DETEKSI.co-Hamparan Perak, Kematian Indra Utama (45), warga Dusun IV Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, memicu tanda tanya besar dari keluarga. Pria tersebut dilaporkan meninggal dunia pada Senin malam (2/3/2026) setelah diamankan petugas keamanan perkebunan.
Kematian Indra Utama diduga terjadi setelah korban diamankan oleh petugas keamanan PTPN IV Regional II Tandem Group bersama oknum BKO. Penangkapan dilakukan terkait dugaan pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di areal PTPN IV Regional I Kebun Tandem Group.
Peristiwa ini langsung memicu reaksi keras dari pihak keluarga. Mereka mendatangi Mapolsek Hamparan Perak untuk membuat laporan resmi sekaligus meminta dilakukan autopsi terhadap jasad korban.
Keluarga meminta agar pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh di Rumah Sakit Bhayangkara. Permintaan autopsi diajukan untuk memastikan secara objektif penyebab pasti kematian Indra Utama.
Pihak keluarga mengakui sebelum kejadian tersebut, korban memang diduga melakukan pencurian buah sawit di area perkebunan. Meski demikian, keluarga menegaskan tidak dapat menerima tindakan kekerasan yang diduga dilakukan terhadap korban hingga berujung pada kematian.
Abang ipar korban, Sudarmanto (46), mengatakan keluarga tidak menutup mata atas dugaan kesalahan yang dilakukan Indra. Namun ia menilai tidak seharusnya penanganan dilakukan dengan cara kekerasan.
“Kami tidak membenarkan kalau memang dia mencuri. Tapi kami sangat menyesalkan jika ada tindakan main hakim sendiri yang menyebabkan dia meninggal dunia,” ujar Sudarmanto.
Sementara itu, Kapolsek Hamparan Perak AKP Ridwanto Rumapea membenarkan bahwa pihak keluarga telah membuat laporan resmi terkait kejadian tersebut.
Menurutnya, pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara jelas kronologi serta penyebab kematian korban.
“Benar, pihak keluarga korban sudah membuat laporan. Saat ini kami masih melakukan penyidikan dan pendalaman atas kejadian tersebut,” kata AKP Ridwanto Rumapea.
Kasus ini kini menjadi perhatian masyarakat sekitar. Warga berharap proses penyelidikan dilakukan secara transparan agar penyebab kematian korban dapat terungkap secara jelas.(Red)



