DETEKSI.co-Medan, Pengembangan kawasan industri Sumut menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan kawasan industri dan pusat ekonomi sebagai penggerak investasi serta penciptaan lapangan kerja.
Komitmen tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menerima audiensi jajaran Danareksa dan PT Kawasan Industri Medan (KIM) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Senin (29/6/2026).
Pengembangan kawasan industri Sumut diharapkan mampu mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam target tersebut, Sumatera Utara diproyeksikan memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi sebesar 6,7 hingga 7,1 persen.
Bobby Nasution menilai pencapaian target tersebut membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, badan usaha milik negara (BUMN), serta badan usaha milik daerah (BUMD). Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mempercepat pengembangan sentra usaha, kawasan industri, dan pusat-pusat ekonomi baru.
Menurut Bobby, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga terus melakukan evaluasi terhadap kinerja BUMD agar mampu mengoptimalkan aset dan sumber daya yang dimiliki secara lebih profesional.
Ia meyakini BUMD akan memiliki daya saing yang lebih kuat apabila mampu membangun kolaborasi dengan BUMN maupun pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Selain memperkuat kolaborasi, Pemprov Sumut telah menyiapkan lahan yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kawasan industri baru. Pemerintah daerah juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai perusahaan yang berminat melakukan investasi di Sumatera Utara.
Bobby berharap realisasi investasi dapat berlangsung lebih cepat sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat, baik melalui peningkatan aktivitas ekonomi maupun terbukanya lapangan pekerjaan baru.
Pengembangan kawasan industri Sumut juga mendapat dukungan dari Danareksa. Direktur Utama Danareksa Ngurah Wirawan mengatakan pemerintah pusat akan memberikan dukungan dari sisi tata ruang, sedangkan pelaksanaan pengembangan kawasan tetap menjadi kewenangan pemerintah daerah.
Menurut Ngurah, Danareksa telah menyiapkan sejumlah langkah lanjutan untuk menindaklanjuti tawaran kerja sama dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam pengembangan industri baru.
Ia menjelaskan, salah satu konsep yang tengah disiapkan adalah pengembangan industri secara vertikal di kawasan perkotaan serta pengembangan industri secara horizontal pada wilayah yang masih memiliki ketersediaan lahan.
Ngurah optimistis pengembangan kawasan industri dan kawasan ekonomi tersebut akan menjadi salah satu faktor yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada masa mendatang.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Direktur Umum Danareksa Andi Seto, Komisaris PT Kawasan Industri Medan (KIM) Kahfi Aulia, Direktur PT KIM Daly Mulyana, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta jajaran PT KIM dan Danareksa. (Red)


