Penculikan Keluarga di Jombang Terungkap, Utang Rp25 Juta Jadi Motif Penyanderaan

DETEKSI.co-Jombang, Penculikan keluarga di Jombang terungkap setelah polisi menangkap lima orang pelaku yang diduga menculik dan menyekap satu keluarga karena persoalan utang Rp25 juta. Korban adalah Anjar Andrianto (29), bersama istri dan putrinya.

Kasus penculikan keluarga di Jombang ini berawal dari konflik utang antara korban dengan seorang perempuan bernama Nur Hidayah. Para pelaku kemudian membawa paksa korban dan keluarganya hingga disekap di wilayah Bangkalan, Jawa Timur.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander menjelaskan, total ada lima pelaku yang terlibat dalam penculikan tersebut. Mereka adalah Moh Zehri (41), Bahar (29), Nur Hidayah, Sidi, dan Zainudin.

“Pelaku ada lima orang. Otaknya inisial NH (Nur Hidayah), perempuan,” kata Dimas kepada wartawan di Mapolres Jombang, Kamis (5/3/2026).

Menurut Dimas, penculikan keluarga di Jombang ini dipicu masalah utang yang belum lunas sebesar Rp25 juta. Persoalan bermula ketika korban menjalankan permintaan Nur Hidayah untuk mengirim rokok dari Bangkalan ke Cirebon, Jawa Barat.

Pengiriman tersebut dilakukan menggunakan truk yang membawa rokok dengan dan tanpa pita cukai dengan nilai sekitar Rp90 juta.

Namun saat perjalanan tiba di Cirebon, truk yang membawa rokok tersebut dihentikan oleh sekelompok LSM. Karena khawatir terseret persoalan hukum, Anjar akhirnya menyerahkan seluruh rokok tersebut kepada pihak LSM.

Akibat kejadian itu, Nur Hidayah meminta korban mengganti kerugian atas rokok yang hilang. Anjar kemudian membayar sebagian kerugian tersebut.

“Korban sudah membayar Rp70 juta. Namun masih ada sisa sekitar Rp25 juta,” jelas Dimas.

Sisa utang tersebut terus ditagih oleh Nur Hidayah. Karena belum juga dibayar, Nur kemudian mengajak empat orang lainnya untuk membawa paksa Anjar bersama keluarganya.

Para pelaku kemudian menculik dan menyekap korban sebagai bentuk tekanan agar utang tersebut segera dilunasi.

Saat ini kelima pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi masih mendalami kasus ini untuk mengungkap detail peran masing-masing pelaku serta memastikan kondisi para korban setelah mengalami penyekapan.(Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']