LCC BMKG Sumut 2026: 194 Sekolah Bertanding, Ini Daftar Juara

DETEKSI.co-Medan, LCC BMKG Sumut 2026 menjadi ajang edukasi kebencanaan bagi pelajar SMA, MA, SMK, dan sederajat di Sumatera Utara. Kompetisi yang digelar Balai Besar BMKG Wilayah I tersebut diikuti 194 sekolah dari seluruh kabupaten/kota di Sumut.

Babak semifinal dan final berlangsung secara luring di Balai Besar BMKG Wilayah I Medan, Jalan Ngumban Surbakti II No. 15, Medan, Selasa (4/8/2026).

Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) BMKG Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut membantu memperkuat literasi kebencanaan dan budaya sadar risiko di kalangan generasi muda.

Apresiasi itu disampaikan Surya setelah menyerahkan hadiah kepada para pemenang LCC BMKG tingkat SMA/MA/SMK/sederajat se-Sumut.

Surya mengatakan pendidikan kebencanaan merupakan investasi penting untuk membentuk sumber daya manusia yang tangguh dan mampu beradaptasi dengan berbagai ancaman bencana.

Menurutnya, Sumatera Utara termasuk wilayah yang memiliki kerawanan terhadap berbagai jenis bencana alam. Karena itu, pengetahuan dan kesiapsiagaan perlu diperkenalkan sejak usia sekolah.

“Indonesia, termasuk Provinsi Sumatera Utara, merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan terhadap berbagai bencana alam. Oleh karena itu, membangun budaya sadar risiko bencana harus dimulai sejak usia sekolah melalui peningkatan pengetahuan, kesiapsiagaan, dan literasi sains,” ujar Surya.

Ia menilai program edukasi yang konsisten dari BMKG menjadi langkah strategis untuk mengenalkan meteorologi, klimatologi, dan geofisika kepada pelajar.

LCC BMKG juga dinilai bukan hanya kompetisi akademik. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk melatih kemampuan berpikir kritis, kerja sama, kepedulian terhadap lingkungan, dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Kompetisi ini bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi juara. Yang lebih penting adalah tumbuhnya semangat belajar, kemampuan berpikir ilmiah, kepedulian terhadap lingkungan, dan kesiapan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” katanya.

Surya mengajak seluruh satuan pendidikan mengembangkan budaya literasi kebencanaan di lingkungan sekolah.

Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang yang aman dan tangguh. Peserta didik juga diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi memahami pentingnya keselamatan diri dan lingkungan.

Pemprov Sumut, kata Surya, berkomitmen memperkuat sinergi dengan BMKG, pemerintah kabupaten dan kota, dunia pendidikan, serta pemangku kepentingan lainnya.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.

Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumut, Dinas Pendidikan, dan Kementerian Agama yang telah mendukung penyelenggaraan LCC BMKG 2026.

Nelly menjelaskan, lomba tersebut bertujuan meningkatkan wawasan pelajar mengenai meteorologi, klimatologi, geofisika, serta mitigasi bencana.

Pengetahuan tersebut dinilai penting karena Sumatera Utara menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan gempa bumi.

Nelly mengaku bangga melihat kemampuan para peserta. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti lomba tidak berhenti pada peserta, tetapi dapat dibagikan kepada masyarakat.

Ia juga berharap pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan terus meningkatkan kesiapsiagaan serta respons menghadapi berbagai potensi bencana.

Kepala Balai Besar BMKG Wilayah I Medan Hendro Nugroho mengatakan LCC BMKG 2026 merupakan bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan pelajar tentang tugas dan fungsi BMKG serta mitigasi bencana.

Kompetisi tahun ini diikuti 194 sekolah dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara.

Pelaksanaan lomba berlangsung dalam tiga tahapan. Babak penyisihan dilakukan secara daring, sedangkan semifinal dan final digelar secara luring.

Pada babak semifinal dan final, terdapat delapan tim terbaik yang berkompetisi untuk memperebutkan posisi juara.

Empat sekolah berhasil menjadi pemenang LCC BMKG Tahun 2026 tingkat SMA/MA/SMK/sederajat se-Sumatera Utara.

Berikut daftar lengkapnya:

Juara I: SMA Negeri 2 Balige.
Juara II: SMA Negeri 1 Matauli Pandan.
Juara III: SMA Negeri 1 Laguboti.
Juara IV: SMA Negeri 1 Sidikalang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut yang diwakili Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Porman Mahulae, Kepala Dinas Sosial Sumut Ady Putra Parlaungan, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumut Mulyono. (Ril)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']