DETEKSI.co-Samosir, Festival Tao Toba Joujou 2026 di Kabupaten Samosir mencatat capaian ekonomi yang menggembirakan. Selama festival berlangsung, transaksi digital menembus Rp6 miliar lebih, atau meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Capaian tersebut disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Riza Putera, dalam closing ceremony Festival Tao Toba Joujou 2026 di Segmen V Water Front City Pangururan, Sabtu (8/8/2026).
Menurut Riza, tingginya transaksi menjadi indikator bahwa Festival Tao Toba Joujou tidak hanya menghadirkan seni dan budaya, tetapi juga menciptakan ruang ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM Samosir.
“Total transaksi mencapai Rp6 miliar lebih. Jumlah ini hampir tiga kali lipat dari tahun lalu,” ujar Riza.
Ia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan pengunjung yang telah bertransaksi selama festival. Bank Indonesia, kata Riza, memang mendorong UMKM di wilayah kerjanya, khususnya Kabupaten Samosir, agar terus berkembang.
Sebanyak 85 UMKM dilibatkan dalam Festival Tao Toba Joujou 2026. Kehadiran pelaku usaha tersebut membuat festival menjadi ruang pertemuan antara UMKM dan konsumen.
Peningkatan transaksi digital juga memperlihatkan bahwa digitalisasi pembayaran semakin menjadi bagian penting dalam aktivitas ekonomi pelaku usaha.
Dame Ulos Catat Penjualan Tertinggi
Bank Indonesia Sibolga memberikan penghargaan kepada UMKM dan pelaku kuliner dengan capaian penjualan serta digitalisasi terbaik selama festival.
Untuk kategori penjualan terbanyak, Dame Ulos menjadi yang tertinggi dengan nilai penjualan mencapai Rp861 juta lebih.
Sementara itu, kategori kuliner dengan penjualan terbanyak diraih Samosir Food dengan nilai penjualan mencapai Rp58 juta lebih.
Penghargaan UMKM terdigital diberikan kepada Keripik Sambal Cap Bulan. Untuk kategori kuliner terdigital, penghargaan diberikan kepada Matahari Mangga Dua.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa digitalisasi memiliki peran penting dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan transaksi pelaku UMKM.
Ulos Jadi Simbol Penutup Festival
Penutupan Festival Tao Toba Joujou 2026 ditandai dengan pengguntingan benang terakhir tenunan ulos.
Prosesi tersebut menjadi simbol bahwa ulos bukan hanya warisan budaya, tetapi juga harus terus hidup, dirawat dan dikembangkan.
Ulos juga memiliki nilai ekonomi bagi para perajin. Karena itu, pelestarian budaya dapat berjalan bersama dengan penguatan ekonomi masyarakat.
Festival Tao Toba Joujou pertama kali diselenggarakan Bank Indonesia Sibolga pada 2021. Dalam penyelenggaraannya di Samosir, kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat UMKM, mendorong digitalisasi transaksi dan mendukung pengembangan destinasi pariwisata Danau Toba sebagai kawasan pariwisata super prioritas.
Empat kali penyelenggaraan Festival Tao Toba Joujou di Samosir menunjukkan bahwa budaya dan ekonomi dapat berjalan beriringan.
Tradisi tidak hanya ditampilkan sebagai tontonan. Budaya juga dapat menjadi bagian dari ekosistem pariwisata sekaligus memberikan ruang ekonomi bagi masyarakat.
Pangururan Juara Lomba Agro Budaya
Bank Indonesia Sibolga turut memberikan apresiasi kepada para pemenang Lomba Agro Budaya yang melibatkan kecamatan se-Kabupaten Samosir.
Juara I diraih Kecamatan Pangururan. Juara II Kecamatan Sianjur Mulamula dan Juara III Kecamatan Sitiotio.
Untuk kategori Harapan, Harapan I diraih Kecamatan Ronggur Nihuta, Harapan II Kecamatan Palipi dan Harapan III Kecamatan Harian.
Sedangkan kategori Favorit I diraih Kecamatan Nainggolan, Favorit II Kecamatan Simanindo dan Favorit III Kecamatan Onan Runggu.
Keterlibatan sembilan kecamatan dalam parade dan Agro Budaya memperlihatkan beragam potensi Kabupaten Samosir. Potensi tersebut meliputi pariwisata, pertanian, kerajinan, kuliner dan budaya.
Ribuan Pengunjung Padati Water Front City
Closing ceremony Festival Tao Toba Joujou 2026 berlangsung meriah. Penampilan Tongam Sirait dilanjutkan dengan konser puncak oleh Band Cokelat.
Ribuan pengunjung memadati kawasan Water Front City Pangururan hingga malam hari.
Pengunjung tidak hanya menikmati pertunjukan musik. Mereka juga berbelanja produk UMKM dan menikmati berbagai kuliner yang tersedia di kawasan festival.
Aktivitas tersebut memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk mendapatkan pasar selama festival berlangsung.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga Riza Putera juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Samosir dan masyarakat yang mendukung seluruh rangkaian kegiatan.
Apresiasi diberikan pula kepada perbankan yang berperan dalam mendukung business matching serta pembentukan Tim Percepatan Ekspor Kabupaten Samosir.
Riza mengatakan seluruh rangkaian festival dinilai sukses. Setelah closing ceremony, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Samosir Run.
Pemkab Samosir Dorong Kolaborasi UMKM
Pemerintah Kabupaten Samosir menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia Sibolga serta seluruh pemangku kepentingan yang berkolaborasi menyukseskan Festival Tao Toba Joujou 2026.
Pemkab Samosir menilai keberhasilan festival tidak hanya dilihat dari jumlah pengunjung atau kemeriahan acara. Hal yang lebih penting adalah manfaat yang diberikan kepada masyarakat.
Peningkatan transaksi digital menjadi sinyal positif bahwa kegiatan pariwisata dan kebudayaan dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi daerah.
Ketika wisatawan datang, UMKM mendapatkan pasar. Ketika budaya ditampilkan, identitas daerah semakin kuat. Ketika kolaborasi diperkuat, manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat.
Pemkab Samosir juga menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dalam memperkuat UMKM dan memperluas digitalisasi.
Pengembangan produk lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional juga menjadi bagian dari upaya tersebut.
Potensi budaya dan pertanian akan terus didorong untuk terintegrasi dengan sektor pariwisata.
Empat kali penyelenggaraan Festival Tao Toba Joujou di Samosir menjadi gambaran bahwa kolaborasi yang konsisten dapat membangun ekosistem ekonomi dan pariwisata yang semakin kuat.
Dalam closing ceremony tersebut turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak bersama Ny. R. Asti Marudut Tua Sitinjak, Bupati Toba Effendi Sintong Panangian Napitupulu, Kapolres Sibolga Eddy Inganta, Kasi Datun Kejari Samosir, Pabung Samosir, Kepala Divisi Edukasi, Humas dan Hubungan Kelembagaan Kantor Perwakilan LPS I Sumatera Pramuji Novri Harlyanto, perwakilan perbankan, para SAB, Asisten dan pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir. (en)


