Beranda blog Halaman 1861

Anggota DPRD Medan Minta OPD Ikuti Ritme Kerja Walikota

0

DETEKSI.co – Medan, Anggota DPRD Medan yang tergabung di Panitia Khusus (Pansus) Ranperda RPJMD saat pembahasan di gedung DPRD Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Sabtu (07/08/2021) sore minta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan dituntut harus mampu mengikuti ritme kerja Walikota Medan Bobby Nasution. Sehingga, visi misi dan program prioritas pembangunan Kota Medan yang tertuang dalam Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan 2021 2026 dapat terwujud.

Untuk itu kata Mulia Asri Rambe yang akrab disapa Bayek, menekankan kepada seluruh OPD jajaran Pemko Medan supaya melakukan kolaborasi antar OPD dan instansi terkait. “Gunakan teknologi dan kolaborasi setiap menjalankan tugas dan perencanaan program. SDM (Sumber Daya Manusia) yang cemerlang dan langkah gesit dibutuhkan mengikuti gerak cepat langkah Bobby,” sebut Bayek.

Penekanan yang sama dikuatkan Ketua Pansus RPJMD Kota Meean 2021-2026 Sudari ST, kepada seluruh pimpinan OPD dituntut mampu mengikuti ritme kerja Walikota Medan Bobby Afif Nasution. “Seluruh OPD harus paham dengan apa yang tertuang dalam program RPJMD. Sehingga visi misi Walikota benar benar tercapai,” ujar Sudari.

Dikatakan Sudari, saat ini sudah jelas terlihat keseriusan Walikota Medan Bobby Nasution untuk membangun kota Medan. “Melakukan berbagai gebrakan untuk perbaikan pembangunan. Tentu, jika hal tersebut tidak didukung OPD maka akan sia sia. Kami dari Legislatif akan lebih mensuport langkah Pemko Medan demi peningkatan pembangunan yang lebih baik,” tandas Sudari.

Kita lihat, kinerja dan jadwal padat Walikota Medan siang dan malam demi perbaikan Kota Medan. “Harus kita dukung, tak ada lagi dalam benak beliau (red-Bobby Nasution) mencari uang untuk pribadi namun fokus perbaikan pembangunan di Kota Medan,” sebut Sudari ST yang juga sekretaris DPD PAN Kota Medan itu.

Selanjutnya Sudari menyampaikan kepada pimpinan OPD supaya bekerja maksimal menggunakan anggaran dan menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menyesuaikan program dengan pertimbangan nuansa Covid 19 sehingga terhindar Silpa.

Rapat pembahasan RPJMD dipimpin Ketua Pansus Sudari ST didampingi Mulia Asri Rambe (Bayek), Wong Cun Wen, David Roni Ganda Sinaga, Edi Saputra, Parlindungan Sipahutar, Dedy Aksyari Nasution, Hendri Duin, Afif Abdillah dan Renville Napitupulu.

Hadir jajaran Pemko Medan, Kepala Bappeda, Benny Iskandar, Kadis PU Zulfansyah, Plt PKPPR Martondi, Kadis Sosial Sutan Endar Lubis, Kasat Pol PP, M Sofyan, Kadis Dukcapil Zulkarnaen, Kadis Pendidikan Adlan.(Red/Van)

Anggota DPRD Medan Edi Saputra Tuding Plt Kadinkes Kota Medan Tidak Bisa Diajak Kordinasi Soal Keluhan Kesehatan

0

DETEKSI.co – Medan, Anggota DPRD Medan Edi Saputra yang tergabung di Panitia khusus (Pansus) Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026 Kota Medan keluhkan keberadaan Syamsul Nasution selaku Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Medan. Syamsul Nasution dituding tidak kooperatif dan tidak pernah bisa diajak kordinasi soal keluhan kesehatan.

“Plt Kadinkes Medan tak pernah bisa dihubungi lewat telephon, bahkan WA tidak pernah dibalas. Plt Kadis sekarang Syamsul Nasution sama penyakitnya dengan Kadis sebelumnya Edwin. Ini perlu menjadi perhatian karena tidak pernah kooperatif,” cetus Edi Saputra saat rapat rapat pembahasan Ranperda RPJMD di gedung DPRD Medan Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Sabtu (07/08/2021).

Disampaikan Edi Saputra dari politisi PAN itu, saat ini anggota dewan banyak menerima keluhan masyarakat soal kesehatan dan perlu koordinasi dengan Kadinkes. Namun, semua itu tidak bisa diselesaikan karena Dinkes tidak bisa diajak kordinasi.

“Kami tidak minta duit atau proyek. Yang kami urusi keluhan warga yang membutuhkan kordinasi dan bantuan perbaikan kesehatan. Tentu kami ingin berkoordinasi untuk solusi terbaik. Sikap Plt Kadinkes sangat kita sesalkan,” sebut Edi Saputra.

Untuk itu, ke depan kiranya OPD Jajaran Pemko Medan dapat bersinerji dengan anggota DPRD Medan membangun Kota Medan. Begitu juga sesama OPD harus saling membangun kordinasi demi membantu masyarakat dan peningkatan pembangunan.

“Kaitan kami dengan OPD sebagai mitra, yang mau kami sampaikan keluhan masyarakat dan wajib kami sahuti. Tentu perlu keharmonisan diantara eksekutif dan legislatif. Kiranya hubungan komunikasi terus terbangun. Sehingga konstituen kami tidak kecewa ,” tandas Edi Saputra.

Ditambahkan Edi, 5 Tahun ke depan dalam RPJMD diharapkan memilik keseimbangan sosial dan fisik. Maka dalam penyusunan RPJMD harus seimbang program sosial dan fisik. Begitu juga hubungan harmonis kami dan OPD jangan terabaikan. “Efektifnya kepemimlpinan Walikota Medan diharapkan ada keseimbangan yang perlu diperhatikan,” tandas Edi.

Keluhan Edi juga disahuti Ketua Pansus RPJMD Sudari ST, sorotan dewan akan dijadikan rekomendasi Pansus. Karena menurut Sudari tanpa kolaborasi dan koordinasi sulit melakukan perbaikan persoalan di masyarakat.

“Sepanjang persoalan yang disampaikan dewan silahkan dilayani. Tapi kalau macam macam terkait proyek, langsung blokir,” tandas Sudari.

Menyahuti tudingan dewan, sekretaris Dinkes Medan Irma menyampaikan, ketidakhadiran Plt Kadis Kesehatan Syamsul Nasution pada saat rapat Pansus dikarenakan Syamsul sedang sakit.

Sedangkan masalah sulit dihubungi menurut Irma hal itu secara kebetulan. “Tidak lah seperti itu,” ujar Irma sambil lalu kepada wartawan.

Rapat Pansus RPJMD dipimpin Sudari ST didampingi Mulia Asri Rambe (Bayek), Wong Cun Wen, David Roni Ganda Sinaga, Edi Saputra, Parlindungan Sipahutar, Dedy Aksyari Nasution, Hendri Duin, Afif Abdillah dan Renville Napitupulu.

Hadir jajaran Pemko Medan, Kepala Bappeda, Benny Iskandar, Kadis PU Zulfansyah, Plt PKPPR Martondi, Kadis Sosial Sutan Endar Lubis, Kasat Pol PP, M Sofyan, Kadis Dukcapil Zulkarnaen, Kadis Pendidikan Adlan dan sekretaris Dinkes Medan Irma. (Red/Van)

Ipda O Daeli Sampaikan Pembekalan Kepada Kelompok Kerja Kantor Bupati Nias Barat

0

DETEKSI.co – Nias Barat, Pemerintah Kabupaten Nias Barat melalui bagian umum kantor bupati laksanakan pembekalan kepada Pegawai dan PTT Kantor Bupati Nias Barat, bertempat di Toziro Beach Desa Sirombu Kecamatan Sirombu Kabupaten Nias Barat, Sabtu (07/08/2021).

Peserta pembekalan ini yakni Ajudan Bupati dan Wakil Bupati serta Sekda, Sopir Dinas Bupati dan Wakil Bupati serta Sekda, Resepsionis Kantor Bupati, ADC ruangan Bupati dan Wakil Bupati serta Sekda, Para staf dan PTT Bagian Umum dan Bagian Protokol, Humas Kantor Bupati, dan jaga malam Kantor Bupati, dan juga dihadiri oleh beberapa insan pers.

Melalui kata pembukaan, KBU menjelaskan bahwa pembekalan ini dilaksanakan dengan tujuan agar dapat meningkatkan disiplin, meningkatkan etika sopan dan loyalitas serta menjalin ke kompakan, serta punya rasa bertanggung jawab terhadap tugas yang sudah diberikan untuk mensukseskan tugas tugas demi mencapai hasil yang terbaik.

Pada pembekalan kepada para staf dan ptt Kantor Bupati, Kapolsek Sirombu Ipda. Osiduhugo Daeli sebagai narasumber dan Kabag Protokol sebagai moderator.

Dalam Arahan Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu menyampaikan terimakasih kepada O Daeli yang telah meluangkan waktu menyampaikan materi pembekalan kepada peserta.
Serta beliau mengharapkan kepada seluruh peserta dapat bekerja dengan baik demi daerah kita tercinta nias barat yang lebih maju serta meningkatkan kedisiplinan dan terus jalin kekompakan.

Sesuai pantauan wartawan deteksi.co, pelaksanaan pembekalan kepada pegawai dan staf serta PTT Kantor Bupati Nias Barat berjalan sukses serta mematuhi protokol kesehatan.
(Utema Gulo)

Kakek Korban Hanyut di Getek Kampung Subur Akhirnya Ditemukan

0

DETEKSI.co – Asahan, Kakek korban hanyut di getek Anggoro tepatnya Dusun III Desa Subur Kecamatan Air Joman, Muhammad Ali (63) warga Lingkungan 10 Kelurahan Siumbut baru Kecamatan Kota Kisaran Timur Kabupaten Asahan, akhirnya ditemukan, Sabtu (7/8/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Informasi didapat, korban pertama kali ditemukan oleh masyarakat kemudian dilaporkan kepada Tim Gabungan Basarnas Asahan-Tanjungbalai bersama BPBD Asahan yang sedang melakukan pencarian, tidak jauh dari titik awal korban dinyatakan hilang dan dalam keadaan meninggal dunia.

Menurut Kapos Basarnas Tanjungbalai-Asahan Adi Pandawa mengatakan, jasad korban ditemukan pada hari kedua pencarian, setelah muncul kepermukaan air dan dalam keadaan telungkup.

“Korban ditemukan tidak jauh dari titik awal dinyatakan hilang, sekitar kurang lebih 500 Meter, dalam keadaan telungkup dan sudah meninggal dunia,” terang Adi Pandawa.

Ditambahkan Adi Pandawa, setelah korban ditemukan, Tim Gabungan mengevakuasi korban, dan menyerahkanterimakan kepada pihak keluarga untuk keperluan pemakaman.

“Korban sudah kita evakuasi dan serahterimakan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, dikerenakan korban sudah ditemukan, maka pencarian dinyatakan ditutup dan semua personil kembali ke intitusi masing masing,” tutup Adi Pandawa.

Diketahui sebelumnya, pada hari Jumat 6 Agustus 2021 sekitar pukul 10.00 WIB, korban bersama cucunya Ahmad Maulana Panjaitan (4) mengenderai sepeda motor Supra berniat hendak menyebrang melewati sungai menuju Desa Sei Kamah Kecamatan Sei Dadap dengan menaiki getek Anggoro. Naas korban terjatuh ke sungai bersama cucu dan sepeda motornya. Kemudian cucu dan sepeda motor korban dapat diselamatkan warga, namun sang kakek hilang terbawa arus sungai.(Dek)

TNI AL Kembali Gelar Serbuan Vaksinasi Covid-19 Dosis Ke-2 kepada Masyarakat Maritim Kota Medan

0

DETEKSI.co – Belawan, Untuk melengkapi vaksinasi Covid-19 dosis ke-2 sesuai dengan program pemerintah dan untuk mencapai 70 persen lebih populasi penduduk Indonesia bisa tervaksin supaya dapat kekebalan komunal (Herd Immunity) dari virus Covid-19, TNI AL Lantamal I Belawan menggelar serbuan vaksinasi Covid-19 dosis ke-2 kepada masyarakat maritim kota Medan di Komplek TNI AL Barakuda Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli Jalan Aluminium Raya, Sabtu (07/08/2021)

Kegiatan yang dilaksanakan ini sesuai dengan Instruksi Panglima TNI untuk melaksanakan serbuan vaksinasi Covid-19 TNI ke Wilayah 34 Provinsi secara serentak dan massif di wilayah kerja masing-masing dan
untuk menindaklanjuti instruksi tersebut Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., memerintahkan kepada seluruh jajaran satuan TNI Angkatan Laut dimanapun berada untuk menggelar serbuan vaksinasi massal khususnya kepada masyarakat maritim yang berada diwilayah pesisir, masyarakat nelayan di pulau-pulau terpencil, pelabuhan-pelabuhan,
komplek-komplek perumahan TNI AL dan Kampung Bahari Nusantara binaan Dispotmar TNI AL.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan bertempat di komplek perumahan TNI AL Barakuda adalah untuk melengkapi vaksinasi dosis pertama yang sebelumnya sudah dilaksanakan oleh Lantamal I untuk masyarakat maritim kota Medan.
Komandan Pangkalan Utama TNI AL I (Danlantamal I) Belawan Laksamana Pertama TNI Achmad Wibisono meninjau langsung kegiatan vaksinasi yang digelar di Wisma Arafuru Komplek perumahan TNI AL tersebut.

“Kegiatan vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan saat ini untuk dosis ke-2 dimana sebelumnya sudah dilaksanakan vaksinasi tahap pertama hal ini sesuai dengan program pemerintah dimana TNI dan Polri bersinergi dapat dipercaya untuk mensukseskan program pemerintah tersebut supaya dapat mencapai 70 persen lebih penduduk Indonesia yang harus cepat divaksin supaya mendapatkan kekebalan komunal (Herd Immunity) terhadap virus Covid-19,” kata Danlantamal I

“Bagi masyarakat yang sudah divaksin baik itu dosis pertama maupun dosis yang kedua tetap menjaga protokol kesehatan, tetap menggunakan masker, jaga jarak tidak berkerumun dan selalu mencuci tangan,” pungkas Danlantamal I

Hadir juga dalam peninjauan kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di Wisma Arafuru komplek perumahan TNI AL Wadan Lantamal I Kolonel Marinir Amir Kasman, para pejabat Utama, Kepala Dinas dan Kasatker Lantamal I

Serbuan vaksinasi Covid-19 dosis ke-2 ini sudah disiapkan 1.000 dosis vaksin buat masyarakat kota Medan.
Sementara itu
Pangkalan Utama TNI AL I Belawan (Lantamal I) sudah menggelar vaksinasi massal dibeberapa tempat diwilayah Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Simalungun, dan Kabupaten Tapanuli Utara, hingga sampai dengan saat ini Lantamal I sudah melaksanakan vaksinasi pertama dan kedua kepada masyarakat maritim dan pesisir serta Keluarga Besar TNI Angkatan Laut sebanyak 16.394 orang ditambah hari ini ditarget 1.000 orang yang sudah terdaftar

Dalam pelaksanaan vaksinasi tetap dilaksanakan sesuai prosedur kesehatan Covid-19 dimana masyarakat setelah selesai divaksin, dihimbau untuk tetap tinggal ditempat untuk menjalani observasi selama 30 menit guna mengetahui reaksi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau efek samping dari vaksin Covid-19 tersebut dengan tujuan apabila terjadi gejala yang tidak diinginkan akan dapat ditangani dengan cepat. Dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan harus memakai masker, menjaga jarak dengan tidak bergerombol yang selalu dingatkan oleh anggota Babinpotmar, Yonmarhan I dan personel Pomal yang ikut membantu dalam mengatur peserta vaksinasi.

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan vaksinasi disiapkan tenaga kesehatan sebagai vaksinator sebanyak 7 Tim, 2 Tim dari Dinas Kesehatan Lantamal I, 1 Tim dari RSAL Komangmakes, dan masing-masing 1 Tim dari RS. PHCM Pelindo I, RS. Eshmun, RS. Mitra Medika dan Puskesmas Sicanang.
(Dispen Lantamal I)

Merah Putih Jati Diri Indonesia

0

Oleh: Drs. Thomson Hutasoit.

George Washington (1796) mengatakan, “Persatuan sesungguhnya merupakan syarat utama bagi terpeliharanya kebebasan. Cinta anda harusnya membuat Anda menjaga orang lain”.

MERAH PUTIH adalah visi kebangsaan Indonesia untuk mempersatukan warna-warni kebhinnekaan bumi Nusantara (suku, agama, ras, dan antarGolongam/SARA) serta simbol- simbol sektarian-primordial lainnya kedalam bingkai “Persatuan Indonesia” sesama anak bangsa dari Sabang hingga Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote dengan segala kebhinnekaannya.

Sebagaimana dikatakan George Washington MERAH PUTIH mempersatukan dan merajut segala warna-warni kebhinnekaan Indonesia membangsa dan menegara diatas fondasi kuat dan kokoh Pancasila, UUD RI 1945, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) telah disepakati para pendiri bangsa (founding fathers) dari kesadaran paling dalam dan kebesaran jiwa syarat satu-satunya Indonesia Raksasa Dunia.

Sebab menurut Franklin Delano Roosevelt (1932) “Bangsa yang tidak punya visi akan musnah”.

Ketika warna-warni kebhinnekaan bumi Nusantara (suku, agama, ras, dan antargolongan/SARA) dan fanatisme buta sektarian-prikordial saling menonjolkan egoisme sektoral masing-masing maka rakyat Nusantara mudah dan gampang di adu domba, dibenturkan satu sama lain, dan seluruh harta kekayaan bumi Nusantara dikuras habis- habisan sumber pendapatan penjajah kolonial.

Kesamaan penderitaan kekejaman, kekejian, kebiadaban penjajah kolonial itulah melahirkan kesadaran paling dalam putera- puteri terbaik bumi Nusantara merajut dan mempersatukan warna-warni kebhinnekaan kedalam satu warna kebangsaan Indonesia MERAH PUTIH membingkai segala perbedaan, keragaman, kemajemukan atau kebhinnekaan anugerah Tuhan Yang Maha Esa kepada bangsa Indonesia.

Harus disadari warna-warni suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dan simbol sektarian-primordial lainnya adalah aset maha dahsyat bila dikelola dengan baik dan benar serta symbiosis-mutualistis. Sebaliknya sumber gesekan, benturan, konflik bila kebhinnekaan menonjolkan egoisme sektoral masing-masing.

Karena itulah dengan tegas dan gamblang Bung Karno mengatakan Indonesia merdeka diproklamasikan 17 Agustus 1945 bersama Bung Hatta adalah “satu untuk semua, semua untuk satu, semua untuk semua” INDONESIA akan merayakan HUT Kemerdekaan RI ke 76 tahun ini.

Negara Republik Indonesia yang seharusnya telah selesai memperdebatkan, mempersoalkan ideologi, dasar negara seiring dengan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 sebagai maklumat ke seluruh dunia lahirnya satu Negara-Bangsa merdeka, bersatu, berdaulat, ternyata masih ada tarik-menarik kepentingan politik atas warna-warni (suku, agama, ras, dan antargolongan/SARA) dan politik identitas maupun kepentingan partai politik.

Buktinya, UUD RI yang ditetapkan 18 Agustus 1945 telah melakukan tiga kali penggantian konstitusi, konstitusi UUDs (sementara) 1945, konstitusi UUDs RIS, konstitusi UUDS 1950, kemudian melalui Dekrit Presiden 5 Juli 1959 kembali ke UUD 1945 (tidak lagi diposisikan sebagai konstitusi sementara).

Pasca Reformasi 1998 UUD 1945 telah terjadi Amandemen empat kali oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yakni; 1999, 2000, 2001, 2002, namun selalu berujung pada kontroversi.

Pertama, yang tidak mengakui keabsahan UUD 1945 Amandemen IV, artinya menganggap UUD 1945 masih berlaku; Kedua, yang tidak puas atas produk Amandemen IV dan menghendaki penyempurnaan melalui Amandemen V; Ketiga, yang menghendaki agar UUD 1945 Amandemen IV dipraktekkan untuk periode waktu tertentu yang apabila terbukti masih perlu disempurnakan, baru dilakukan Amandemen V;
Keempat, yang menghendaki masuknya kembali 7-anak kalimat yang tercantum dalam Piagam Jakarta ke dalam Pembukaan UUD.
Kelima, yang menghendaki perombakan total batang tubuh UUD 1945 dengan membuat yang baru sama sekali karena UUD 1945 (original) bersifat sementara atau darurat; UUD 1945 Amandemen IV sering dikeluhkan para pakar kenegaraan sebagai dibuat tanpa ‘Grand Design’ (Forum Bandung, 2009).

Sadar atau tidak, setuju atau tidak tarik- menarik kepentingan politik atas fanatisme warna-warni (suku, agama, ras, dan antargolongan/SARA), politik identitas dan kepentingan partai politik sering menimbulkan polemik, gesekan, benturan, konflik kepentingan mengakibatkan energi bangsa terbuang sia-sia.

Tujuh dekade lebih enerji bangsa lebih terkonsentrasi menyelesaikan permasalahan tarik-menarik kepentingan fanatisme buta sektarian-primordial, radikalisme, intoleransi, ekstrimisme, anarkhirme, terorisme, libido haus kuasa partai politik dibandingkan membangun sumber daya manusia (SDM) untuk menggali dan mengefektifkan sumber daya alam (SDA) melimpah ruah anugerah Tuhan Yang Maha Esa bagi bangsa Indonesia.

Indonesia diperlintasan garis khatulistiwa, di posisi silang lalu lintas perdagangan internasional; dua samudera (Pasifik dan Hindia), dua benua (Asia dan Australia) seharusnya pemain kunci geoekonomi, geopolitik di dunia internasional bila tidak terjebak pertarungan warna-warni kebhinnekaan yang seharusnya telah final dibawah MERAH PUTIH JATI DIRI INDONESIA.

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa di saat republik ini didera bencana wabah pandemi corona desease 2019 (Covid-19) sepertinya terjadi hal luar biasa “Sengsara membawa nikmat) karena MERAH PUTIH JATI DIRI INDONESIA berkibar kembali di ruang angkasa membawa Indonesia raksasa dunia ditandai “PESAWAT KEPRESIDENAN RI MERAH PUTIH” sebagai kado HUT Kemerdekaan RI ke 76 sekaligus penegasan, pengukuhan kembali “MERAH PUTIH JATI DIRI INDONESIA MENUJU RAKSASA DUNIA”.

Sumber daya alam (SDA), sumber daya manusia (SDM) anugerah Tuhan Yang Maha Esa akan dikelola sesuai Ajaran Bung Karno TRI SAKTI; “Berdaulat dalam politik, Berkepribadian dalam kebudayaan, Berdiri Diatas Kaki Sendiri (Berdikari) dalam ekonomi” menuju Indonesia Raksasa Dunia bukanlah isapan jempol, mimpi di siang bolong, si kabayan rindukan bulan, pelipur lara hati gundah gulana, dll bila tarik-menarik kebhinnekaan disudahi dan diakhiri tuntas.

Kibarkan, Kobarkan, Gelorakan Merah Putih Jati Diri Bangsa Indonesia, Dirgahayu HUT Kemerdekaan RI ke 76.

Pemberhentian Tidak Hormat sebagai PNS Jaksa Pinangki Sirna Malasari masih Proses

0

DETEKSI.co – Jakarta, Berdasarkan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor : 38 / Pid.Sus / 2020 / PN.Jkt.Pst. tanggal 08 Februari 2021 jo. Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor : 10 / Pid.Sus / 2021 / PT.DKI tanggal 14 Juni 2021 atas nama Terdakwa Dr. PINANGKI SIRNA MALASARI, SH. MH., putusannya telah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Dengan putusan tersebut telah berkekuatan hukum tetap, maka saat ini proses pemberhentian tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) terhadap Dr. PINANGKI SIRNA MALASARI, SH. MH dalam tahap proses dan dalam waktu dekat akan dikeluarkan Keputusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat Sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) kepada yang bersangkutan.

Terkait pemberitaan yang beredar bahwa Terdakwa Dr. PINANGKI SIRNA MALASARI, SH. MH. masih menerima gaji, bersama ini kami luruskan materi pemberitaan “tidak benar”. Kami sampaikan bahwa gaji Dr. PINANGKI SIRNA MALASARI, SH. MH sudah tidak diterima (diberhentikan) sejak September 2020, sedangkan tunjangan kinerja dan uang makan juga sudah tidak diterima lagi oleh yang bersangkutan (diberhentikan) sejak Agustus 2020.

Perlu kami sampaikan bahwa berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 164 Tahun 2020 tanggal 12 Agustus 2020, Dr. PINANGKI SIRNA MALASARI, SH. MH. telah diberhentikan sementara dari jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan secara otomatis yang bersangkutan tidak lagi sebagai Jaksa.

Demikian pernyataan ini sekaligus hak jawab, dan kami berharap tidak lagi menjadi polemik di tengah masyarakat. (K.3.3.1/Fc.KNtb)

Babinsa Koramil 05/Simeuleu Barat Bantu Petani Tanam Sayuran di Desa Binaan

0

DETEKSI.co – Simeulue, Babinsa Koramil 05/Simeulue Barat Kopda Surisman melaksanakan kegiatan monitor wilayah sekaligus membantu petani menanam sayur sawi di Desa Lhok makmur Kecamatan Simeulue Barat. Sabtu (07/08/2021)

Kegiatan yang di laksanakan bertujuan membantu serta mendorong para petani sayur agar lebih kreatif memanfaatkan potensi yang ada,selain dapat memenuhi kebutuhan keluarga dapat juga menambah peningkatan ekonomi.

Di lain tempat, Batituud Koramil 05/Simeulue Barat Serma Ahmadi Rizal Sekedang, mengatakan masa pandemi memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan dan keuangan terutama bagi rumah tangga. Maka perlunya berpikir kreatif seperti, pemanfaatan lahan tidur dan pekarangan rumah sebagai lahan produktif untuk ketahanan pangan selama pandemi.

Di harapkan kegiatan yang dilaksanakan Babinsa dapat membantu serta mendorong semangat para petani sayur di wilayah binaan untuk bergerak dalam memanfaatkan lahan yang ada sehingga pertanian lebih produktif, guna menunjang peningkatan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 saat ini. (agus)

Sambut Hari Kemerdekaan, Alumni STKIP Nisel Bagikan Masker

0

DETEKSI.co – Nias Selatan, Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Indonesia ke-76 dan upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Nias Selatan terutama di Kota Telukdalam, Alumni Pendidikan Ekonomi (PE) STKIP Nias Selatan bagikan masker kepada masyarakat, baik pejalan kaki, pedagang kaki lima maupun pengendara. Sabtu (7/8).

Kegiatan ini adalah salah satu cara untuk mengedukasi masyarakat untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19. Hal itu disampaikan oleh Walsyukur Zendrato dilokasi saat berlangsungnya pembagian masker tersebut

“Ini adalah salah satu bentuk edukasi dan ajakan kepada masyarakat kita untuk bisa tetap mematuhi protokol kesehatan dalam kondisi pandemi saat ini”, ujar Walsyukur Zendrato.

Beberapa titik dilakukannya pembagian masker tersebut diantaranya, simpang lima Telukdalam, kantor Pos dimana dilokasi itu juga sedang berlangsungnya pembagian BST bagi masyarakat dan berikutnya pasar Jepang (pusat perbelanjaan).

Walsyukur Zendrato, menyebut ada 1.750 masker yang dibagi dalam aksi tersebut. “Maskerku melindungimu dan maskermu melindungiku. Jadi mari sama-sama melindungi dengan menggunakan masker setiap beraktivitas diluar rumah maupun dalam rumah”, tukasnya.

Sementara itu alumni PE STKIP Nisel lainnya yakni Wilson Loi, mengatakan bahwa saat ini berdasarkan data Dinas Kesehatan warga yang terkonfirmasi Covid-19 di Nias Selatan sudah mencapai 446 orang, yang selesai isolasi/sembuh 194 orang dan yang meninggal 6 orang.

“Angka ini adalah merupakan data yang dikeluarkan oleh dinas kesehatan pertanggal 4 Agustus 2021. Tentu dengan angka ini bisa saja akan terus bertambah bila masyarakat tidak taat atas anjuran pemerintah terutama soal prokes”, kata Wilson Loi

Para alumni ini berharap pemerintah terus mengedukasi masyarakat untuk pencegahan penyebaran Covid-19 ini, begitu dengan masyarakat agar dapat mengikuti anjuran pemerintah sehingga penyebaran Covid-19 di Kabupaten Nias Selatan dapat diminimalisir sehingga tidak terus berlarut dalam situasi seperti ini. (Heldiz)

Demi Kamtibmas, Forkopimda Malang Raya Gelar Silahturahmi Bersama Arek Malang

0

DETEKSI.co, Malang, Forkopimda Malang Raya menggelar silaturahmi bersama arek-arek Malang demi wujudkan Cipta Kondusifitas (Cipkon) Kamtibmas Malang Raya di Hotel Trio Indah 2 Kota Malang, Sabtu (7/8/2021).

Kegiatan ini dihadiri oleh Walikota Malang Drs. H. Sutiaji, Danrem 083 Baladhika Jaya Kol. Inf. Irwan Subekti, Dandim 0833 Letkol Arm Ferdian Primadhona, Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto, Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono, Kapolres Batu AKBP Catur C. Wibowo, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riyandiana Kartika, Juragan 99 Trans Gilang Widya Pramana, Koordinator Arema Ovan Tobing,

Mengawali sambutan Walikota Malang Drs. H. Sutiaji mengucapkan terimakasih kepada arek-arek Malang yang hadir dalam kegiatan tersebut. Dengan nama besar yang dimiliki Arema diharapkan bersama-sama untuk bisa menjaga kesolitan arek-arek Malang Raya dengan menciptakan kondusifitas Kamtibmas wilayah Malang Raya.

“Saya ucapkan terimakasih, besar kecilnya persepak bolaan ada ditangan kawan semua warga arek Malang Raya. Maka dari itu kita bersama harus mampu menjaga kondusifitas dan eksistensi Malang Raya ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta malang kota AKBP Budi Hermanto menambahkan, agar bersama menjaga situasi saat ini, beberapa hari kedepan perayaan hari jadi Arema berlangsung untuk disepakati bersama agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan.

“Arema sudah mempunyai nama besar, jangan sampai karena kebanggaan kita atas nama Arema ini menjadikan kita tidak taat protokol kesehatan, mengingat keadaan Pandemi ini masih belum reda. kita TNI-Polri senantiasa akan tetap menjaga wilayah bumi Arema agar tetap kondusif,” ucapnya.

Acara diakhiri dengan deklarasi bersama menjaga keamanan, ketertiban serta situasi Kondusif di wilayah Malang Raya. (zd-humasresmalang/dik)