KSJ Harap Pemerintah Lebih Peduli Korban Banjir Pasca Bencana di Medan

DETEKSI.co-Medan, Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) berharap kepada Pemerintah Indonesia, khususnya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, agar lebih peduli terhadap kondisi masyarakat saat dan pasca bencana banjir.

Harapan tersebut disampaikan langsung oleh relawan KSJ saat melaksanakan kegiatan sosial di Jalan Merdeka, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat sore (9/1/2026).

Relawan KSJ berpesan agar pemerintah benar-benar melihat dan hadir di tengah masyarakat yang terdampak banjir, terutama bagi warga yang menjadi korban terparah di berbagai daerah. Mereka menilai perhatian pascabencana masih sangat dibutuhkan agar masyarakat bisa kembali bangkit.

Berdasarkan data di lapangan, tercatat ratusan rumah warga ditinggalkan dan tidak lagi dihuni pascabanjir yang merendam permukiman dengan ketinggian air mencapai dua hingga tiga meter. Banjir tersebut melanda wilayah Kecamatan Medan Maimun, yang dikenal warga setempat sebagai kawasan “Sungai Mati”, pada pekan lalu.

Salah seorang warga, Yani (23), mengungkapkan bahwa kampungnya kini semakin sepi karena banyak warga memilih meninggalkan rumah akibat banjir yang kerap terjadi.

“Semakin lama kampung kami seperti ditinggalkan. Banyak rumah kosong seperti rumah hantu karena sering banjir dan menenggelamkan rumah warga,” ujarnya.

Yani juga menuturkan bahwa banjir besar yang terjadi pada awal Januari 2026 lalu meninggalkan trauma mendalam bagi warga. Ketinggian air bahkan hampir menenggelamkan rumah dua lantai.

“Ketinggian air lebih dari tiga meter. Rumah yang tidak punya loteng tenggelam dan banyak yang rusak. Tahun ini banjirnya luar biasa, Bang,” ucap Yani, yang sejak lahir hingga kini telah terbiasa hidup berdampingan dengan banjir.

Ia mengaku terkesan dengan kehadiran KSJ yang turun langsung membantu warga dari pintu ke pintu.

“Baru kali ini saya melihat komunitas sosial yang berani langsung turun ke rumah warga. Saya ingin menjadi relawan KSJ agar bisa membantu masyarakat, khususnya kampung kami,” tegasnya.

Sementara itu, Pendiri dan Pembina KSJ, H. Ikhwan Lubis, menegaskan komitmennya untuk terus mengarahkan KSJ agar berperan positif di tengah masyarakat.

“Sampai saat ini saya tetap mengarahkan KSJ untuk terus berperan positif, memberikan pencerahan dan edukasi terbaik, serta memberi semangat kepada masyarakat agar tetap tabah dan bangkit dari keterpurukan pascabencana banjir,” jelasnya.

Ia menambahkan, KSJ tidak hanya fokus pada bantuan materi, tetapi juga pada kebutuhan utama masyarakat agar dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.

“Ke depan, KSJ akan terus melakukan bantuan dan edukasi kepada masyarakat pascabencana banjir dari berbagai elemen. Motivasi ini kami kembangkan agar pemerintah dan seluruh masyarakat bisa bersama-sama saling membantu di musim bencana yang sedang terjadi. Itu harapan kami,” pungkas sosok yang dikenal sebagai Pejuang Dhuafa tersebut. (boim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']