo (60) alias Ama Tetis, menyampaikan bahwa dalam kejadian ini kami tak menduga adanya indikasi kriminal atau pembunuhan. Karena saat korban diangkat kedaratan, tidak ada kami temukan tanda-tanda pembunuhan ditubuh korban.
Dia menjelaskan bahwa korban berangkat melaut pada pukul 04.00 WIB subuh. Perahu korban disandarkan dilaut tak jauh dari bibir pantai.
“Pada saat hendak mengambil perahunya dilaut. Korban berenang dengan membuka pakaiannya ditepi pantai. Karena pada saat itu ombak naik pasang, korban tenggelam. Ia ditemukan sekitar 10 meter dari bibir pantai”, tutur Hasama Luahambowo.
Hasama Luahambowo menambahkan bahwa korban kesehariannya sebagai nelayan. Korban memang tidak bisa berenang, tapi memberanikan diri melaut dengan perahu sampai sejauh 2 Km.
Sementara itu, anggota Polres Nias Selatan dari unit Satreskrim, Briptu Jaka Purba menyampaikan bahwa pihak keluarga tidak mau melakukan autopsi dan menerima kejadian ini dengan ikhlas.
“Korban sudah disemayamkan dirumah duka, dan pihak kita dari Polres Nias Selatan turut berduka cita atas kejadian ini”, ucap Jaka. (Heldiz)