DETEKSI.co-Tapteng, Pemkab Tapteng melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar aksi gotong royong dan pembersihan sampah secara massal, di Kecamatan Pandan dan Kecamatan Sarudik, Jumat (18/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati World Clean Up Day (WCU) 2026, sekaligus mempercepat penanganan kebersihan pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.
Aksi bersih-bersih lingkungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Erniwati Batubara.
Dalam pelaksanaannya, petugas memfokuskan kegiatan pada pengangkutan sampah sisa banjir, pembersihan area permukiman, serta penyisiran sisa-sisa sampah hasil gotong royong warga di tingkat kelurahan yang sebelumnya belum sempat terangkut.
Erniwati menyampaikan bahwa aksi ini bukan sekadar agenda seremonial semata, melainkan wujud langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Selain untuk memulihkan kondisi wilayah pascabencana, kegiatan ini juga ditujukan untuk mengedukasi serta menggerakkan kesadaran warga, agar lebih aktif dan peduli dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
“Pemkab Tapteng berkomitmen untuk menjadikan aksi gotong royong ini sebagai program yang berkelanjutan,” ujar Erniwati.
Melalui langkah mitigasi yang didukung pengelolaan sampah terintegrasi, diharapkan saluran air tidak kembali tersumbat sehingga risiko bencana banjir di masa mendatang dapat diminimalkan. (Rosianna Hutabarat)


