
DETEKSI.co-Jember, Pendidikan Bintara TNI AD 2026 resmi dibuka di Secaba Rindam V/Brawijaya, Jember, Sabtu (18/4/2026). Sebanyak 428 calon Bintara memulai pendidikan militer dengan semangat tinggi untuk menjadi prajurit profesional dan berkarakter kuat.
Pendidikan Bintara TNI AD 2026 dibuka langsung oleh Brigadir Jenderal TNI Mukhamad Albar selaku Komandan Rindam V/Brawijaya. Upacara pembukaan berlangsung di lapangan Secaba Rindam V/Brawijaya dengan suasana khidmat dan penuh disiplin.
Program pendidikan ini akan berlangsung selama satu bulan. Fokus utamanya adalah membentuk prajurit yang profesional, disiplin, serta memiliki jiwa Sapta Marga sebagai pedoman dalam menjalankan tugas.
Dalam amanat Panglima Kodam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin yang disampaikan melalui Danrindam, para peserta diingatkan untuk menjaga kondisi fisik dan mental selama mengikuti pendidikan.
“Menjadi prajurit TNI AD adalah kehormatan sekaligus tantangan,” demikian pesan yang disampaikan kepada seluruh peserta pendidikan.
Selama Pendidikan Bintara TNI AD 2026, para siswa akan menjalani berbagai pelatihan intensif. Materi meliputi pembinaan fisik, mental, serta kemampuan strategis yang menjadi dasar dalam menjalankan tugas sebagai prajurit.
Danrindam V/Brawijaya Brigjen TNI Mukhamad Albar menegaskan bahwa pendidikan ini merupakan proses penting dalam membentuk karakter kepemimpinan.
“Hari ini kami membuka pendidikan bagi prajurit yang naik dari Tamtama menjadi Bintara. Mereka dilatih untuk mengubah pola pikir, sikap, dan perilaku agar siap menjadi pemimpin setingkat regu,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa setiap peserta harus memiliki sikap dan perilaku yang baik, pengetahuan militer yang memadai, kondisi jasmani yang prima, serta patuh terhadap perintah pimpinan.
Diharapkan, seluruh peserta mampu menyelesaikan pendidikan dengan hasil terbaik dan menjadi prajurit yang siap menjaga kedaulatan negara serta membanggakan institusi TNI AD.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mencetak generasi prajurit yang tangguh, disiplin, dan memiliki tanggung jawab tinggi terhadap bangsa dan negara.(Red/d)





