DETEKSI.co-Nias Selatan, Jembatan Beton Orahili Eho di Kecamatan Amandraya, Kabupaten Nias Selatan, resmi rampung dibangun melalui Program Bakti TNI AD Untuk Rakyat. Infrastruktur sepanjang 8 meter dengan lebar 4 meter tersebut telah mencapai progres 100 persen dan siap dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Jembatan Beton Orahili Eho menjadi salah satu wujud percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan yang selama ini membutuhkan akses transportasi lebih layak. Dengan selesainya pembangunan tersebut, mobilitas masyarakat di Desa Orahili Eho diharapkan menjadi lebih lancar sekaligus memperkuat konektivitas antarkawasan.
Pembangunan jembatan dilaksanakan oleh Kodim 0213/Nias bersama personel Koramil 10/Lolowa’u, prajurit Yon TP 903/Baluseda, serta personel Yonzipur 1/DD. Seluruh personel TNI bekerja bergotong royong bersama masyarakat setempat selama proses pembangunan hingga pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.
Kolaborasi antara aparat TNI dan warga menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan. Sinergi tersebut tidak hanya mempercepat proses konstruksi, tetapi juga memperlihatkan semangat kebersamaan dalam membangun fasilitas yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Program pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari Program Bakti TNI AD Untuk Rakyat yang mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil dan tertinggal. Program tersebut sejalan dengan kebijakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk memperluas pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Melalui pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan, pemerintah bersama TNI berupaya membuka akses transportasi yang lebih baik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan pedesaan. Infrastruktur yang memadai dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Jembatan Beton Orahili Eho juga diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap berbagai sektor kehidupan warga. Akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, hingga distribusi hasil pertanian kini menjadi lebih mudah dibandingkan sebelumnya yang masih terkendala kondisi infrastruktur.
Warga Desa Orahili Eho menyampaikan apresiasi atas rampungnya pembangunan jembatan tersebut. Kehadiran fasilitas baru ini dinilai akan mempercepat aktivitas masyarakat sekaligus mengurangi hambatan transportasi yang selama ini dihadapi.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Infanteri Sandy, mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan Program Bakti TNI AD Untuk Rakyat tidak terlepas dari sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kerja sama tersebut menjadi fondasi penting agar pembangunan infrastruktur dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di berbagai daerah, khususnya wilayah yang masih membutuhkan peningkatan akses transportasi. (Ril)


