SPAM Rawalo Dikebut, DPR Kawal Usulan APBN 2027

DETEKSI.co-Jakarta, SPAM Rawalo di Kabupaten Banyumas didorong segera direalisasikan untuk memperluas akses air minum bagi masyarakat. Usulan pembangunan sistem tersebut dibahas dalam audiensi Komisi III DPRD Kabupaten Banyumas dengan Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti di Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

SPAM Rawalo dirancang untuk melayani kebutuhan air minum masyarakat di sekitar empat kecamatan di Kabupaten Banyumas serta wilayah perbatasan Banyumas dengan Kabupaten Cilacap.

Novita mengatakan aspirasi pembangunan SPAM Rawalo akan disampaikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum agar dapat dipertimbangkan dalam penganggaran dan direalisasikan.

“Akan saya sampaikan Kementerian PU, agar ini bisa dianggarkan atau direalisasikan,” ujar Novita seusai pertemuan.

Politisi Fraksi Partai Gerindra itu juga menyatakan akan meneruskan masukan dan usulan yang disampaikan pimpinan serta anggota DPRD Kabupaten Banyumas.

Audiensi tersebut berlangsung ketika pembahasan anggaran 2027 tengah berjalan. Novita menyebut pada hari yang sama Komisi V DPR RI dijadwalkan menggelar rapat kerja dengan kementerian mitra untuk membahas anggaran tahun 2027.

Kondisi tersebut dimanfaatkan untuk membawa aspirasi pembangunan SPAM Rawalo ke dalam pembahasan bersama mitra kerja Komisi V.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Banyumas Samsudin Tirta berharap pembangunan SPAM Rawalo dapat dikawal hingga memperoleh alokasi dalam APBN 2027.

Samsudin menyampaikan apresiasi atas penerimaan Novita terhadap rombongan DPRD Banyumas. Ia berharap pengawalan dari tingkat DPR RI dapat membantu mempercepat realisasi pembangunan SPAM tersebut.

Berdasarkan paparan Rencana Pembangunan SPAM Rawalo dari Perumda Air Minum Tirta Satria, proyek tersebut ditargetkan memiliki potensi pelanggan hingga 32.000 Sambungan Langsung (SL).

Pengembangan itu direncanakan dalam dua tahap. Pembangunan juga ditargetkan meningkatkan cakupan pelayanan air minum dari 15,65 persen menjadi 20,96 persen.

SPAM Rawalo turut diarahkan untuk menangani kebutuhan air di wilayah yang disebut rawan air, terutama Kecamatan Rawalo dan Lumbir.

Selain kebutuhan rumah tangga, sistem tersebut direncanakan menyuplai kebutuhan Kawasan Industri Wangon sebesar 50 liter per detik.

Pembangunan SPAM Rawalo juga disebut mendukung program Kawasan Perumahan Rakyat dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Dengan rencana tersebut, pembangunan SPAM Rawalo tidak hanya ditujukan untuk menambah sambungan air minum masyarakat, tetapi juga memperluas cakupan pelayanan air dan mendukung kebutuhan kawasan industri serta perumahan. (Ril)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']