spot_img
spot_img
Beranda SUMUT NIAS SELATAN 76 Tahun Indonesia Merdeka, Hadapi Wehalo Hidup Sebatang Kara di Gubuk Tak...

76 Tahun Indonesia Merdeka, Hadapi Wehalo Hidup Sebatang Kara di Gubuk Tak Layak Huni

0
16

DETEKSI.co – Nias Selatan, Hari ini tepatnya Hari Kemerdekaan Repubik Indonesia ke-76 tahun. Banyak yang bersyukur Indonesia masih bisa bertahan di usia 76 tahun. Namun banyak juga mengeluh karena belum bisa merasakan nikmatnya kemerdekaan.

Ditengah-tengah wabah virus Covid 19 di Indonesia, khususnya wilayah Kabupaten Nias Selatan, Pemerintah telah mengucurkan anggaran untuk membantu masyarakat yang mengalami dampak dari virus tersebut, baik secara tunai maupun non tunai.

Berbeda halnya dengan salah seorang warga Desa Hilionaha, Kecamatan Onolalu Kabupaten Nias Selatan. Hadapi Wehalo (30) belum pernah mendapatkan bantuan dalam bentuk apapun dari pemerintah, baik bantuan PKH, BPNT, BLT dan lain sebagainya.

Hadapi Wehalo merupakan anak yatim piatu yang ditinggal kedua orangtuanya sejak masih berumur 15 tahun.

Salah seorang dermawan yang tergerak hatinya, bernama Asahuku Laia, mendatangi rumah Hadapi Wehalo untuk memberikan bantuan berupa paket sembako untuk kehidupan sehari-hari, Selasa (17/8).

Bantuan tersebut diberikan atas dasar kondisi Hadapi Wehalo yang memprihatinkan.

“Hadapi Wehalo hidup sebatang kara digubuk kecil tak layak huni berlantai tanah dan beratap daun rumbia berukuran 2×2 m. Dia tinggal dikebun seorang diri yang jauh dari pemukiman warga berjarak sekitar 2 Km dari Desa Hilionaha” ucap Asahuku.

Setiap harinya, Hadapi Wehalo hidup dengan memakan makanan seadanya dihutan, dan belum pernah tersentuh bantuan dari Pemerintah.

Asahuku Laia berharap, Pemerintah Desa maupun Kabupaten, khususnya Dinas terkait untuk memberikan bantuan, dan juga kepada para dermawan untuk dapat membantu meringankan beban saudara Hadapi Wehalo.

Dia menambahkan agar nantinya Pemerintah dapat melakukan penyesuaian data, agar program sosial pemerintah tepat sasaran, sehingga warga fakir/miskin menerima haknya sebagaimana mestinya. (Heldiz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini