Beranda blog Halaman 437

Pangdam I/BB dan Ketua Persit KCK PD I/BB Safari Ramadhan di Yonzipur I/DD

0

DETEKSI.co-Medan, Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto, bersama Ketua Persit KCK PD I/BB, menggelar Safari Ramadhan ke satuan jajaran Kodam I/BB pada Rabu (5/3/2025). Mengusung tema “Kuatkan Aqidah, Mantapkan Ibadah, Perbanyak Sedekah serta Tingkatkan Iman dan Taqwa di Bulan Suci Ramadhan,” kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi, pengarahan kepada prajurit, serta penyaluran bantuan sosial bagi anggota yang membutuhkan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penanaman pohon di Puskopkar “A” Bukit Barisan sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan. Pangdam beserta rombongan kemudian melaksanakan visit office ke Paldam I/BB dan Topdam I/BB untuk meninjau kesiapan satuan serta berdialog dengan prajurit.

Setelah itu, seluruh personel berkumpul di Yonzipur I/DD sebagai pusat kegiatan Safari Ramadhan. Dalam kesempatan ini, Pangdam I/BB memberikan pengarahan kepada prajurit, menekankan pentingnya disiplin dan loyalitas dalam menjalankan tugas. “Jaga kehormatan diri dan keluarga, karena itulah cerminan harga diri seorang prajurit,” tegasnya. Ia juga mengingatkan pentingnya membina keluarga, mendukung pendidikan anak, serta menyiapkan masa pensiun sejak dini. Terkait penyalahgunaan narkoba, Pangdam memberikan peringatan keras. “Tidak ada ampun bagi prajurit yang terlibat. Sanksinya tegas dan tanpa kompromi,” ujarnya.

Setelah pengarahan, Pangdam I/BB menandatangani pesan dan kesan sebagai bentuk komitmen terhadap pembinaan prajurit. Selanjutnya, dilaksanakan pemberian santunan kepada anak-anak yatim, diikuti dengan penyerahan bantuan sosial kepada warakawuri serta Bona Ventura Lubis, anak dari Serma Putra Yudha Lubis yang telah menderita hidrocephalus dan kepada Kapten Ctp Taryana Yuda, seorang perwira Topdam I/BB yang mengalami cacat permanen pasca operasi mata kanan. Bantuan ini diberikan sebagai wujud kepedulian dan dukungan bagi keluarga besar Kodam I/BB.

Menjelang waktu berbuka, acara dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz H. Damri Tambunan, S.HI., S.Pd.I., M.Pd.I. Ia mengajak para prajurit menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat keimanan dan kepedulian sosial. Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama, sholat Magrib berjamaah, dan ramah tamah.

Safari Ramadhan ini diharapkan dapat semakin mempererat kebersamaan di lingkungan Kodam I/BB serta meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci. Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh Kasdam I/BB, Irdam I/BB, para Asisten Kasdam I/BB, LO TNI AL, LO TNI AU, sejumlah Kabalakdam I/BB, prajurit, PNS, serta pengurus Persit KCK PD I/BB.(Ril)

Sumber : Pendam I/BB

Sidak Disdukcapil, Rico Waas: Petugas Harus Beri Pendampingan agar Masyarakat Tidak Bingung

0

DETEKSI.co-Medan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melakukan sidak ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Jalan Iskandar Muda, Medan, Senin (10/3/2025) pagi. Selain ingin menyapa jajaran Pemko Medan yang melaksanakan urusan bidang kependudukan dan pencatatan sipil ini, juga mau merasakan langsung apa yang dirasakan masyarakat saat berurusan di Kantor Disdukcapil tersebut.

“Ternyata ada beberapa bagian yang dirasakan masih kurang. Kalau saya secara pribadi, butuh panduan secara khusus. Masyarakat harus kemana dulu dan memang harus ada yang membantu secara langsung,” kata Rico Waas.

Selain itu dalam sidak yang dilakukan, Rico Waas juga menemukan sebuah problem yang kemarin dalam beberapa waktu tidak bisa terselesaikan. Padahal yang dibutuhkan, ungkapnya, hanyalah komunikasi.

Dikatakan Rico Waas, ada satu problem dimana satu keluarga non Muslim baru menikah. Mereka ingin mengurus Kartu Keluarga (KK) baru. Salah satu persyaratannya harus melengkapi Akta Perkawinan, dimana saat pengurusan pasangan suami istri tersebut harus hadir untuk mengikuti sidang negara di Disdukcapil. Masalahnya, sang suami bekerja ke luar kota sehingga tak bisa hadir.

Hal ini menyebabkan pengurusan Akta Perkawinan tersebut terkendala hingga dua Minggu lebih. Padahal, lanjutnya, ada jalan keluar untuk mengatasinya yaitu pemohon bisa melampirkan Surat Penetapan Pengadilan yang menyatakan pemohon dan suaminya benar telah menikah secara agama.

“Nah ini yang belum tersampaikan sebelumnya. Jadi butuh diberikan edukasi kepada rekan-rekan Disdukcapil untuk memberikan bantuan pendampingan kepada masyarakat sehingga mereka tidak kebingungan. Selama ini cuma dibilang nggak bisa, padahal ada solusi lain. Nah, tadi permasalahannya sudah selesai kami bantu,” paparnya.

Selain itu, jelas Rico Waas, masalah pengurusan KTP yang lama karena harus menunggu dari PTSP. Setelah alumni SMPN 1 dan SMAN 2 Medan itu menanyakan apakah Disdukcapil bisa memberikan akses untuk pembuatan KTP, ternyata jawaban mereka bisa. “Ya udah lakukan, kenapa dibikin sulit,” ujarnya.

Dalam sidak yang dilakukan tersebut, Rico Waas juga sempat menanyakan langsung kepada masyarakat yang tengah berurusan di Kantor Disdukcapil terkait pelayanan dan kecepatan yang diberikan.

“Masyarakat menjawab bagus. Sebenarnya pasti ada lebih dan kurangnya. Tinggal bagaimana kita mengevaluasi. Saya minta pelayanan harus ditingkatkan dan pola komunikasi pelayanan-pelayanan itu harus kuat. Dibantu benar-benar, jangan nanti masyarakat sampai diketusi dan disuruh pulang sehingga kebingungan. Ini yang harus dievaluasi,” terangnya.

Terkait masalah ketersediaan blangko KTP, Rico Waas mengatakan sudah bermasalah di awal-awal sehingga hanya mendapatkan 300 perhari. ”Katanya kini sudah mulai naik menjadi 350 perhari. Memang ini dari pusat yang membatasi itu. Kami ingin berkomunikasi supaya ini bisa dilonggarkan sehingga bisa lebih dibanyakkan lagi karena permintaan begitu tinggi,” harapnya.

Terkait ketersediaan blangko KTP ini, Rico Waas mengakui menjadi salah satu alasan utamanya mendatangi Kantor Disdukcapil tersebut. “Saya ingin mengecek apakah itu benar dan apa sih permasalahannya. Dari Pak Kadis masih ada tersendat, tapi kami mau mengecek lagi bagaimana permasalahan blangko ini ke depannya sehingga tidak terjadi problematika lagi,” sebutnya.(red/d)

Wakil Wali Kota Medan Kunjungi SD Tempatnya Menimba Ilmu

0

DETEKSI.co-Medan, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mengunjungi Sekolah Dasar tempatnya dulu menimbah ilmu di jalan Ibrahim Umar, Kecamatan Medan Perjuangan, Senin (10/3/2025).

Selain ingin bernostalgia mengenang masa di bangku sekolah dulu, kunjungan Zakiyuddin ini juga untuk melihat fasilitas sekolah yang menunjang proses belajar para siswa.

“Alhamdulillah kondisi Sekolah Dasar ini sangat layak dan baik. Adapun beberapa fasilitas yang kurang akan kita perbaiki dan tambah secara perlahan ke depan. Rasanya seperti bernostalgia, kembali mengunjungi tempat saya belajar dahulu. Saya berada di titik ini tidak lain juga karena sosok seorang guru yang tiada henti memberi ilmu dan mengajar manfaat,”kata Zakiyuddin.

Usai berkunjung ke Sekolah Dasar tempat dimana dirinya belajar dahulu, Zakiyuddin  kemudian bertolak ke SDN 060851, SDN 060852, SDN 060853 dan SDN 064017.

Sama seperti yang dilakukan sebelumnya, disekolah tersebut Zakiyuddin juga meninjau sejumlah fasilitas seperti ruangan kelas, perpustakan, kantin dan kamar mandi.

“Alhamdulillah kondisi nya juga baik dan masik layak namun ada beberapa hal yang perlu ditambah fasilitas pendukung pembelajaran,”ujar Zakiyuddin.

Tidak hanya sekedar melihat fasilitas sekolah, Zakiyuddin juga menyempatkan diri untuk melihat proses belajar mengajar, dimana para siswa terlihat berdiskusi dan berinteraksi satu sama lain.

“Anak anak ini merupakan aset besar bangsa. Keingintahuan mereka menjadi tolak ukur betapa besarnya potensi generasi muda kita dalam menyongsong masa depan bangsa. Untuk anak anakku yang duduk di sekolah dasar,  teruslah ingin tahu dan merajut mimpi setinggi tingginya, dan semoga menjadi generasi yang dapat membangun bangsa dan negara ke depan menjadi lebih baik,”pesan Zakiyuddin.(Red/d)

Rico Waas Berharap GAMKI Berikan Inovasi Nyata Untuk Kota Medan

0

DETEKSI.co-Medan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas berharap Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kota Medan dapat memberikan Inovasi dan action (Aksi) yang nyata untuk Kota Medan. Tentunya Pemko Medan siap untuk berkolaborasi dengan GAMKI melalui Inovasi dan Aksi tersebut.

“Kita berharap kepengurusan GAMKI yang baru dilantik ini dapat memberikan Inovasi dan action yang nyata untuk Kota Medan”, Kata Wali Kota Medan Rico Waas saat menghadiri Pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kota Medan masa bakti 2025 – 2028 di Hotel Emerald Garden Medan, Senin (10/3/2025) malam.

Menurut Rico, Inovasi dan Aksi ini dapat diberikan GAMKI berupa gagasan yang bermanfaat untuk perkembangan Kota Medan. Dengan kata lain gagasan yang diberikan juga sejalan dengan eksekusinya. “Yang terpenting bagaimana tentang gagasan itu dibawa dan eksekusinya juga penting, Pemko Medan siap untuk berkolaborasi dengan GAMKI kedepannya “, ujar Rico Waas.

Rico Waas juga merasa bangga, sebab usai momentum pelantikan kepengurusan GAMKI tadi ada menyebutkan slogan ‘Medan Untuk Semua, Semua Untuk Medan’. Dinilai Rico Waas GAMKI dapat mengartikan dengan tepat dan lugas slogan Kota Medan saat ini.

“Medan untuk semua ini memiliki arti yakni Medan yang inklusif, Medan yang boleh dimiliki semuanya masyarakat baik agama, suku dan budaya. Karena kita hidup di Medan ini meskipun berbeda-beda latar belakangnya tetap rukun dan harmonis. Yang terpenting kita harus bisa menjaga keharmonisan yang telah ada termasuk GAMKI Kota Medan harus bisa ikut serta menjaga keharmonisan tersebut”, ucap Rico Waas.

Ditambahkan Rico Waas, semua orang dapat menjaga perbedaan yang ada dengan harmonis sehingga kita bisa benar-benar menjalankan apa yang dimaksudkan Bapak Presiden RI Prabowo. Seperti pada saat retreat kepala daerah kemarin, banyak sekali pelajaran yang mengajarkan salah satunya tentang komunikasi antar lembaga.

“Selain komunikasi antar lembaga, kami juga diajarkan bagaimana merawat keberagaman suatu daerah. Bangsa ini terlalu hebat dan besar dengan begitu banyaknya suku budaya dan kita bisa maju kalau misalnya kita bersatu, Medan adalah sebuah simbol dari keberagaman bahkan menjadi melting pot menjadi miniaturnya Indonesia karena semua suku budaya ada di sini,” jelas Rico Waas.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Rico Waas mengucapkan selamat kepada seluruh Kepengurusan DPC GAMKI Kota Medan. Diyakini Rico GAMKI tidak hanya memberikan inovasi tetapi juga ide atau pikiran yang baik untuk pembangunan kota Medan kedepannya.

“Kami siap menampung dan terbuka aspirasi untuk bisa lebih bekerja sama dengan kepemudaan yang ada di kota Medan. Mari kita bangun bersama Kota Medan yang lebih baik,” pungkas Rico Waas.

Sebelumnya Ketua terpilih GAMKI Kota Medan periode 2025 – 2028, Boydo HK Panjaitan menyatakan GAMKI Kota Medan siap menjadi generasi dalam mendukung program-program Pemerintahan khususnya Pemko Medan ke depannya di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.

“Dalam agama kami dinyatakan bahwa setiap orang harus tunduk kepada pemerintah. Oleh karena itu kita juga harus bersama dengan pemerintah melakukan hal yang baik ke depannya untuk Kota Medan yang kita cintai ini,” Ujar Boydo.

Menurut Boydo, Asta cita Presiden RI Prabowo Subianto adalah mewujudkan generasi emas 2045. Oleh karena itu, seluruh kader GAMKI Kota Medan harus ikut serta berperan aktif melakukan fungsinya untuk menciptakan kader-kader yang terbaik yang bisa ditempatkan di seluruh lini termasuk di pemerintahan.

“Kedepannya GAMKI Kota Medan siap bersama Pemko Medan mewarnai Kota Medan di kepemimpinan Pak Wali Kota Medan,” sebut Boydo.

Selanjutnya dalam momentum pelantikan yang dihadiri Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen, Anggota DPRD Sumut Hasyim, Anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor, Penasehat GAMKI, RE Nainggolan dan tokoh Agama serta tokoh masyarakat, Wali Kota Medan Rico Waas disematkan kain ulos dan topi Bulang oleh Pengurus GAMKI sebagai ungkapan terima kasih atas kehadiran dalam Pelantikan tersebut.(Red/d)

Zakiyuddin Tinjau Pendaftaran Mudik Gratis Pemko Medan 2025

0

DETEKSI.co-Medan, Guna memastikan setiap proses dan tahapan dalam rangka program Mudik Gratis Pemko Medan Tahun 2025, Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap meninjau langsung pelaksanaan pendaftaran di Taman Ahmad Yani Medan, Senin (10/3).

Adapun, pendaftaran dibuka sejak hari ini hingga 14 Maret mendatang mulai pukul 09.00 WIB – 15.00 WIB. Untuk pengambilan tiket, dapat diambil di tanggal 17- 19 Maret pukul 09.00 WIB – 15. 00 WIB. Sementara, keberangkatan akan dilakukan tanggal 25 – 27 Maret pukul 14.00 WIB.

Tercatat, ada 12 kabupaten / kota di Sumatera Utara yang menjadi tujuan Mudik Gratis Pemko Medan 2025. Yakni, dari Medan menuju Pak – Pak Bharat, Sidikalang, Tarutung, Sibolga, Rantau Prapat, Kota Pinang, Sibuhuan, Gunung Tua, Sipirok, Padang Sidempuan, Panyabungan dan Mandailing Natal.

Dalam kesempatan itu, Zakiyuddin tampak berbincang dengan masyarakat yang tengah menunggu antrian untuk mendaftarkan diri sebagai calon penumpang. Tampak, antusias masyarakat yang cukup tinggi memanfaatkan momentum agar bisa berkumpul dengan keluarga mereka nantinya.

Kepada jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, Zakiyuddin menyampaikan sejumlah pesan dan arahan. Terutama, meminta agar seluruh proses pelaksanaan mudik gratis berjalan dengan baik, aman dan lancar sehingga manfaatnya benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat.(Red/d)

Tinjau SD Yang Terbengkalai, Wakil Wali Kota Medan Minta Dimanfaatkan Untuk Fasilitas Pendukung Belajar dan Mengajar

0

DETEKSI.co-Medan, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap meninjau kondisi Sekolah Dasar (SD) yang terbengkalai di Jalan Madong Lubis, Kecamatan Medan Perjuangan, Senin (10/3/2025).

Sedikitnya ada sekitar 5 kelas yang sudah tidak lagi dipergunakan akibat tidak adalagi proses belajar mengajar. Alhasil ruangan kelas tampak sangat kotor dan tidak terurus.

Zakiyuddin menyesalkan kondisi kelas yang terbengkalai tersebut. Dirinya langsung memerintahkan agar Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Medan segera memanfaatkan ruang-ruang kelas yang terbengkalai tersebut.

“Semoga kita dapat manfaatkan tempat ini untuk sarana dan prasarana olahraga, laboratorium teknologi, serta ruang-ruang kesenian,”kata Zakiyuddin.

Zakiyuddin juga berharap agar lahan kosong yang ada dapat di manfaatkan untuk mendukung proses belajar dan mengajar.

“Saya harap lahan-lahan kosong ini dapat dimanfaatkan dengan baik, guna mendukung proses belajar dan mengajar siswa SD maupun SMP,”harapnya.(Red/d)

Pansus Gelar Rapat Pembahasan LKPJ Tahun Anggaran 2024 bersama OPD Pemerintah Kota Medan

0

DETEKSI.co-Medan, Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Medan menggelar Rapat Pembahasan LKPJ Tahun Anggaran 2024 bersama OPD di lingkungan Pemerintah Kota Medan, Senin (10/03/2025).

Rapat pembahasan LKPJ ini dipimpin oleh Dame Duma Sari Hutagalung selaku Ketua Pansus LKPJ, bersama dengan Anggota Pansus LKPJ di Ruang Rapat Badan Anggaran DPRD Kota Medan.

Rapat ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana capaian kinerja perangkat daerah selama Tahun Anggaran 2024, serta memberikan rekomendasi, saran dan masukan untuk kinerja perangkat daerah ke depannya.

Rapat pembahasan LKPJ Kota Medan Tahun Anggaran 2024 ini dihadiri OPD di lingkungan Pemerintah Kota Medan, antara lain Badan Perencana Pembangunan Daerah, Badan Pendapatan Daerah, Badan Keuangan dan Aset Daerah, Badan Riset dan Inovasi Daerah, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang,serta Dinas Sosial, dimana masing-masing OPD memaparkan capaian kinerja, rincian anggaran dan belanja prioritas pada Tahun Anggaran 2024.

Rapat yang turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen, S.K.M., ini merupakan bentuk pengawasan dari legislatif terhadap eksekutif dalam hal penggunaan anggaran untuk pembangunan dan pelayanan di Kota Medan demi mewujudkan Kota Medan yang lebih maju dan sejahtera lagi.(Red/d)

Komisi 3 DPRD Kota Medan gelar RDP Terkait Ketersediaan Bahan Pokok selama Bulan Ramadhan dan Idulfitri

0

DETEKSI.co-Medan, Dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan khususnya di bidang perekonomian, Komisi 3 DPRD Kota Medan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Perusahaan Umum (Perum) Bulog Sub Divisi Regional Medan terkait Ketersediaan Bahan Pokok selama Bulan Ramadhan dan Idul Fitri, Senin (10/03/2025).

RDP yang dipimpin oleh Salomo Tabah Ronal Pardede, S.E., M.M., selaku Ketua Komisi 3 DPRD Kota Medan, bersama Wakil Ketua Komisi 3, H. Bahrumsyah, S.H., M.H., dan Sekretaris Komisi 3, David Roni Ganda Sinaga, S.E., serta dihadiri Anggota-Anggota Komisi 3 DPRD Kota Medan.

Dalam pembahasannya, Komisi 3 DPRD Kota Medan melihat belum ada kestabilan harga bahan pokok di lapangan, melonjaknya harga beras dari harga enam puluh dua ribu rupiah menjadi enam puluh tujuh ribu rupiah, ini tentunya sangat membebani masyarakat, terutama masyarakat menengah ke bawah.

Komisi 3 DPRD Kota Medan juga menyoroti adanya pelaksanaan pasar murah di Kantor Pos namun masyarakat masih ada yang tidak tahu prosedur pembelian di pasar murah, karena isu yang beredar hanya masyarakat yang terdaftar di PKH (Program Keluarga Harapan) yang dari pemerintah saja yang bisa membelinya.

Tentunya ini menjadi perhatian OPD terkait yang berwenang mengawasi pelaksanaan pasar murah dan ketersediaan bahan pokok, yakni Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Meda dan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan.

Komisi 3 DPRD Kota Medan juga mengimbau kepada Perum Bulog dan OPD terkait dalam mengantisipasi lonjakan pembeli dan keterbatasan stok barang serta kestabilan harga selama Bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri, mengingat ini merupakan permasalahan di masyarakat yang terus berulang setiap tahunnya.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi 3 DPRD Kota Medan ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen, S.K.M., dan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan.(Red/d)

Komisi 2 DPRD Kota Medan gelar RDP Bahas Perbedaan Nominal Tambahan Penghasilan Guru

0

DETEKSI.co-Dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan di bidang pendidikan, Komisi 2 DPRD Kota Medan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Forum Guru Bersatu Medan (FGBM) TK-SD-SMP Kota Medan, Senin (10/03/2025).

RDP yang berlangsung di Ruang Rapat Badan Musyawarah DPRD Kota Medan ini dipimpin oleh H. Kasman Bin Marasakti Lubis, Lc., M.A., selaku Ketua Komisi 2 DPRD Kota Medan, serta dihadiri Anggota Komisi 2 DPRD Kota Medan.

RDP ini didasari adanya pengaduan dari FGBM Kota Medan terkait perbedaan nominal tambahan penghasilan guru yang seharusnya dibayarkan dengan nominal yang diterima.

Dalam pembahasannya, Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Medan menjelaskan bahwa perhitungan tambahan penghasilan guru berdasarkan akumulasi absensi dan pengisian laporan kinerja. Tambahan penghasilan pegawai sudah ditetapkan sesuai aturan, baik untuk ASN struktural maupun fungsional. Bagi guru yang telah menerima tunjangan profesi guru, tidak boleh menerima tunjungan penghasilan lainnya.

Melihat permasalahan ini, Komisi 2 DPRD Kota Medan mengimbau kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan dan Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Medan untuk transparan dalam mengakumulasi tambahan penghasilan guru, serta merealisasikan tuntutan yang menjadi hak-hak para guru.

Komisi 2 DPRD Kota Medan juga memberikan rekomendasi akan mengusulkan kenaikan tambahan penghasilan guru pada anggaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan dalam Perubahan APBD Kota Medan Tahun 2025.

Selain itu, Komisi 2 DPRD Kota Medan juga menggelar RDP lanjutan terkait pengaduan masyarakat mengenai Sekolah Swasta PGRI Medan yang terancam ditutup karena tidak memiliki izin operasional sekolah yang mengharuskan Sekolah Swasta PGRI Medan untuk memiliki gedung/bangunan sendiri, mengingat selama ini Sekolah Swasta PGRI Medan menumpang di beberapa sekolah negeri di Kota Medan.

Dalam pembahasannya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan menjelaskan bahwa izin operasional sekolah semua ada di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Medan. Oleh sebab itu, berdasarkan perjanjian dan kesepakatan, izin pinjam pakai sekolah negeri diberikan selama tiga tahun.

Sementara itu, menurut Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Medan menyatakan bahwa Dinas PTSP Kota Medan tidak pernah menutup sekolah PGRI, Dinas PTSP Kota Medan telah mengeluarkan izin operasional sekolah PGRI Medan berdasarkan atas surat izin operasional Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, dan seluruh izin masih berlaku sesuai izin operasionalnya.

Melihat permasalahan ini, Komisi 2 DPRD Kota Medan merekomendasikan untuk saling berkoordinasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas PTSP, karena sekolah PGRI banyak berperan dalam membantu anak-anak yang kurang mampu untuk tetap dapat bersekolah.

Komisi 2 DPRD Kota Medan juga merekomendasi untuk memberi kesempatan bagi sekolah PGRI untuk berbenah dan mandiri dengan memberikan izin pinjam pakai sekolah negeri selama tiga tahun ke depan.

Selain itu, Komisi 2 DPRD Kota Medan juga merekomendasi untuk berkoordinasi dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Medan terkait inventaris gedung sekolah, karena DPRD Kota Medan ingin seluruh aset Kota Medan berfungsi dengan baik dan bisa bermanfaat untuk masyarakat Kota Medan, termasuk untuk pendidikan.(Red/d)

Ariston Tua Sidauruk Sebut Silang Hangoluan Setinggi 45 Meter akan Menjadi Ikon Wisata Layak Dikunjungi

0
Keterangan gambar: Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, melakukan peletakan pertama pembagunan Silang Hangoluan Setinggi 45 meter di Desa Sarimarihit, Kecamatan Sianjurmula-mula. Silang Hangoluan ini akan menjadi ikon wisata baru di Samosir.(Deteksi co/hotdonnaibaho).

Deteksi.co – Samosir, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk bersama Ketua Parsadaan Pomparan Limbong Mulana Indonesia (PPLMI) Bernhard Limbong meletakkan batu pertama pembangunan Salib Suci “Silang Hangoluan” Limbong Mulana di Titik Nol Habatahon Huta Parik Sabungan, Desa Sarimarrihit-Sianjur Mulamula, Rabu (12/3/2025).

Pembangunan Silang Hangoluan merupakan inisiasi Parsadaan Pomparan Limbong Mulana Indonesia (PPLMI), salah satu marga tertua di Kabupaten Samosir.

Sesuai rencana salib akan dibangun dengan tinggi 45 M dan akan menjadi Salib tertinggi di Dunia.

Peletakan diawali dengan ritual adat yang dipandu para tetua adat di Kecamatan Sianjur Mulamula.

Turut hadir Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon, Anggota DPRD Pantas Limbong, Asisten I Tunggul Sinaga, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Kadis Lingkungan Hidup Edison Pasaribu, Kaban Kesbang Pol Dumoch Pandiangan, Camat Sianjur Mulamula Andry Limbong, Ketua Lembaga Adat dan Budaya Pantas Marroha Sinaga, raja bius sipitu tali dan bius sagala raja.

Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk mengapresiasi pembangunan Salib Suci “Silang Hangoluan”. Dengan adanya Salib tersebut, Ariston berharap masyarakat Kabupaten Samosir khususnya yang ada di Kecamatan Sianjur Mulamula dapat hidup dalam kasih, dan saling tolong-menolong sebagaimana arti dari Salib yang melambangkan kemuliaan bagi umat kristen yang membebaskan manusia dari segala dosa.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada ketua PPPLMI Bernhard Limbong sebagai inisiator pembangunan Salib ini. Kita pantas bersyukur karena ini merupakan suatu wujud kepedulian terhadap Bona Pasogit”, kata Ariston

Ariston yakin, pembangunan Salib Suci nantinya akan menjadi sebuah objek wisata religi baru yang berfokus pada aspek spritual dan keagamaan yang dapat mengeksplorasi dan memberi pemahaman pengamalan nilai-nilai agama.

Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk mendukung kesuksesan pembangunan Salib Suci, karena akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat kedepan.

Menurut Ariston, beberapa fasilitas yang dibangun akan menunjang pariwisata Samosir, Salib Hangoluan menjadi ikon yang dikembangkan kedepan, apalagi akan menjadi salah satu Salib tertinggi di Indonesia bahkan dunia.

“Saya tertegun dan sangat senang dalam acara ini. Masih ada putra daerah yang sangat peduli dengan daerah asalnya, mulai dari perencanaan sampai pembangunan. Saya yakin tempat ini akan menjadi salah satu ikon yang layak dikunjungi wisatawan dan menjadi suatu kebanggaan masyarakat Samosir”, tambah Ariston.

Untuk itu kata Ariston, seluruh masyarakat khususnya yang ada di Sianjur Mulamula diharapkan mendukung pembangunan Salib Suci “Silang Hangoluan”.

Ketua Parsadaan Pomparan Limbong Mulana Indonesia (PPLMI) Bernhard Limbong mengatakan bahwa dirinya terpikir untuk membangun Bona Pasogit, mengingat begitu banyaknya pembangunan yang ia lakukan di daerah lain, dan pemikiran ini menggugah pikirannya membangun Bona Pasogit.

“Saya dikasi Tuhan banyak berkat dan saatnya berbuat untuk Bona Pasogit, mulai dari Tugu Limbong Mulana, Titik Nol Habatahon dan Salib Hangoluan”, kata Bernhard.

Dijelaskan Bernhard, Salib Hangoluan akan dibangun dengan tinggi Salib 45 meter dan secara keseluruhan mulai dari lantai setinggi 52 meter, menelan biaya 50 Milyar dan merupakan dana pribadi sebagai bukti kepedulian kepada Bona Pasogit. Melengkapi bangunan Salib juga akan dibangun rumah doa.

“Menjadi suatu ikon Salib tertinggi di Dunia. Ini bukan mimpi, saya tidak pemberi harapan palsu, sebelum saya dipanggil Tuhan, saya akan berbuat sesuai dengan berkat yang diberi Tuhan”, tambah Bernhard

Ditengah efisiensi anggaran saat ini, Bernhard meminta Pemkab Samosir menjalin kerjasama agar dapat mencari PAD sehingga pembangunan dapat tetap berjalan.

Untuk itu, diharapkan Pemkab Samosir dapat meningkatkan human Resourcing agar program, visi misi Bupati dan Wabup dapat diterapkan dengan baik termasuk dalam menggali potensi-potensi yang ada di Kabupaten Samosir.

Sementara itu, Ketua DPRD Nasip Simbolon juga mengapresiasi niat pomparan marga Limbong yang telah melakukan pembangunan situs budaya mulai dari Tugu, titik nol Habatahon dan Salib Hangoluan.

Nasip menambahkan, Salib Hangoluan akan menjadi ikon wisata religi keagamaan yang akan banyak dikunjungi wisatawan.

“Saya mengapresiasi langkah ketua PPLMI yang telah mengucurkan dana pribadi untuk membangun jalan ke lokasi ini. Kedepan, mari tetap bersinergitas mewujudkan visi misi pemerintah, sehingga pembangunan dapat lebih baik. Kami sangat bangga, kami bersama pemerintah akan berusaha menjadikan lokasi ini menjadi lokasi wisata”, kata Nasip

Ketua LAB, Pantas Marroha Sinaga mengucapkan terima kasih kepada PPLMI yang sudah memberikan perhatian, memperbaiki Bona Pasogit Samosir. Ia berharap sekretariat lembaga adat sebagaimana yang telah direncanakan dapat terbangun di Sianjur Mulamula. Kedepan dan seterusnya, Pantas meminta pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk tetap memberi perhatian guna melestarikan budaya terutama situs Gunung Pusuk Buhit. “Kami dari lembaga adat bangga dan bahagia dengan adanya pembangunan Salib Hangoluan dan semoga membawa berkat serta kedamaian”, ucap Pantas.(hot)