DETEKSI.co-Medan, Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) binaan H. Ikhwan Lubis kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat pasca banjir di Sumatera Utara. Aksi sosial tersebut dilaksanakan dalam kegiatan Jumat Berkah di awal tahun 2026, tepatnya di Desa Kelambir Lima, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (2/1/2026).
Kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda Sumatera Utara, ditandai dengan hujan intensitas tinggi dan potensi badai siklon, membuat masyarakat yang bermukim di bantaran sungai hidup dalam kecemasan. Wilayah hilir sungai seperti Desa Kelambir Lima menjadi salah satu kawasan yang paling rentan terdampak banjir.
Saat KSJ melakukan kunjungan pada Jumat pagi, warga mengaku masih trauma dengan banjir yang terjadi sebelumnya. Rosmawati (30), warga yang tinggal di kawasan hilir Sungai Kelambir Lima, menyampaikan bahwa masyarakat masih diliputi rasa khawatir terhadap cuaca ekstrem.
“Kami masih waswas dengan kondisi cuaca sekarang. BMKG juga masih mencatat adanya bibit siklon yang berpotensi menjadi badai seperti banjir kemarin. Rumah kami sempat terendam hingga 1 sampai 2 meter. Arus air dari hulu sungai sangat deras dan mengancam warga di hilir. Kami trauma, sedikit hujan saja sungai langsung meluap,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, KSJ menurunkan relawan yang terdiri dari sejumlah jurnalis di wilayah Kecamatan Hamparan Perak dan sekitarnya. Boim, salah satu relawan KSJ yang mewakili rekan-rekannya, menjelaskan bahwa kegiatan Jumat Berkah kali ini juga dirangkai dengan pemantauan kondisi masyarakat pasca banjir.
“Di awal tahun 2026 ini, kami melaksanakan Jumat Berkah sekaligus melakukan pendataan dan edukasi kepada masyarakat pasca banjir. Kami mencatat bahwa warga di daerah bantaran sungai seperti Sungai Deli, Sungai Mencirim, Sungai Babura, serta wilayah hilir seperti Kelambir Lima harus tetap waspada,” jelas Boim.
Ia menambahkan, potensi banjir masih bisa terjadi kapan saja mengingat status darurat bencana belum sepenuhnya dicabut dan adanya ancaman siklon tropis.
Dalam kegiatan tersebut, KSJ juga membagikan sembako serta memberikan edukasi kebencanaan kepada warga agar selalu siap menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.
Sementara itu, Pendiri sekaligus Pembina KSJ, H. Ikhwan Lubis, menegaskan bahwa KSJ akan terus konsisten menjalankan misi sosialnya di tahun 2026 dan seterusnya.
“KSJ berkomitmen menjalankan gerakan sosial sekaligus memberikan edukasi dan antisipasi kepada masyarakat agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan terkait potensi bencana banjir yang bisa terjadi kapan saja,” ujar Ikhwan Lubis.
Ia juga menambahkan bahwa pasca banjir di Sumatera Utara menjadi prioritas utama KSJ untuk terus melakukan pemantauan dan bantuan dari berbagai sisi.
“Kami berharap kehadiran KSJ dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah agar lebih memperhatikan masyarakat, baik sebelum maupun setelah bencana. Memberikan informasi yang benar dan bantuan nyata kepada korban adalah hal yang sangat penting. KSJ ingin terus berperan aktif sebagai wadah sosial yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,” tegasnya. (boim)

