DETEKSI.co-NTT, Presiden Prabowo Subianto mengunjungi posko pengungsian di Lapangan Berdikari, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/2026).
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di tengah pengungsi NTT tersebut menjadi momen penuh haru. Setibanya di lokasi, Presiden menyapa masyarakat yang terdampak bencana.
Sapaan Presiden mendapat respons dari warga dan anak-anak yang berada di posko. Mereka menyambut Kepala Negara dengan senyum dan antusias.
Presiden kemudian meninjau dapur umum yang digunakan untuk menyiapkan makanan bagi masyarakat terdampak.
Di lokasi tersebut, Prabowo menyapa petugas yang sedang memasak dan menyiapkan makanan. Presiden juga melihat langsung menu yang disiapkan di dapur lapangan Polri.
Setelah meninjau dapur umum dan dapur lapangan Polri, Presiden Prabowo melanjutkan kunjungan ke tenda pengungsian.
Suasana berubah menjadi haru ketika Presiden bertemu langsung dengan para pengungsi.
Sejumlah warga terlihat menangis dan memeluk Presiden sebagai ungkapan rasa haru saat bertemu langsung dengan Kepala Negara.
Dalam kunjungannya, Prabowo menyampaikan belasungkawa kepada masyarakat Flores dan wilayah lain yang terdampak bencana, terutama keluarga yang kehilangan anggota keluarganya.
“Saya datang untuk melihat langkah-langkah yang sudah diambil dan saya menyampaikan kepada seluruh rakyat Flores, daerah-daerah yang kena bencana, ucapan belasungkawa saya, mereka yang kehilangan keluarganya,” kata Presiden.
Presiden Prabowo mengatakan pemerintah akan terus memantau kondisi dan mengambil langkah yang diperlukan dalam penanganan bencana di NTT.
Ia juga meminta masyarakat tetap tenang dan waspada menghadapi kondisi setelah bencana.
“Ini masalah alam, kita waspadai, kita belajar dan kita ambil langkah-langkah persiapan,” ujar Prabowo.
Presiden menyebut berdasarkan keterangan para ahli, masyarakat diperkirakan masih membutuhkan waktu hingga sekitar tiga minggu untuk mencapai kondisi yang relatif aman.
Setelah kondisi dinilai lebih aman, pemerintah akan mulai mengambil langkah pembangunan hunian sementara dan melakukan perbaikan rumah warga yang terdampak.
“Menurut para ahli, kita butuh kurang lebih sabar mungkin maksimal mungkin 3 minggu lagi ya, baru relatif aman semuanya, kita mulai nanti bangun hunian-hunian sementara dan perbaikan rumah-rumah dan sebagainya,” ucapnya.
Di hadapan masyarakat terdampak, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan warga menghadapi kondisi pascabencana seorang diri.
“Percayalah pemerintah tidak akan membiarkan saudara sendiri. Kita hadir dan kita akan terus membantu saudara-saudara,” lanjut Presiden.
Kunjungan ke posko pengungsian di Kabupaten Nagekeo tersebut dilakukan untuk melihat langsung penanganan bencana sekaligus mendengar kondisi masyarakat terdampak.
Di tengah situasi pascabencana, Presiden Prabowo memastikan pemerintah terus hadir untuk membantu masyarakat NTT. (Ril)


