spot_img
spot_img
Beranda POLITIK Andi Mallarangeng Soroti Gencatan Senjata AS-Iran, Sebut Semua Pihak Sudah Kewalahan Perang

Andi Mallarangeng Soroti Gencatan Senjata AS-Iran, Sebut Semua Pihak Sudah Kewalahan Perang

0
79
Pengamat politik dan juga mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga pada Kabinet Indonesia Bersatu II, Andi Alifian Mallarangeng.
Pengamat politik dan juga mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga pada Kabinet Indonesia Bersatu II, Andi Alifian Mallarangeng.
DETEKSI.co-Jakarta, Andi Mallarangeng menyoroti perkembangan terbaru konflik Timur Tengah setelah Amerika Serikat dan Iran sepakat melakukan gencatan senjata selama dua minggu dan kembali membuka jalur perundingan.

Andi Mallarangeng menyampaikan pandangannya melalui akun Facebook pribadinya. Dalam unggahannya, pengamat politik yang juga mantan Menteri Pemuda dan Olahraga pada Kabinet Indonesia Bersatu II itu menilai keputusan menghentikan sementara perang merupakan langkah rasional karena seluruh pihak dinilai mulai kelelahan menghadapi konflik berkepanjangan.

Menurut Andi, kesepakatan tersebut menjadi sinyal penting bahwa perang yang terus memanas mulai memasuki titik jenuh. Ia menilai kondisi di lapangan menunjukkan bahwa baik Amerika Serikat, Iran, maupun Israel sudah menanggung beban besar akibat perang yang terus berlarut.

Andi Mallarangeng mengatakan dunia memang menantikan momentum de-eskalasi seperti ini. Ia menilai gencatan senjata yang dibuka melalui mediasi Pakistan memberi harapan baru untuk meredakan ketegangan yang sempat mengganggu stabilitas global.

Dalam pandangannya, salah satu dampak paling cepat dari kesepakatan itu terlihat dari turunnya harga minyak dunia. Ia menyebut harga minyak langsung bergerak turun hingga berada di bawah US$100 per barel setelah kabar gencatan senjata mencuat.

Penurunan harga tersebut, menurutnya, menjadi indikator bahwa pasar global merespons positif peluang perdamaian. Kondisi itu sekaligus menandakan betapa besar pengaruh konflik Timur Tengah terhadap sektor energi internasional.

Selat Hormuz menjadi salah satu titik paling krusial dalam konflik ini. Andi menilai dibukanya kembali jalur tersebut membawa dampak besar terhadap distribusi minyak dan gas dunia.

Dengan kembalinya akses pelayaran di Selat Hormuz, jalur pengangkutan energi global yang sempat terganggu kini berpotensi kembali lancar. Hal ini dinilai penting karena selama konflik berlangsung, ketegangan di kawasan itu memicu kekhawatiran besar terhadap pasokan energi internasional.

Menurut Andi, inilah yang sebenarnya diharapkan banyak negara, yakni agar krisis energi berkepanjangan segera berhenti sebelum menjalar menjadi persoalan ekonomi yang lebih luas.

Ia mengingatkan bahwa bila ketegangan di Timur Tengah terus berlanjut tanpa jeda, dunia tidak hanya menghadapi gangguan pasokan energi, tetapi juga ancaman serius terhadap stabilitas ekonomi global, termasuk Indonesia.

Salah satu poin penting yang ditekankan Andi Mallarangeng adalah soal posisi Israel dalam kesepakatan tersebut. Ia menilai gencatan senjata tidak akan berarti banyak bila Israel tidak ikut terikat secara nyata dalam komitmen penghentian konflik.

Menurutnya, perdamaian tidak akan efektif jika hanya berhenti di atas kertas antara Amerika Serikat dan Iran, sementara serangan dari pihak lain masih terus berlangsung. Karena itu, ia menegaskan bahwa semua pihak yang terlibat dalam eskalasi konflik harus berada dalam kerangka komitmen yang sama.

Pernyataan ini memperlihatkan kekhawatiran bahwa kesepakatan dua pekan tersebut bisa menjadi rapuh jika tidak dibarengi kontrol penuh terhadap semua aktor yang terlibat di medan konflik.

Gencatan senjata AS-Iran bukan hanya soal berhentinya tembakan untuk sementara, tetapi juga menyangkut stabilitas energi dunia, harga minyak, jalur perdagangan, hingga ancaman krisis ekonomi yang bisa merembet ke banyak negara.

Kini perhatian dunia tertuju pada apakah masa dua minggu ini benar-benar akan menjadi pintu masuk menuju perdamaian, atau hanya jeda singkat sebelum konflik kembali meledak.(Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini