DETEKSI.co-MESUJI, Menyusul luasnya penyebaran informasi terkait kondisi Adik Azizah yang menjadi sorotan di media sosial, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P3AP2KB) Kabupaten Mesuji, Ismail Fathoni, SKM, didampingi jajaran Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA), melakukan kunjungan langsung ke Desa Kebun Dalam, Kecamatan Way Serdang. Rabu(9/9/2026).
Langkah itu diambil guna memantau kondisi sebenarnya serta memastikan perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak tersebut terjamin dengan baik.
Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Mesuji dalam menjamin setiap anak berhak tumbuh dan berkembang secara layak, mendapatkan akses pendidikan, pelayanan kesehatan, rasa aman, serta terlindungi dari segala bentuk kekerasan, penganiayaan, maupun diskriminasi.
“Perlindungan dan pemenuhan hak anak adalah tanggung jawab bersama, sekaligus amanah yang harus kita junjung tinggi. Melalui kunjungan ini, kami ingin memastikan kebijakan dan layanan yang disediakan benar-benar dirasakan manfaatnya, sehingga setiap anak di Mesuji bisa tumbuh di lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang,” ujar Ismail Fathoni.
Dari hasil penelusuran dan investigasi di lapangan, diketahui bahwa keberadaan Adik Azizah di lokasi kebun karet bukan karena niat orang tuanya menelantarkan anak, melainkan akibat tekanan kondisi ekonomi yang sulit. Ayah kandungnya, Dedi, terpaksa membawa anaknya ke lokasi kerja deres karet di kawasan Moro Seneng wilayah Register 45, karena belum ada pihak yang bisa dipercaya dirinya untuk menitipkan sang anak. Sementara itu, ibu kandung Azizah sudah berpisah dan saat ini dikabarkan sudah bekerja di wilayah-wilayah kabupaten lain.
“Anak ini tidak bisa ditinggalkan begitu saja,” ungkap Dedi dengan nada haru.
Pihak keluarga pun menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan berbagai pihak. “Kami selaku keluarga sangat berterima kasih atas bantuan semua pihak, salah satunya Pemerintah Daerah Mesuji yang telah datang langsung ke tempat kami, memberikan bantuan sembako, mendampingi, serta memberikan edukasi, wawasan, dan solusi terkait hal yang kami alami yang sempat viral. Kami juga berterima kasih kepada para pembuat konten(Creator) yang telah membantu dan meringankan beban kami selama bekerja di kebun karet Moro Seneng,” tutur Dedi.
Dinas P3AP2KB Kabupaten Mesuji menegaskan akan terus bergerak aktif, bersinergi dengan berbagai pihak, serta mengoptimalkan peran UPTD PPA agar tidak ada satu pun anak yang tertinggal atau tidak mendapatkan perlindungan yang layak.
“Mari kita bergandengan tangan, membangun kepedulian, dan menciptakan lingkungan yang ramah anak, demi masa depan yang cerah bagi seluruh generasi penerus di Kabupaten Mesuji,” tambah Ismail Fathoni.
Terkait penanganan administrasi kependudukan, Camat Way Serdang Suryadi, S.H., yang diwakili Sekretaris Kecamatan Nurhasan, menyatakan pihaknya siap membantu dan memfasilitasi segala kebutuhan administrasi kependudukan bagi seluruh keluarga Adik Azizah.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Kebun Dalam Lilik Nurhayati, yang diwakili Sekretaris Desa Robi Fernando, siap memproses dan membantu penyelesaian seluruh dokumen administrasi yang diperlukan secara cuma-cuma.
Turut hadir dalam kunjungan dan pemantauan ini, Kepala Dinas P3AP2KB beserta jajaran UPTD PPA, Sekretaris Kecamatan Way Serdang, perwakilan Kepala Desa Kebun Dalam, perwakilan Kapolsek Way Serdang Kanit Binmas Aiptu Moris Hamdani, perwakilan Dinas Sosial Heriyanto, Pengawas PLKB Johansyah S.Sos, serta aparatur setempat.
(Mumu Mahfudin/Yanguji)


