DETEKSI.co-Pematangsiantar, Dikmata TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 resmi ditutup di Lapangan Jenderal Soedirman, Rindam I/BB, Rabu (9/9/2026).
Upacara penutupan dipimpin Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa. Sebanyak 1.955 siswa resmi dilantik menjadi prajurit TNI AD dengan pangkat Prajurit Dua (Prada) setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan.
Setibanya di Mako Rindam I/BB, Pangdam menerima laporan dari Danrindam I/BB Brigjen TNI Abdul Razak Rangkuti. Ia juga menerima penghormatan dari regu jajar kehormatan sebelum menuju lapangan upacara.
Rangkaian penutupan Dikmata TNI AD dilanjutkan dengan pembacaan pernyataan resmi penutupan pendidikan dan surat keputusan.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Tamtama, penerimaan medali dan ijazah, pengucapan sumpah prajurit, serta penandatanganan berita acara penyumpahan.
Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang dibacakan Pangdam I/BB, disampaikan ucapan selamat kepada 19.114 mantan siswa di seluruh jajaran TNI AD yang telah menyelesaikan pendidikan dan resmi dilantik menjadi prajurit TNI AD.
Keberhasilan tersebut disebut tidak terlepas dari kesungguhan, kedisiplinan, dan kerja keras para prajurit. Dukungan lembaga pendidikan serta doa dan dukungan orang tua juga menjadi bagian penting dalam keberhasilan pendidikan tersebut.
KSAD juga menekankan bahwa pembangunan kekuatan TNI AD terus dipacu, termasuk pembentukan Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP).
Prajurit tidak hanya dipersiapkan untuk melaksanakan tugas pertempuran. Mereka juga diarahkan untuk mendukung percepatan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Peran tersebut terutama diperlukan di wilayah perbatasan dan daerah rawan. Kepercayaan negara tersebut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan amanah.
Para Tamtama Remaja diminta menjadikan pendidikan selama dua bulan sebagai bekal awal untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan.
Mereka juga diingatkan agar menjaga disiplin, kehormatan diri, serta nama baik satuan. Setiap prajurit diminta memberikan kemampuan terbaik dalam setiap penugasan.
Pelantikan tersebut bukan akhir dari perjalanan. Sebaliknya, pelantikan menjadi awal perjalanan panjang pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dan penghargaan kepada mantan siswa berprestasi.
Prosesi juga diisi pengalungan medali, penyerahan piagam, foto bersama, serta demonstrasi keterampilan oleh para Tamtama Remaja.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Kasdam I/BB, Irdam I/BB, Danrindam I/BB, Danrem 022/PT, para pejabat utama Kodam I/BB, para Kabalakdam, para Dansat, serta unsur Forkopimda dari Pematangsiantar, Simalungun, Batu Bara, dan Toba. (Ril)


