DETEKSI.co-Tapteng, Warga di sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mengeluhkan pemadaman listrik sejak tiga hari terakhir.
Kondisi tersebut membuat masyarakat meradang. Warga mengalami kerusakan peralatan rumah tangga dan alat-alat elektronik.
Indra Kesumah, warga Kecamatan Sibabangun mengatakan, tiga hari terakhir listrik sering padam. Ironisnya. padamnya listrik terjadi di waktu-waktu krusial, yakni pada saat umat islam melaksanakan ibadah sholat.
Sejak Jumat kemarin. Ini juga masih mati sejak sore tadi,” ujarnya, Minggu (13/9/2026), malam.
Sebagai pelayan publik, Indra berharap pihak PT PLN bekerja maksimal dan tidak mengambil keuntungan sendiri.
“Yang kita ditakuti itu alat elektronik rusak,” keluhnya.
Sumiati, warga Kecamatan Lumut, juga mengeluhkan listrik yang sering padam hingga berjam-jam lamanya. Ibu rumah tangga (IRT) ini mengaku sangat kecewa dengan kondisi listrik yang sering padam.
“Kecewalah dibuat PLN ini, kalau sudah mati lampu, jadi susah beraktivitas, apalagi pada waktu-waktu krusial,” terangnya.
Manager PLN UP3 Sibolga, Bachtiar mengungkapkan, padamnya listrik di sejumlah wilayah di Tapanuli Tengah karena gangguan sistem akibat cuaca ekstrim.
“Tadi ada di lateral Rawa Genjer Desa Sikkam, pelepah sawit lengket ke HUTM, menyebabkan Rec L01 kita bekerja, Kemarin ada pohon tumbang di Muara. Jadi mohon maaf, belakangan cuaca sering ekstrim. Gangguan seperti itu yang buat padam,” jawabnya melalui WhatsApp. (zep)


