DETEKSI.co-Rantauprapat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Labuhanbatu di nilai Gagal karena masih menyisakan pekerjaan rumah yang sangat besar.
Salah satunya perihal penanganan sampah. Saat ini, sampah menumpuk di beberapa sudut kota, dan Di tiap-tiap rumah warga sehingga menimbulkan bau tidak sedap atas tumpukan sampah yang sudah dua pekan tidak di tangani dengan baik oleh Pihak Dinas Lingkungan Hidup.
Diduga Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Saprin ST yang juga Aktif sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum kabupaten Labuhanbatu tidak serius dalam menangani Persampahan di kota Rantauprapat terkhusus di daerah kompleks -kompleks perumahan yang berlokasi dipinggiran kota Rantauprapat.
Pasal nya, Dua pekan terakhir tidak ada Petugas sampah yang datang untuk melakukan pengangkutan sampah rumah tangga, sehingga menimbulkan penumpukan sampah pada keranjang sampah milik masyarakat
Pemandangan tumpukan sampah rumah tangga yang menggunung di depan rumah-rumah warga tersebut menjadi pergunjingan dan keresahan di tengah masyarakat, terkhusus warga di kompleks perumahan Cendana Asri Dan Perumahan AA residen di kelurahan Padang bulan kec Rantau Utara labuhanbatu .
Selain menimbulkan bau tidak sedap, tumpukan sampah rumah tangga tersebut di kwartir kan akan menjadi sumber sarang penyakit .
Kepada wartawan, Agus T Selasa (31/05). Mengatakan bahwa keresahan atas tumpukan sampah pada tiap-tiap rumah warga yang apa bila tidak segera di tangani akan menimbulkan penumpukan sampah di ruas-ruas jalan seperti problematika sampah sebelum nya .
” Ya , mau tak mau masyarakat akan membuang sampah rumah tangga di bahu jalan , ya karena di depan rumah-rumah mereka sampah sudah menumpuk” ujarnya.
Dia berharap Pemerintah segera ambil tindakan atas problem sampah yang menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat.” Ini lah akibat nya apabila tidak ada keseriusan pihak DLH Dalam menangani sampah rumah tangga masyarakat, yang korban tetap masyarakat” cetusnya.
Isu yang berkembang di lingkungan Pemerintah kabupaten Labuhanbatu menyebutkan bahwa keresahan masyarakat atas penanganan sampah di karenakan upaya petugas kebersihan melakukan aksi mogok kerja di karenakan ada nya pemotongan gaji oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Labuhanbatu.
” Ya , informasi ada potongan yang di lakukan oleh oknum-oknum pejabat Dinas Lingkungan Hidup, makanya para petugas itu mogok kerja ” cetus Salah Seorang Asn.
Namun, Asn yang meminta namanya tidak di sebutkan itu tidak memberikan jumlah besaran dan siapa pejabat yang melakukan pemotongan upah para petugas kebersihan di dinas lingkungan hidup tersebut.
Sementara, Plt Kadis Lingkungan Hidup kabupaten Labuhanbatu belum bisa di konfirmasi wartawan, Saat di sambangi di kantor nya salah seorang Petugas di Dinas Lingkungan Hidup mengaku bahwa Kadis sedang tidak berada di tempat. (Dn)