DETEKSI.co-Inhu, Karhutla Inhu di Desa Anak Talang, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), mendapat penanganan langsung dari Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra dan Dandim 0302/Inhu Letkol Arh Bangun Bara K Prabowo.
Keduanya turun memimpin pemadaman sejak kebakaran diketahui pada Minggu (6/9/2026). Bahkan, Kapolres dan Dandim bermalam serta beribadah di lokasi untuk memastikan proses pemadaman berjalan maksimal.
Kebakaran terjadi di lahan perkebunan kelapa sawit dengan luas sekitar 20 hektare. Titik panas atau hotspot pertama kali terdeteksi melalui aplikasi Dashboard Lancang Kuning.
Merespons temuan tersebut, Polres Inhu mengerahkan personel gabungan untuk melakukan pemadaman. Kekuatan yang diterjunkan terdiri dari 20 personel Brimob Polda Riau, 10 personel Polres Inhu, enam personel Polsek Batang Cenaku, tujuh personel Polsek Batang Gansul, tujuh personel TNI, empat personel Manggala Agni Kabupaten Inhu, serta sembilan anggota Masyarakat Peduli Api.
Penanganan Karhutla Inhu juga didukung berbagai sarana. Petugas menggunakan satu unit kendaraan roda enam, enam unit kendaraan roda empat, 20 unit kendaraan roda dua, dua unit mesin robin, serta satu unit helikopter water bombing.
“Lahan yang terbakar berupa perkebunan kelapa sawit milik Lidik dengan luas kebakaran mencapai sekitar 20 hektare dan baru berhasil dipadamkan sekitar 2 hektare,” kata Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy dalam keterangannya, Rabu (9/9/2026).
Pemadaman tidak berlangsung mudah. Personel harus menempuh perjalanan sekitar dua jam dari Polsek menuju lokasi kebakaran.
Lokasi kebakaran juga berada jauh dari desa induk. Kondisi semakin sulit karena tidak tersedia jaringan telepon seluler di sekitar lokasi.
Selain itu, petugas menghadapi keterbatasan sumber air. Sumber air tidak tersedia di lokasi dan jaraknya cukup jauh.
“Serta sumber air tidak tersedia dan berjarak cukup jauh,” ujar Eka.
Kondisi tersebut tidak menghentikan upaya pemadaman. Personel gabungan tetap berada di lapangan untuk mencegah api meluas.
Kapolres mengatakan, asap masih terlihat di lokasi. Karena itu, petugas terus melakukan proses pendinginan dan pengawasan untuk mencegah munculnya kembali kobaran api.
“Meskipun dihadapkan berbagai kendala, tim terus berupaya maksimal memadamkan api. Di lokasi masih terlihat asap, sehingga proses pendinginan dan pengawasan terus dilakukan agar api tidak berkobar kembali,” imbuhnya.
Kehadiran langsung Kapolres Inhu dan Dandim 0302/Inhu di lokasi menjadi bentuk dukungan kepada personel gabungan yang terus berjibaku menangani kebakaran.
Keduanya memilih bermalam di lokasi agar perkembangan penanganan dapat dipantau secara langsung. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan pemadaman dan pendinginan berlangsung secara terkoordinasi.
Hingga penanganan berlangsung, personel gabungan masih melakukan pemadaman dan pendinginan di area yang terbakar. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah Karhutla Inhu meluas serta mengantisipasi api kembali berkobar. (Ril)


