DETEKSI.co-Tapteng, Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menyebabkan aktivitas penerbangan di Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing, Tapanuli Tengah (Tapteng), terhenti.
Penerbangan di Bandara terpaksa dihentikan sementara karena jarak pandang tidak memenuhi syarat keselamatan.
Kepala Bandara Dr. Ferdinand Lumbantobing, Willy Jonathan P. Sinaga, mengatakan dampak kabut asap mulai dirasakan sejak Rabu (14/10/2026).
“Jarak pandang menurun menjadi 3-5 kilometer hingga menyebabkan pembatalan penerbangan Wings Air rute Kualanamu-Pinangsori-Kualanamu,” kata Willy dalam rilis yang diterima, Jumat (16/10/2026).
Menurutnya, berdasarkan laporan pada Kamis (15/10/2026), kondisi kabut asap masih berlanjut, jarak pandang di bandara tersebut berada di bawah 3 kilometer.
Pihak Kantor UPBU Dr. Ferdinand Lumbantobing terus memantau perkembangan kabut asap yang berpotensi mengganggu penerbangan.
“Koordinasi dengan BMKG, instansi terkait, dan para pemangku kepentingan juga dilakukan untuk memastikan keselamatan operasional penerbangan,” tdrang Willy.
Kepala Bandara juga mengimbau pengguna jasa transportasi udara agar terus memantau informasi terkini dan berkoordinasi dengan maskapai sebelum melakukan perjalanan.
“Keselamatan penerbangan, tetap menjadi prioritas dalam menghadapi dampak kabut asap tersebut,” pungkasnya. (Rosianna Hutabarat)


