DETEKSI.co-Medan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan P-APBD 2026 diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik dan mempercepat pembangunan, terutama penanganan banjir, infrastruktur, pendidikan, serta pembangunan kawasan Medan Utara.
Hal itu disampaikan Rico Waas saat memberikan tanggapan kepala daerah atas pemandangan umum fraksi DPRD Medan terhadap Ranperda P-APBD 2026 dalam Sidang Paripurna DPRD Medan, Senin (21/9/2026).
Rico mengatakan penanganan banjir akan dilakukan berdasarkan pemetaan lokasi genangan dan ditangani sebagai satu sistem dari hulu hingga hilir. Pemko Medan juga berkoordinasi dengan BBWS Sumatera II, Pemprov Sumut, instansi vertikal, dan pemerintah daerah berbatasan.
Di bidang pendidikan, tambahan anggaran diarahkan untuk pakaian dan perlengkapan sekolah bagi siswa terdampak banjir, perbaikan ruang kelas, mebel, kesejahteraan tenaga pendidik, serta pemeliharaan bangunan cagar budaya.
Pemko Medan juga menganggarkan penanganan 500 siswa putus sekolah melalui program pendidikan nonformal Paket A, B, dan C. Sebanyak 86 SD telah diregrouping sehingga jumlah SD Negeri berkurang dari 381 menjadi 295 sekolah.
Untuk infrastruktur, Pemko Medan melaksanakan rehabilitasi puskesmas dan pustu serta 35 SD dan SMP Negeri. Penanganan jalan, drainase dan jembatan juga menjadi bagian dari prioritas.
Menjawab Fraksi PKS, Rico menyebut pembangunan Medan Utara mencakup sistem drainase, jalan, air minum, air limbah, penataan kawasan permukiman, hingga perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Pemko Medan juga memperoleh tambahan Transfer Keuangan Daerah (TKD) lebih dari Rp565 miliar berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 59 Tahun 2026.
Rico menegaskan setiap tambahan anggaran harus memiliki target yang terukur dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemko Medan juga menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,2–5,7 persen, IPM 83,02–83,34 poin, kemiskinan 7,0–7,5 persen, serta TPT 7,85 persen.
“Setiap perubahan dan tambahan anggaran harus didasarkan pada alasan yang jelas, target terukur, serta memberikan manfaat nyata,” tegas Rico.(Red/d)


