DETEKSI.co-Langkat, Pemerintah melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) bersama Mitra Kerja Komisi IX DPR RI menyelenggarakan *Sosialisasi Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja,* pada hari ini, Kamis, 11 September 2025.
Sosialisasi ini menjelaskan apa itu *Program Bangga Kencana,* yaitu Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana. *Program Bangga Kencana* sebagai salah satu strategi percepatan pembangunan keluarga untuk mendukung *Indonesia Emas 2045.* Kemendukbangga/BKKBN telah menyusun strategi percepatan *_Quick Wins_* itu dengan 5 (lima) program utama,
1. *GENTING* (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah _Stunting_). Program ini merupakan program gotong royong membentuk gerakan kolaboratif dimana masyarakat menjadi ‘orang tua asuh’ bagi balita berisiko _stunting_.
2. *GATI* (Gerakan Ayah Teladan Indonesia). Inisiatif ini mendorong peran aktif ayah dalam pengasuhan anak, menghadirkan figur (partisipasi) ayah yang menjadi teladan.
3. *TAMASYA* (Taman Asuh Sayang Anak). Konsep _daycare_ unggul dan terstandarisasi melalui kolaborasi pemerintah dan sektor swasta. Fokusnya memastikan pelayanan pengasuhan berkualitas bagi anak-anak, terutama selama jam produktif orang tua.
4. *SIDAYA* (Lansia Berdaya). Program yang fokus pada pemberdayaan lansia agar tetap sehat, produktif, mandiri, dan bahagia.
5. *Super Apps* ‘Keluarga Indonesia’. Pengembangan aplikasi layanan keluarga berbasis kecerdasan buatan (AI). Aplikasi ini menyediakan berbagai layanan seputar keluarga sejahtera.
Sosialisasi ini juga menjelaskan tentang bagaimana *Program Bangga Kencana* itu sendiri telah berlangsung di Kecamatan Secanggang, pelaksanaannya di lapangan, juga dipaparkan dengan jelas kondisi keluarga-keluarga di daerah tersebut.
Pentingnya perencanaan keluarga karena keluarga merupakan pondasi utama sebagai pembentuk karakter dan kepribadian individu anak. Melalui *Program Bangga Kencana* mendorong pentingnya perencanaan pembentukan keluarga dalam menuju *Indonesia Emas 2045.* Salah satunya adalah pentingnya pemberian gizi yang baik bagi anak sebagai pencegahan _stunting_. Peningkatan kesehatan reproduksi dan gizi keluarga dapat meningkatkan kualitas keluarga dan penurunan angka _stunting_.
Ada 3 (tiga) narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan *Sosialisasi Program Bangga Kencana* ini, yaitu Ari Armawan, S.Kom. dari Provinsi Sumatera Utara selaku Ketua Tim Pokja Advokasi dan KIE Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Farhan Sahbiru, A.Md. mewakili dari OPDKB Kabupaten Langkat, dan Delia Pratiwi br. Sitepu, S.H. sebagai mitra kerja selaku Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi Partai Golkar Dapil Sumatera Utara III.
Kegiatan *Sosialisasi Program Bangga Kencana* ini dibuka oleh Camat Kecamatan Secanggang, Persadanta Sembiring S.H., MAP. dan ditutup dengan foto bersama dengan seluruh pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. (Tim)


