Bupati Nias Yaatulo Gulo Lantik Pejabat Pimpinan Pratama, Pesannya Leader Of Change

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

DETEKSI.co-Nias, Bupati Nias Yaatulo Gulo, S.E., S.H., M.Si melantik Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias di Ruang Serba Guna Lantai III Kantor Bupati Nias, Jumat (12/08/2022).

Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati Nias, Sekda Kabupaten Nias, Para Staf Ahli, Para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat se-Kabupaten Nias, Para Rohaniawan, Para Kabag, Kabid, seluruh ASN Lingkup Pemkab Nias dan Keluarga Pejabat yang dilantik.

Terpantau adapun para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik antara lain, Andika Perdana Laoli, SSTP, M.Si Inspektur Daerah Kabupaten Nias (Eselon II-b), Pardin Mozartman Harefa, SSTP, M.Si Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Nias (Eselon II-b), Efori Telaumbanua, ST, M.Si Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Nias (Eselon II-b), Jellysman Berkat Geya, SSTP, M.Si Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Nias (Eselon II-b), Rahmani Oktaviani Zandroto, SKM Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kab. Nias (Eselon II-b)

Bernard Nazara, ST, MT Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Perhubungan serta Lingkungan Hidup Kabupaten Nias (Eselon II-b), Firmina Amina Halawa, SE Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan serta Ketenagakerjaan Kabupaten Nias (Eselon II-b), Rahmat Chrisman Zai, SSTP, M.Si Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nias (Eselon II-b) Joni Harefa, SE Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Nias (Eselon II-b).

Dalam arahan dan bimbingan Bupati Nias Yaatulo Gulo, S.E., S.H., M.Si menyampaikan puji syukur dan hormat hanya bagi Tuhan yang memberikan kita kesempatan dan kesehatan untuk melaksanakan acara pelantikan Jabatan Tinggi Pratama pada hari ini.

First of all (pertama sekali), saya ingin mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik pada hari ini, selamat melaksanakan tugas, selamat menjalankan amanah, dan selamat menjadi abdi masyarakat di Kabupaten Nias.

Ucapan selamat juga saya sampaikan kepada Bapak/Ibu pasangan pejabat yang dilantik dan keluarga yang hadir pada acara pelantikan ini. Hari ini tentu menjadi moment penting dan membanggakan dalam karir saudara sebagai ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias, karena menjadi pejabat tinggi pratama seharusnya menjadi career objective bahkan for some extend it could be the ultimate career (puncak karir) bagi setiap ASN yang bekerja di lingkungan Pemerintah tingkat Kabupaten.

Para pejabat yang dilantik pada hari ini sudah seharusnya berbangga hati, karena Jabatan Tinggi Pratama diseleksi pada saat Kabupaten Nias sedang dalam tahap rintisan pengembangan management ASN berbasis Merit System, sehingga system seleksi terbuka yang dilalui cukup menantang, challenging, melelahkan dan sangat kompetitif.

Kompetisi ini semakin ketat apabila peserta seleksi terbuka semakin banyak, beruntunglah kompetitor saudara/i hanya sedikit hanya 17 orang untuk 10 jabatan!……Tidak banyaknya peserta seleksi terbuka JPT ini ternyata, bukan karena tidak banyak yang ingin mendapatkan jabatan tersebut, belum percaya bahwa seleksi terbuka ini dijamin fairnessnya, belum percaya bahwa setiap PNS berhak dan diberikan kesempatan seluas-luasnya mendapatkan karir tertinggi sesuai kemampuannya, masih banyak PNS kita merasa hidup di zaman spoil systems, ini tentu sangat menantang bagi kita.

Di balik semua kebanggaan meraih kepercayaan untuk jabatan baru tersebut, saudara-saudara dituntut belajar, berpikir dan bekerja keras untuk menunjukkan kemampuan saudara-saudari dalam me-manage pekerjaan di OPD saudara/i, sehingga target tahunan RPJMD, dan target pencapaian indicator kinerja Pemerintah Kabupaten Nias lainnya yang di-assign atau dibebankan kepada OPD saudara/i dapat tercapai. Saya ulangi, saudara/i harus mampu mencapai target RPJMD, target tahunan dan indicator kinerja yang dibebankan kepada OPD saudara/i.

Mencapai semua target yang di-assign saja, tidaklah cukup. Mencapai semua target yang di-assign saudara masih baru berhak mendapatkan standard performance rating (kira-kira nilai 65 sd 70) dalam system penilaian kinerja tahunan yang saya harus tandatangani. Akan tetapi sesungguhnya saya dan masyarakat Kabupaten Nias menuntut saudara/i untuk memberikan exceed performance rating (kinerja melampaui target, kira-kira nilai 80) bahkan bagi saudara-saudara yang berbakat tinggi atau talented dan mempunyai need for achievement (motivasi berprestasi) tinggi saya ingin menantang saudara/i untuk memberikan outstanding performance atau kinerja yang luar biasa. Performance saudara/i akan kami evaluasi secara berkala dan mengkomunikasikannya kepada saudara secara tepat waktu sedang berada di manakah performance saudara pada setiap tahapan evaluasi?, Itulah merit system yang akan kita tuju!

Seperti yang saya sampaikan sebelumnya bahwa men-delivered semua targets yang di-assign saja, saudara/i baru berhak mendapatkan standard performance rating, maka untuk mendapatkan exceed performance rating, saudara/i dituntut untuk secara konsisten (consistently) dalam semua komponen atau indicator  yang dinilai saudara/i mampu menunjukkan bukti (evidence based) bahwa hasil kerja saudara/i telah melampaui target.

Namun apabila saudara mampu melampaui semua target dan dalam tahun tersebut saudara mampu melakukan inovasi signifikan atau breakthrough atau terobosan.

Sebaliknya apabila saudara-saudari missed atau tidak mampu men-delivered semua target atau key performance indicator yang diberikan maka saudara/i akan diganjar Need Improvements performance Rating. Apabila saudara/i justru salah dalam menerjemahkan key performance indicator yang ditugaskan maka tidak tertutup kemungkinan saudara diganjar dengan poor performance rating.

Pada kategori need improvement dan poor performance rating ini pasti membawa konsekuensi evaluasi jabatan saudara, segera dilakukan. Merit system menuntut kita membuat perjanjian kinerja (performance agreement) setiap awal tahun atau setiap awal memulai jabatan, yang dalam performance agreement tersebut akan termuat klausula, bahwa “apabila target performance indicator tidak sanggup saya penuhi, dengan penuh kesadaran saya menyatakan bersedia jabatan saya dievaluasi atau saya mengundurkan diri secara sukarela”.

The same principles, you also apply to your direct reports. Prinsip yang sama juga harus saudara-saudari terapkan kepada direct report saudara,  untuk selanjutnya di cascade down ke bawah sampai pada tingkat pegawai pelaksana. Dengan demikian prinsip reward and punishment menjadi cara kerja kita di Kabupaten Nias.

Cara kerja ini tentu akan menguntungkan semua pihak, karena adanya keterbukaan dalam system penilaian dan adanya ukuran yang jelas dalam pengukuran kinerja serta di tengah-tengahnya ada communication system dalam hal ini pemberian feedback dan diskusi capaian kinerja yang tepat sebagai jembatannya. Sistem ini juga akan mendorong perbaikan moral pegawai,  menjauhkan dari suasana ketakutan, ketidakpastian atau ambigu sehingga akan menciptakan birokrasi yang efisien, responsive dan results oriented atau berorientasi hasil. Dengan demikian masyarakat Kabupaten Nias secara keseluruhan akan diuntungkan karena “prinsip satu rupiah pengeluaran pemerintah akan memberikan manfaat kesejahteraan/ kebahagiaan masyarakat lebih dari satu rupiah” dapat segera kita wujudkan. Itulah birokrasi yang menciptakan nilai bagi masyarakat! And you are a value creator to the public, Itulah birokrasi Kabupaten Nias yang kita cita-citakan!.

Agar saudara/i sukses dalam mengemban Amanah sebagai Pejabat Tinggi Pratama sebagai leader of change, saya berpesan:

Setelah dilantik ini segera lakukan rapat internal kepada seluruh structural dan staf pada OPD saudara, dalam rapat itu perjelas pembagian kerja dan perjanjian kinerja dengan direct reports saudara. Berikan direction yang jelas, terukur dapat dan dapat dipahami kepada direct report saudara.

Pengembangan dapat dilakukan dengan memberikan clarity tugas yang harus dikerjakan, sincere feedback (umpan balik yang jujur apa adanya), coaching, mentoring and on duty development kepada structural dan staf saudara yang mempunyai skills gap. Usahakan semua program pengembangan tersebut terdokumentasi dalam suatu system yang baik. Ambil tanggung jawab terhadap pengembangan kapabilitas pegawai di OPD saudara.
Segeralah buka komunikasi dengan OPD utama yang terkait dengan pekerjaan anda, dan berkolaborasi lah dengan OPD lain yang terkait. Bangunlah networking yang luas baik di Kabupaten/Kota lain, di Provinsi dan di Pemerintah Pusat.
Segera lakukan evaluasi terhadap capaian target tahunan RPJMD dan Indikator Kinerja Utama yang menjadi tanggung jawab OPD saudara.

Pastikan semua pelayanan public yang dibebankan pada OPD saudara berjalan optimal dan identifikasi proses apa yang harus diperbaiki.
Teruslah kembangkan pengetahuan dan keahlian saudara terhadap regulasi, pengetahuan teknis serta metode manajemen mutakhir.  Ajaklah semua personil pada OPD saudara agar menjadi pegawai pembelajar sehingga dari hari ke hari capability mereka meningkat terus dan update dengan perkembangan regulasi, metode kerja dan teknologi mutakhir.

Pastikan semua apa yang saudara/i lakukan atau putuskan berdasarkan pada hukum. Apabila saudara ragu terhadap kesesuaian dengan hukum terhadap keputusan atau Tindakan saudara, gunakan sumberdaya internal kita sebagai internal advisor anda seperti Bagian Hukum, Inspektorat dan BPKPD sebagai referensi kepatuhan hukum maupun kepatuhan keuangan OPD saudara.
Terkait dengan hal terakhir ini, sebagai kepala OPD saudara diberikan kewenangan yang cukup oleh ketentuan peraturan perundang-undangan, karenanya penggunaan kewenangan (freedom to act) yang besar tanpa didukung oleh pengetahuan/keahlian/kapabilitas yang lebih luas (freedom to think), akan menghadapi masalah atau bisa jadi abuse of power (penyalahgunaan kewenangan).

Dalam mengemban amanah sebagai Pejabat Tinggi Pratama juga saya ingatkan, bahwa kita terlahir dari keluarga dan kita kembali kepada keluarga. Kita bekerja untuk membahagiakan keluarga, kita berjuang demi nama baik keluarga kita. Karenanya jangan pula lupa bahwa karir dan mengurus keluarga harus diseimbangkan. Dalam terminology management keseimbangan ini disebut work life balance.  Lakukanlah yang terbaik karena keluarga ingin anda menjadi yang terbaik, karenanya pastikan bahwa setelah bekerja anda dapat pulang kepada keluarga dengan selamat, keluargamu senantiasa menunggumu pulang ke rumah membawa tubuh dan jiwa yang sehat.   Work life balance adalah kunci peningkatan produktivitas kita. (SL)

Sumber, Kominfo Pemkab Nias.