spot_img
spot_img
Beranda SPORT LOKAL LAGA LEGENDARIS RAMADAN 1446 H: Lasuma FC Satukan Bintang PSMS dan Medan...

LAGA LEGENDARIS RAMADAN 1446 H: Lasuma FC Satukan Bintang PSMS dan Medan Jaya, Mabar Putra Juara Dramatis

0
397
Para pemain legendaris PSMS, Medan Jaya, Lasuma FC, dan Mabar Putra FC berfoto bersama usai laga silaturahmi menyambut Ramadan 1446 H di Medan, Minggu (15/2/2026)
Para pemain legendaris PSMS, Medan Jaya, Lasuma FC, dan Mabar Putra FC berfoto bersama usai laga silaturahmi menyambut Ramadan 1446 H di Medan, Minggu (15/2/2026)

DETEKSI.co-Medan, Laga Legendaris Ramadan 1446 H digelar Klub Sepak Bola Lasdi Arman Sumatra Utara (Lasuma) FC pada Minggu (15/2/2026). Pertandingan silaturahmi ini mempertemukan para pemain era 80 dan 90-an dari empat klub besar Sumatera Utara, yakni PSMS, Medan Jaya, Lasuma FC, dan Mabar Putra FC.

Laga Legendaris Ramadan 1446 H ini diikuti puluhan nama besar yang pernah mewarnai kejayaan sepak bola Sumut. Di antaranya Iwan Karo-karo, Nasib Riadi, Adi Kusno, Sunardi A, Surianto, Adi Suarno, dan Usman. Mereka adalah pemain yang pernah memperkuat klub-klub besar seperti PSMS dan PSDS pada masanya.

Pertandingan ini digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus mengenang almarhum Lasdi Arman, pemain nasional tahun 1990 yang menjadi inspirasi bagi banyak pesepak bola di Sumatera Utara. Kehadiran para legenda dari empat kesebelasan besar tersebut menjadi momen emosional bagi keluarga dan para sahabat almarhum.

Meski sebagian besar pemain telah berusia di atas 50 tahun, bahkan ada yang menginjak 70 tahun, pertandingan tetap berlangsung kompetitif. Para pemain menampilkan gaya permainan menyerang yang kerap disebut bergaya Liga Inggris. Adu strategi dan teknik berkualitas membuat masyarakat yang hadir memberikan sambutan hangat.

Antusiasme warga terlihat sepanjang laga. Permainan para legenda dinilai masih menunjukkan sentuhan teknik yang matang dan pengalaman bertanding yang tidak pudar oleh usia.

Pertandingan berlangsung sengit hingga waktu normal berakhir imbang. Penentuan pemenang akhirnya dilakukan melalui adu penalti. Dalam drama tersebut, Mabar Putra FC keluar sebagai pemenang setelah berhasil unggul dalam babak tos-tosan.

Ketua penyelenggara, Ainyah selaku istri almarhum Lasdi Arman, melalui putranya Hermawan SH MH yang juga manajer Lasuma FC, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain yang hadir. Ia menegaskan kegiatan ini akan terus digelar setiap tahun sebagai bentuk silaturahmi dan penghormatan kepada almarhum.

“Kami dari keluarga besar almarhum Lasdi Arman sangat berterima kasih atas kehadiran para pemain legendaris. Kegiatan ini untuk menjaga silaturahmi sahabat-sahabat ayah kami. Selain menghibur masyarakat, kami juga mengadakan kegiatan sosial menyantuni anak yatim, dan itu akan terus kami lakukan,” ujar Hermawan.

Sementara itu, legenda PSMS Iwan Karo-karo menilai kegiatan tersebut sangat positif. Ia mengaku senang bisa kembali berkumpul dan bermain bersama rekan-rekan seperjuangan yang pernah membesarkan sepak bola Sumatera Utara.

“Kami memang sudah tidak muda lagi. Bahkan ada yang berusia 70 tahun seperti Sunardi A. Tapi hari ini kami merasa kembali seperti dulu. Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya setahun sekali, kalau bisa lebih sering,” ujarnya.

Laga Legendaris Ramadan 1446 H ini bukan hanya ajang nostalgia, tetapi juga menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan dan kecintaan terhadap sepak bola Sumatera Utara tetap terjaga lintas generasi.(Boim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini