Wabup Ariston Sidauruk Temui Menteri Koperasi, Bahas Perkembangan KDMP dan Kopi Khas Samosir

Wakil Bupati Samosir menggelar pertemuan dengan Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Dalam pertemuan itu dibahas mengenai koperasi merah putih dan potensi koperasi reguler kopi khas Samosir.(DETEKSI.co/Dok Kominfo Samosir).

DETEKSI.co-Samosir, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, didampingi Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Samosir Rajoki R.Simarmata menemui menteri Koperasi RI.

Kunjungan ini, untuk diskusi program strategis, yang diterima langsung Menteri Koperasi Ferry Juliantono didampingi Deputi Kelembagaan dan Digitalisasi Hendra Saragih di ruang kerja Kementerian Koperasi di Jakarta, Kamis, (30/10/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Samosir menyampaikan perkembangan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di 134 Desa/Kelurahan se-Kabupaten Samosir, saat ini dalam proses penyempurnaan tata kelola dan kelembagaan.

Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, memberikan apresiasi dan menyambut baik inisiatif Pemerintah Kabupaten Samosir.

Ferry Juliantono menyampaikan kesediaannya untuk berkunjung langsung ke Kabupaten Samosir, bila kelembagaan dan hilirisasi koperasi kopi tersebut telah siap, sekaligus meresmikan koperasi dimaksud.

Sebelumnya Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk memaparkan potensi koperasi reguler pengelola kopi khas Samosir yang telah memiliki sertifikat Indikasi Geografis (IG), sebagai langkah penting menuju pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal.

Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di seluruh desa/kelurahan di Kabupaten Samosir, kata Ariston, merupakan langkah nyata untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Ia menambahkan, melalui koperasi, pihaknya ingin memastikan bahwa setiap warga desa dapat merasakan manfaat ekonomi secara langsung dan berkelanjutan.

Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Samosir Rajoki Simarmata turut menjelaskan, pengelolaan kopi di Samosir memiliki keunikan tersendiri mulai dari tahap pembibitan, penanaman, panen, hingga pengolahan biji kopi yang siap konsumsi maupun ekspor.

Hal ini kata Rajoki, menjadi peluang besar bagi koperasi lokal untuk berkembang menjadi koperasi unggulan yang berdaya saing nasional dan internasional.

“Kopi Samosir memiliki cita rasa dan karakteristik unik yang sudah diakui melalui Indikasi Geografis. Dengan dukungan Kementerian Koperasi RI, kami optimis koperasi pengelola kopi ini dapat berkembang hingga ke pasar nasional dan internasional,” ungkap Rajoki.

Sementara itu, Deputi Kelembagaan dan Digitalisasi Hendra Saragih akan menindaklanjuti hasil audiensi ini dengan berkoordinasi intens bersama Bappeda Litbang Kabupaten Samosir dan perangkat daerah terkait untuk mempercepat langkah implementasi di lapangan.

Mengakhiri diskusi tersebut, Wakil Bupati Samosir menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Menteri Koperasi RI kepada Kabupaten Samosir.

Ia berharap sinergi ini dapat memperkuat gerakan koperasi dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Samosir.(hot/rel).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']