DETEKSI.co-Nias, Jembatan Gantung sepanjang 55 meter yang melintasi Sungai Hou di Desa Hilihaocugala, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, akhirnya rampung dibangun, Selasa (4/8/2026).
Pembangunan Jembatan Gantung di Nias tersebut dilakukan Kodim 0213/Nias melalui program Bakti TNI AD Untuk Rakyat. Infrastruktur ini dibangun untuk memperbaiki akses transportasi sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di wilayah yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur.
Jembatan tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Hilihaocugala dan wilayah sekitarnya.
Dengan adanya jembatan baru, mobilitas warga menjadi lebih mudah. Distribusi hasil pertanian juga diharapkan semakin lancar sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih baik.
Selain untuk kegiatan ekonomi, jembatan ini juga membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, serta pusat perekonomian.
Pembangunan Jembatan Gantung di atas Sungai Hou melibatkan sejumlah satuan TNI AD.
Personel yang terlibat berasal dari Koramil 03/Idanogawo, Kodim 0213/Nias, Yon TP 905, Yon TP 906, serta Yonzipur 1/DD.
Keterlibatan sejumlah satuan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program Bakti TNI AD Untuk Rakyat yang diarahkan untuk membantu masyarakat melalui pembangunan infrastruktur.
Program tersebut juga disebut sebagai implementasi percepatan pembangunan infrastruktur yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Melalui program Bakti TNI AD Untuk Rakyat, pemerintah bersama TNI AD berupaya menghadirkan pembangunan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, terutama warga yang berada di wilayah dengan akses infrastruktur terbatas.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Infanteri Sandy, S.I.P., M.Han., mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan konektivitas antarwilayah. Infrastruktur yang memadai juga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rampungnya Jembatan Gantung sepanjang 55 meter di Desa Hilihaocugala kini memberikan jalur penghubung yang lebih aman, cepat, dan layak digunakan masyarakat.
Pembangunan tersebut sekaligus menunjukkan adanya sinergi antara TNI AD, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pemerataan pembangunan.
Keberadaan jembatan juga diharapkan memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendukung ketahanan wilayah di Kepulauan Nias.
Dengan selesainya pembangunan ini, masyarakat Desa Hilihaocugala memiliki akses penghubung baru yang dapat digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, mulai dari mobilitas warga hingga distribusi hasil pertanian. (Ril)


