spot_img
spot_img
Beranda MILITER Penyuluhan Bahaya Narkoba TMMD 127 Guncang Desa Kembang Polres Wonogiri Turun Langsung

Penyuluhan Bahaya Narkoba TMMD 127 Guncang Desa Kembang Polres Wonogiri Turun Langsung

0
90
Satgas TMMD Reguler ke-127/Wonogiri bersama Polres Wonogiri memberikan penyuluhan bahaya narkoba dan wawasan kebangsaan kepada warga Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Selasa (17/2/2026).
Satgas TMMD Reguler ke-127/Wonogiri bersama Polres Wonogiri memberikan penyuluhan bahaya narkoba dan wawasan kebangsaan kepada warga Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Selasa (17/2/2026).

DETEKSI.co-Wonogiri, Penyuluhan bahaya narkoba TMMD 127 digelar di Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Selasa (17/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program non-fisik Satgas TMMD Reguler ke-127/Wonogiri yang bekerja sama dengan Polres Wonogiri.

Penyuluhan bahaya narkoba TMMD 127 ini diikuti masyarakat Desa Kembang dengan antusias. Warga memenuhi lokasi kegiatan untuk mendapatkan pemahaman langsung dari aparat terkait dampak penyalahgunaan narkotika serta pentingnya wawasan kebangsaan.

Kanit 1 Sat Res Narkoba Polres Wonogiri, Aipda Thomas, bersama Kanit Kamsel Satlantas Polres Wonogiri, Ipda Sumiyanto, hadir sebagai narasumber. Keduanya menyampaikan materi tentang ancaman narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda dan mengganggu ketertiban masyarakat.

Ipda Sumiyanto menegaskan bahwa meskipun lokasi TMMD berada di wilayah terpencil, masyarakat tetap harus memahami bahaya narkoba. Menurutnya, narkoba tidak hanya merusak individu, tetapi juga berdampak pada ketahanan bangsa dan negara.

Kapten Inf Prahwoto, Danramil 18/Girimarto Kodim 0728/Wonogiri, dalam paparannya menekankan pentingnya wawasan kebangsaan. Ia menyebut rasa cinta tanah air, persatuan dalam keberagaman, serta ketahanan nasional harus terus ditanamkan di tengah masyarakat.

Kapten Prahwoto juga menjelaskan bahwa permasalahan narkoba kini telah menjadi persoalan nasional. Dampaknya sudah merambah hingga ke pelosok desa. Narkoba tidak mengenal usia, jabatan, maupun tempat. Karena itu, pencegahan harus dilakukan sejak dini.

Selain membahas narkoba, materi juga menyinggung pentingnya keselamatan dan ketertiban lalu lintas. Disampaikan bahwa disiplin berlalu lintas tidak mengenal waktu dan tempat, sehingga masyarakat diharapkan selalu patuh terhadap aturan.

Kegiatan ini menjadi bukti sinergi TNI dan Polri dalam membangun kesadaran hukum dan nasionalisme di Kabupaten Wonogiri, khususnya di Desa Kembang. Melalui program non-fisik TMMD, edukasi langsung kepada masyarakat diharapkan mampu mencegah penyalahgunaan narkoba dan memperkuat persatuan warga.

Program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan karakter dan wawasan masyarakat. Dengan pendekatan edukatif, aparat berharap Desa Kembang dapat menjadi lingkungan yang aman, sehat, dan bebas narkoba.(Y/Ril)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini