DETEKSI.co-LAMPUNG, Aksi kejahatan sadis terjadi di Pekon Banyu Urip, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Senin (6/10/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.
Komplotan perampok yang berjumlah tiga orang beraksi siang bolong dengan menyamar sebagai sales berpakaian rapi berwarna putih.
Dari keterangan korban dan warga sekitar, ketiga pelaku masuk ke rumah tanpa permisi dan langsung mengobrak-abrik isi rumah. Mereka berhasil membawa kabur perhiasan emas seberat lima gram serta uang tabungan milik korban.
Tidak hanya itu, sebelum melarikan diri, para pelaku juga sempat mencoba memperkosa gadis pemilik rumah. Beruntung aksi bejat tersebut gagal setelah korban melawan dengan gigih.
Meski disekap dan diancam dengan senjata tajam, korban menendang, menjambak, serta berteriak keras hingga membuat para pelaku panik dan melarikan diri.
Menurut kakak korban, Tri Madyo, komplotan tersebut diduga sudah merencanakan aksinya dengan matang melalui modus penipuan. Sebelum kejadian, mereka mengirim pesan WhatsApp ke nomor korban dengan mengaku bahwa kakeknya di Soponyono sedang sakit keras.
“Begitu menerima pesan itu, ibu dan istri saya langsung berangkat ke Soponyono. Kami tidak menyangka pesan tersebut palsu dan hanya siasat agar rumah kosong,” ujar Tri Madyo, Kamis (9/10/2025).
Akibat kejadian tersebut, adik Tri Madyo mengalami trauma berat. Ironisnya, peristiwa serupa juga pernah terjadi tiga bulan sebelumnya, di lokasi yang sama, dengan modus percobaan pemerkosaan.
Tri Madyo berharap pihak kepolisian segera menangkap para pelaku dan meminta perhatian dari Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak atas kondisi trauma yang dialami adiknya.
Warga Pekon Banyu Urip kini merasa resah dengan maraknya kasus serupa yang tidak hanya mengincar harta benda, tetapi juga mengancam keselamatan dan kehormatan perempuan.
Mereka mendesak pihak kepolisian untuk segera mengungkap dan menangkap komplotan pelaku demi keamanan lingkungan.(Yusri)






