DETEKSI.co-Samosir, Lomba PBB Polres Samosir dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 berlangsung meriah dengan menghadirkan semangat disiplin, kekompakan, dan jiwa kepemimpinan para pelajar tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Samosir. Kegiatan bertema “Polri Untuk Masyarakat” itu digelar di Lapangan Mako Polres Samosir, Jalan Danau Toba, Kelurahan Pasar Pangururan, Kecamatan Pangururan, Selasa (16/6/2026).
Sebanyak 11 sekolah mengikuti perlombaan yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Masing-masing tim menampilkan kemampuan terbaik dalam baris-berbaris dengan mengedepankan ketepatan gerakan, kekompakan, kedisiplinan, hingga kreativitas.
Kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin Wakapolres Samosir, Kompol Briston A.M. Napitupulu, S.T., S.I.K. Dalam arahannya, ia menjelaskan teknis pelaksanaan lomba, tata tertib, serta mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polres Samosir, perwakilan kepala sekolah se-Kabupaten Samosir Bilson Sitohang, para kepala sekolah, guru pendamping, serta personel Polres Samosir yang bertugas sebagai panitia.
Untuk menjaga objektivitas penilaian, Polres Samosir melibatkan dewan juri dari berbagai unsur, yakni kepolisian, TNI, Dinas Pendidikan, dan Purna Paskibraka. Tim juri terdiri dari Ipda Jusup Kataren, Briptu Dwi Perangin-angin, Sertu T. Sihotang, H. Jorles Limbong, dan Jaiden Etham Samosir.
Lomba PBB Polres Samosir diikuti oleh SMAK Negeri Tarabunga, SMA Negeri 1 Ronggur Nihuta, SMK Negeri 1 Nainggolan, SMA Negeri 2 Pangururan, SMA Negeri 1 Pangururan, SMA Swasta Advent Simbolon, SMA Negeri 1 Palipi, SMA Swasta Santo Mikhael Pangururan, SMA Negeri 1 Sitio-tio, SMA Negeri 1 Sianjur Mula-Mula, serta SMA Negeri 1 Simanindo.
Sebelum perlombaan dimulai, panitia lebih dahulu melakukan pemeriksaan administrasi seluruh peserta. Setiap regu diwajibkan memperagakan 12 gerakan dasar baris-berbaris dengan durasi maksimal 10 menit. Setelah itu, peserta menampilkan gerakan kombinasi dan kreasi sebagai nilai tambah.
Untuk meningkatkan kualitas penampilan, setiap tim juga diperbolehkan menggunakan alat musik maupun lagu pengiring. Penilaian dilakukan berdasarkan ketepatan gerakan, keseragaman langkah, disiplin, kreativitas, dan penampilan secara keseluruhan.
Perlombaan dimulai pukul 08.45 WIB dengan penampilan peserta secara bergantian. Setelah seluruh sekolah menyelesaikan aksinya sekitar pukul 11.30 WIB, dewan juri melakukan rekapitulasi dan verifikasi nilai sebelum menetapkan para pemenang.
Hasil akhir menempatkan SMA Negeri 1 Sianjur Mula-Mula sebagai juara pertama. Posisi juara kedua diraih SMA Negeri 1 Palipi, sedangkan SMAK Negeri Tarabunga berhasil menempati peringkat ketiga.
Sementara itu, gelar Harapan I diraih SMA Negeri 1 Ronggur Nihuta, Harapan II diberikan kepada SMA Swasta Santo Mikhael Pangururan, dan Harapan III diraih SMK Negeri 1 Nainggolan.
Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan guru pendamping yang telah berpartisipasi dalam perlombaan tersebut.
Menurutnya, keberanian tampil di hadapan dewan juri dan peserta lain merupakan langkah awal membangun karakter percaya diri dan semangat untuk terus berkembang.
“Terima kasih atas kehadiran seluruh guru pendamping dan tentunya kepada seluruh peserta lomba. Berani tampil itu adalah hebat. Sudah berani tampil berarti sudah memiliki jiwa untuk maju,” ujar Kapolres.
Ia juga mengingatkan bahwa generasi muda merupakan calon pemimpin masa depan yang harus memiliki karakter disiplin, tanggung jawab, serta mampu menjaga nama baik keluarga, sekolah, dan daerah.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Samosir AKP Radiaman Simarmata menjelaskan bahwa perlombaan PBB menjadi salah satu agenda Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan membentuk karakter pelajar melalui kedisiplinan, kekompakan, kepemimpinan, serta semangat kebangsaan.
Ia menambahkan, para juara tidak hanya menerima penghargaan, tetapi juga akan kembali tampil pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80 Polres Samosir yang dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Samosir dan tamu undangan lainnya. Pada kesempatan tersebut akan dilakukan penetapan juara akhir.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam suasana aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menjadi momentum mempererat sinergi Polri dengan dunia pendidikan dalam membangun generasi muda yang berkarakter. (en)


