Dugaan Asusila, Sopir Truk Dikejar Massa Dari Beberapa Desa

DETEKSI.co- Tapteng, Sopir truk berinsila AM (17), warga Kecamatan Kolang, Tapanuli Tengah, menjadi sasaran pengejaran massa dari beberapa desa, Sabtu (23/5/2026), sekira pukul 23.00 WIB.

Pengejaran tersebut dipicu oleh dugaan asusila (perbuatan cabul) yang dilakukan AM dengan seorang warga Desa Pardomuan, Kecamatan Sirandorung.

Beruntung, personel Polsek Sorkam, bergerak cepat mengevakuasi AM yang dikepung oleh massa di Desa Maduma, Kecamatan Sorkam Barat. Langkah ini diambil guna menghindari aksi main hakim sendiri oleh warga.

Kapolres Tapanuli Tengah melalui Plh Kapolsek Sorkam, Iptu Ahmad Affandi Hasibuan, menjelaskan kronologi kejadian bermula sekira pukul 22.00 WIB usai AM membongkar muatan kelapa sawit di PT Nauli Sawit Kebun Sirandorung.

Saat hendak keluar, truk bernomor polisi BK 8206 BC yang dikendarai AM dihadang oleh dua pria yang mengaku sebagai keluarga dari mantan kekasihnya.

“Karena menerima ancaman verbal dari pihak penghadang, AM yang merasa takut langsung melarikan diri dengan memacu truknya. Hal itu memicu pengejaran oleh pihak keluarga yang dibantu oleh warga dari sejumlah desa yang dilintasi,” jelas Iptu Ahmad Affandi, Minggu (24/5/2026).

Sepanjang rute pelarian, sambung Affandi, massa sempat memasang barikade berupa meja, kursi, ban, hingga kayu di tengah jalan untuk menghentikan truk.

Di kawasan Jembatan Husor, Kecamatan Andam Dewi, truk mengalami kerusakan pada kaca depan akibat terkena lemparan batu dari massa, yang juga menyebabkan luka ringan pada tangan kanan AM.

Pelarian AM berakhir di Desa Maduma, Kecamatan Sorkam Barat. Ia menghentikan kendaraannya di sebuah warung milik warga setempat dan langsung mengamankan diri ke dalam salah satu kamar, sebelum massa berkumpul mengepung lokasi.

“Didampingi dua personel TNI AD dari Koramil Sorkam, kita langsung mendatangi TKP dan membubarkan massa sekaligus mengevakuasi terduga pelaku,” imbuh Affandi.

Saat ini, AM beserta satu unit truk Cold Diesel BK 8206 BC diamankan di Mapolsek Sorkam dalam keadaan aman dan kondusif.

“Sebagai rencana tindak lanjut, Polsek Sorkam akan segera berkoordinasi dan menghubungi pihak keluarga dari perempuan yang diduga menjadi korban dalam perkara asusila tersebut, untuk diarahkan membuat laporan resmi ke kepolisian, agar dapat diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Affandi. (RH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']