Beranda blog Halaman 350

BP Batam Pindahkan 7 Keluarga Tambahan ke Hunian Baru, Komitmen Jaga Hak Warga Rempang

0

DETEKSI.co-Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali memfasilitasi relokasi tujuh Kepala Keluarga (KK) terdampak proyek strategis nasional Rempang Eco-City ke hunian tetap di kawasan Tanjung Banon. Dengan tambahan ini, total warga yang telah menempati rumah baru mencapai 106 KK atau 368 jiwa.

Kepala Biro Umum BP Batam, Mohamad Taofan, menyatakan relokasi ini merupakan bagian dari upaya menyukseskan program prioritas nasional dengan tetap menjaga prinsip keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

“BP Batam tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memastikan proses penataan kawasan Rempang berjalan terencana, inklusif, dan memperhatikan kepentingan warga,” kata Taofan, Kamis (26/6/2025).

Taofan menegaskan pendekatan humanis menjadi prinsip utama dalam proses relokasi. Pihaknya terus mengedepankan komunikasi terbuka dengan warga dan melibatkan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat, dalam setiap tahapan pemindahan.

“Proses ini kami jalankan secara terukur dan partisipatif, dengan menjalin kolaborasi lintas sektor agar transisi berjalan mulus dan masyarakat merasa dilibatkan,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan bahwa proyek Rempang Eco-City tidak semata-mata ditujukan untuk membangun kawasan industri dan pariwisata berkelas dunia, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata.

“BP Batam ingin memastikan bahwa iklim investasi tetap kondusif, pembangunan berjalan sesuai harapan bersama, dan masyarakat yang terdampak tetap dapat hidup nyaman dalam lingkungan baru,” ujar Taofan.

Lebih jauh, ia berharap agar Rempang dapat berkembang menjadi simbol kemajuan baru Kota Batam yang tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga memperkuat identitas kawasan sebagai destinasi modern dan inklusif.

“Harapan kami, masyarakat yang telah menempati hunian baru dapat segera menyesuaikan diri dan kembali beraktivitas dengan tenang. Untuk itu, kami mengajak seluruh pihak mendukung pengembangan Rempang secara optimal,” tutup Taofan.

Pengembangan kawasan Rempang Eco-City sendiri merupakan bagian dari proyek strategis nasional yang digadang menjadi motor penggerak ekonomi Batam melalui investasi, pariwisata, dan penciptaan lapangan kerja. (Hendra S)

Hendri Surbakti: Ciptakan Lapangan Kerja Warga Dilingkungannya

0

Handri Surbakti. (DETEKSI.co/Job Purba)

DETEKSI.co – Tapteng, Di tengah fokus pemerintah pada ketahanan pangan sebagai bagian dari visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Handri Surbakti, seorang petani asal Karo, menunjukkan semangat luar biasa.

Ia berhasil mengubah lahan tidur seluas 4 hektar di Kelurahan Sibuluan Nalambok menjadi kebun holtikultura yang produktif.

Setahun lalu, lahan yang dulunya terbengkalai kini menghasilkan jagung hibrida, cabai, dan aneka sayuran. Ketekunan Handri membuahkan hasil panen jagung hingga 3,5 ton per panen, dengan frekuensi panen tiga kali setahun jika pupuk mencukupi.

Sukses ini tak hanya meningkatkan ekonomi keluarganya, tetapi juga menciptakan lapangan kerja bagi warga sekitar selama masa tanam dan panen.

Namun, perjalanan Handri tak tanpa tantangan. Pergantian musim dan keterbatasan akses pupuk subsidi menjadi kendala utama.

Sebagai petani non-anggota Poktan, Handri terpaksa membeli pupuk dengan harga tinggi, bahkan rela menempuh perjalanan jauh ke Tapanuli Utara saat pupuk langka.

“harus merogoh kocek hingga Rp 170.000 per sak (50 kg) pupuk urea,” ujarnya Kamis (26/6/2025) di kebun nya saat di jumpai wartawan.

Jagung hasil panennya dipasarkan dengan harga Rp 5.200 per kilogram, digunakan sebagai bahan pangan dan pakan ternak.

Lurah Sibuluan Nalambok, Dedy Darmansyah Pasaribu, mengapresiasi usaha Handri dan berkomitmen membantu para petani setempat membentuk Poktan agar dapat mengakses pupuk subsidi.

Beliau juga telah menginisiasi pemanfaatan lahan kosong di sekitar kantor kelurahan untuk menanam sayuran.

Keberhasilan Handri Surbakti menjadi inspirasi bagi petani lain di Tapanuli Tengah, sekaligus menyoroti pentingnya akses pupuk subsidi yang terjangkau bagi petani kecil untuk mendukung ketahanan pangan nasional. (Job Purba)

Dorong Transformasi Layanan Menuju Indonesia Emas 2045, Sergai Gelar Pelatihan Posyandu

0

Deteksi.co – Sergai, Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Darma Wijaya, resmi membuka Pelatihan Posyandu 2025. Bertempat di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati di Sei Rampah, Kamis (26/6/2025) kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Dalam sambutannya, Bupati Darma Wijaya menegaskan bahwa Posyandu adalah bagian integral dari Lembaga Kemasyarakat Desa (LKD)/Kelurahan, berfungsi sebagai wadah partisipasi masyarakat dan mitra pemerintah desa/kelurahan dalam perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan pembangunan, sekaligus meningkatkan pelayanan desa.

“Berbagai kebijakan telah dibuat pemerintah agar Posyandu berjalan efektif, salah satunya melalui Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu,” jelas Bupati. Peraturan ini mengatur transformasi Posyandu menjadi enam standar pelayanan minimal (SPM) yang meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta bidang sosial.

Bupati Darma Wijaya menambahkan, Posyandu memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat, serta mendayagunakan dan memberdayakan operasional pelayanan melalui penerapan 6 bidang SPM.

“Kegiatan hari ini merupakan strategi transformasi Posyandu pelayanan 6 bidang, khususnya peningkatan kapasitas kelembagaan Posyandu. Tujuannya jelas, memberikan pengetahuan tentang tugas, fungsi, dan peran kader Posyandu agar lebih maksimal dalam melayani masyarakat untuk mendukung Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Ia berharap para peserta dapat menjadi fasilitator dan dinamisator kegiatan Posyandu di desa/kelurahan, sehingga kualitas pelayanan Posyandu semakin meningkat di semua bidang, serta meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan kader. Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati kembali mengingatkan untuk terus berkarya demi mendukung visi Kabupaten Serdang Bedagai yang Maju, Tangguh, dan Berkelanjutan.

Senada dengan Bupati, Ketua TP PKK Sergai, Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijaya, menekankan bahwa Posyandu sebagai perwujudan peran serta masyarakat tidak bisa bergerak sendiri. “Dukungan pemerintah terhadap keberadaan dan kesinambungan Posyandu terus diupayakan melalui berbagai kebijakan dan program. Peningkatan peran dan fungsi Posyandu adalah tanggung jawab semua pihak, termasuk kader,” ujarnya.

Ny. Hj. Rosmaida menjelaskan bahwa Posyandu memiliki tugas membantu kepala desa/lurah dalam pemberdayaan masyarakat, ikut serta dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, serta meningkatkan pelayanan masyarakat di desa/kelurahan. “Saat ini, Posyandu tidak lagi hanya fokus pada kesehatan, tetapi juga berkontribusi pada berbagai aspek kesejahteraan, seperti penanganan stunting, pendidikan anak usia dini, hingga kualitas hidup keluarga. Ini melibatkan berbagai perangkat daerah dan menjadi wadah partisipasi masyarakat,” paparnya.

Menurutnya, Posyandu merupakan langkah strategis dalam peningkatan kualitas SDM Indonesia untuk membangun bangsa yang sehat, selaras dengan peran TP PKK dalam pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

Melalui kegiatan ini, Ketua TP PKK berharap kader Posyandu dapat lebih memahami tugas dan fungsi, serta mengaplikasikan pengetahuannya demi mendukung pencapaian visi Kabupaten Sergai yang “MANTAB” (Maju, Tangguh, dan Berkelanjutan).

Turut hadir dalam acara ini Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Sergai Ny. Hj. Aini Zetara Adlin Tambunan, Staf Ahli Bupati bidang Kemasyarakatan dan SDM Kahar Effendi, S.Sos, para kepala perangkat daerah, pengurus TP PKK Kabupaten Sergai, serta para peserta pelatihan Posyandu. Narasumber yang akan mengisi sesi pelatihan adalah Dr. Sukmawati Hia, M.KT, dan Septo Tepriandy, SKM, MKM. (Budi)

Air Sei Batang Serangan Tercemar, Dinas LH Langkat Ambil Sempel Air

0

DETEKSI.co-Langkat, Sudah hampir lima belas hari kondisi air Sei batang serangan yang melintasi kecamatan tanjung pura berwana hitam, warga sekitar bantaran sungai sei batang serangan yang memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan sehari – hari seperti mandi, mencuci dan untuk minum kini sudah tidak mengunakan air Sei batang serangan tersebut.

Meraka merasa takut membahayakan kesehatan karena untuk mandi saja kulit mengalami gatal – gata, seperti yang disampaikan Mahmud (34) warga dusun melati desa paya perupuk, kecamatan tanjung pura dan Rosinani (44) warga lingkungan 1 kelurahan pekan tanjung pura, yang sehari – harinya memanfaatkan air Sei batang serangan.

“Biasanya air lebih terlihat hitam pekat dan menimbulkan bau busuk, kami berharap ada perhatian pemerintah kabupaten Langkat untuk menindak lanjuti kondisi air sungai ini karena banyak masyarakat yang menggantungkan hidup sehari – hari dengan air sungai, kondisi ini diduga akibat adanya pembuangan limbah di hulu sungai ” terang Mahmud.

Atas adanya laporan masyarakat terkait air sungai tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Langkat M. Armain beserta Tim melakukan peninjauan di lokasi dan mengambil sempel air untuk di lakukan pemeriksaan Laboratorium di lingkungan I dan II kampung pagar kelurahan pekan tanjung pura, Kamis (26/06/2025).

“Ada laporan dari masyarakat terkait kondisi air ini jadi kita lakukan pengambilan sempel air untuk dilakukan Lap dan melaporkan kondisi ini kepada pimpinan” ujar M. Armain.

Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Langkat M. Sya’ bana Hidayatullah yang turut mengadvokasi permasalahan tersebut, berharap kondisi ini segera berakhir agar masyarakat tidak was – was lagi mengunakan air sungai tersebut.

“Kita bersama dinas lingkungan hidup dan forkopimcam tanjung pura akan berusaha mengatasi permasalahan tercemarnya air Sei batang serangan ini” terang M. Sya’ bana Hidayatullah. (AR Lim).

Tingkatkan Pemahaman dan Keterampilan Berbicara, Disperpusip Sergai Gelar Bimtek Membaca Nyaring

0

Tingkatkan Pemahaman dan Keterampilan Berbicara, Disperpusip Sergai Gelar Bimtek Membaca Nyaring

 

Deteksi.co – Sergai, Membaca nyaring juga populer dengan istilah “read aloud” yaitu kegiatan dimana seorang dewasa meluangkan waktunya untuk membacakan cerita dalam sebuah buku pada anak secara kontinyu, sehingga diharapkan anak terbiasa cermat dalam mendengar dan menyimak.

Demikian disampaikan Bupati Sergai Darma Wijaya melalui Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Disperpusip) Elinda Sitianur, SE dalam arahannya pada penutupan kegiatan Bimbingan Teknis Membaca Nyaring untuk guru, pustakawan/pegiat literasi serta orang tua di Gedung Layanan Perpustakaan Daerah di Sei Rampah, Kamis (26/6/2025).

Adapun tujuan utama dari kegiatan ini, lanjut Elinda Sitianur, untuk meningkatkan pemahaman, mengembangkan keterampilan berbicara, meningkatkan konsentrasi, mengembangkan kemampuan bahasa, serta meningkatkan kepercayaan diri.

“ Membaca nyaring merupakan kegiatan penting yang memiliki banyak manfaat, baik untuk individu maupun masyarakat. Dengan demikian kita dapat meningkatkan kemampuan literasi dan keterampilan berbicara kita,” ujarnya.

Ia pun berharap kedepannya kegiatan ini dapat memberikan demonstrasi membaca kepada anak-anak. membaca nyaring bermanfaat mengembangkan minat pendengar terhadap buku serta keinginan untuk menjadi pembaca, pungkasnya.

Sebelumnya laporan panitia penyelenggara Wiwin Herawati Lubis melaporkan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 150 orang, dengan tiga kategori yakni; guru, pustakawan, literasi tenaga perpustakaan/ pegiat dan orang tua. Selain itu hadir juga yang mewakili Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara, Narasumber dan undangan lainnya.

“ Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari yang dimulai tanggal 24, 25 dan 26 juni 2025 bertempat di Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sergai,” tutupnya. (Budi).

Pemkab Sergai dan Bank Sumut Teken MoU, Perkuat Layanan Publik dan CSR

0

Deteksi.co – Sei Rampah, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Bank Sumut dalam rangka memperkuat kolaborasi peningkatan pelayanan publik serta mendorong peran dunia usaha dalam pembangunan daerah, Selasa (24/6/2025), di Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah.

Penandatanganan ini dihadiri oleh Bupati Sergai H. Darma Wijaya, Wakil Bupati H. Adlin Tambunan, Sekdakab Sergai Suwanto Nasution, S.Pd, MM, serta Direktur Bisnis dan Syariah Bank Sumut Syafrizalsyah.

Bupati Darma Wijaya menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan komitmen bersama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya peran sektor swasta melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP).

“Salah satu program yang sedang berjalan adalah normalisasi sungai untuk mitigasi banjir, yang dibiayai melalui CSR perusahaan, termasuk partisipasi Bank Sumut, tanpa menggunakan dana APBD,” jelas Bupati.

Direktur Bisnis dan Syariah Bank Sumut, Syafrizalsyah, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemkab Sergai. Ia menegaskan komitmen Bank Sumut dalam mendukung pembangunan daerah melalui layanan perbankan dan kontribusi sosial.

“Kami siap memberikan layanan terbaik dan mendukung program-program yang menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kaban BPKAD Raden Cici Sistiyansah, S.Sos, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Drs. Zulfikar, jajaran PT Bank Sumut, serta perwakilan OPD terkait.( Budi )

280 PPPK Sergai Terima SK, Bupati Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab

0

Deteksi.co – Sergai, Sebanyak 280 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan yang diserahkan langsung oleh Bupati Serdang Bedagai, H. Darma Wijaya, di halaman Kantor Bupati di Sei Rampah, Kamis (26/6/2025).

Adapun rincian penerima SK terdiri dari 267 tenaga teknis dan 13 tenaga kesehatan. Dalam sambutannya, Bupati Darma Wijaya menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar para PPPK dapat menjalankan tugas dengan amanah dan profesional.

“Jaga dan imbangi amanah ini dengan kejujuran, keikhlasan, serta prestasi dalam bekerja. Dibutuhkan keseriusan, tanggung jawab moral, dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Tanah Bertuah Negeri Beradat,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya memahami peraturan yang mengatur hak, kewajiban, serta larangan dalam perjanjian kerja. Ia berpesan agar para PPPK menjadi teladan di lingkungan kerja maupun masyarakat.

Dalam arahannya, Darma Wijaya menyampaikan tiga poin penting yang harus diperhatikan PPPK:

Adaptasi Cepat: Segera pahami tugas pokok dan fungsi jabatan, serta bangun koordinasi dan kerja sama dengan pimpinan maupun rekan kerja.

Pelayanan Prima: Tugas pelayanan tidak mudah. Pelajari dan pahami lingkungan kerja serta tingkatkan motivasi dan semangat kerja.

Suasana Kondusif: Ciptakan lingkungan kerja yang harmonis agar target kinerja dapat tercapai optimal.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Suwanto Nasution, S.Pd, MM, para asisten, staf ahli Bupati, kepala OPD, camat, dan tamu undangan lainnya.( Budi )

Terus Berbenah, Pemko Medan Bersiap Menuju UHC Premium

0

DETEKSI.co-Medan, Pelayanan kesehatan yang semakin baik menjadi prioritas utama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Untuk itu Pemko Medan terus berbenah menyiapkan pelayanan kesehatan yang prima menuju Universal Health Coverage (UHC) Premium.

Hal tersebut terungkap dalam Seminar Proposal Pengembangan Program UHC Premium di Kota Medan Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan yang diadakan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Medan di Balai Kota Medan, Rabu (25/6/2025).

Rico Waas dalam sambutanya mengatakan UHC Premium merupakan bagian yang tidak dapat terpisahkan dari sistem pengobatan dan Rumah Sakit di Indonesia khususnya di Kota Medan. Dengan adanya program UHC Premium ini nantinya masyarakat tidak hanya dapat berobat secara gratis dengan menggunakan KTP, namun juga mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik dari fasilitas kesehatan yang ada baik itu Rumah Sakit maupun Puskemas.

“saya ingin UHC Premium ini harus terealisasi secepatnya di Kota Medan sebagai impian tentang pelayanan kesehatan di Kota Medan yang memiliki standar pelayanan prima,”kata Rico Waas.

Melalui pogram UHC Premium ini, Rico Waas tidak ingin ada lagi keluhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang diterima, apakah itu terkait sulitnya mendapatkan kamar rawat inap, petugas kesehatan yang tidak melayani dengan baik maupun fasilitas pendukung yang kurang memadai. Artinya Rico Waas ingin pelayanan yang diterima masyarakat tidak dibeda-bedakan baik itu pasien UHC maupun pasien yang berobat tanpa UHC.

“Saya mengharapkan kerjasama dari seluruh Rumah Sakit yang ada di Kota Medan baik Rumah Sakit yang dikelolah oleh Pemerintah maupun yang dikelolah oleh swasta agar dapat meningkatkan pelayanannya semaksimal mungkin. Saya ingin masyarakat dilayani dengan baik sehingga mereka memiliki kepercayaan terhadap pelayanan kesehatan yang kita berikan,”ujar Rico Waas.

Dalam acara yang juga dihadiri oleh Pimpinan Perangkat Daerah terkait, Direktur RSUD, perwakilan dari RSU Murni Teguh, RSU Bunda Thamrin, RSU Royal Prima, dan seluruh Kepala UPT Puskesmas sekota Medan, Rico Waas kemudian menekankan kepada seluruh rumah sakit di kota Medan agar jangan ada lagi penolakan terhadap pasien ditingkat kedaruratan.

“Terima dulu, layani dengan baik, berikan pertolongan pertama kepada masyarakat yang mengalami kedaruratan pada saat itu, setelah itu baru di proses administrasinya,”tegas Rico Waas.

Selain itu Rico Waas juga menyarankan agar kedepanya adanya labelisasi rumah sakit di Kota Medan seperti rumah sakit khusus jantung, rumah sakit khusus cancer, rumah sakit khusus stroke dan rumah sakit khusus medical check up.

“Kalau saja rumah sakit kita ada yang membuat labelisasi seperti itu dengan menjamin pelayanan yang terbaik, saya yakin masyarakat akan memiliki kepercayaan untuk tetap berobat di kota Medan tanpa perlu lagi pergi ke luar negeri,”sebut Rico Waas seraya menambahkan kedepanya agar layanan ambulance terintegrasi.

Sebelumnya Kepala Brida Kota Medan Mansursyah menyebutkan tujuan dari diadakannya seminar proposal ini ialah sebagai dasar ilmiah bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pengembangan program Universal Health Coverage (UHC) menjadi UHC Premium melalui transformasi kualitas pelayanan kesehatan yang ramah dan berkualitas.

“Waktu pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan selama tiga bulan mulai Juni sampai September 2025,”sebut Mansursyah.

Dalam seminar proposal ini, Brida Kota Medan juga menghadirkan sejumlah pembicara yang tergabung dalam tim tenaga ahli dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik USU diantaranya DR. Fernanda Putra Adela,S.Sos.,MA, DR. Agus Suriadi,S.Sos.,MSP dan DR. Selwendri,S.Sos.,M.SI. (Red/d)

Bupati Tapteng Jalin Kerja Sama dengan Kemenhan RI Atasi Ilegal Fishing dan Permasalahan Perkebunan

0

DETEKSI.co – Tapteng, Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, SH, MH, menerima kunjungan Tim Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) yang dipimpin Kolonel Inf Handoyo, SH dan Letkol Cpl J Panjaitan, SE, MT.

Kunjungan yang berlangsung di ruang kerja Bupati ini membahas sejumlah isu krusial yang dihadapi daerah tersebut.

Masinton Pasaribu dalam sambutannya menyampaikan keprihatinan atas maraknya praktik ilegal fishing di perairan Tapteng. Penggunaan pukat trawl, bom ikan, dan praktik “air mas” (istilah lokal yang merujuk pada praktik penangkapan ikan ilegal lainnya) mengancam kelestarian ekosistem laut dan mata pencaharian nelayan tradisional.

Ia menjelaskan keterbatasan kewenangan pemerintah daerah yang hanya sampai garis pantai, sehingga kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Kemenhan RI, sangat diperlukan.

“Kami ingin menjaga kelestarian laut dan kesejahteraan nelayan,” tegas Bupati.

Selain masalah kelautan, Bupati juga menyoroti tata kelola perkebunan di Tapteng.

Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap kepatuhan perusahaan perkebunan dalam menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) dan kewajiban memberikan 20% plasma kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan keadilan dan kehadiran negara di tengah masyarakat,” ujarnya.

Masalah lain yang dibahas adalah keberadaan tambak udang di sempadan pantai yang melanggar aturan.

Bupati menyatakan komitmennya untuk membantu para pengusaha yang ingin berinvestasi di Tapteng, asalkan beroperasi sesuai peraturan perundang-undangan.

Kolonel Inf Handoyo, SH, mewakili Tim Strategi Pertahanan Kemenhan RI, menyatakan dukungan terhadap program Bupati Tapteng dalam mewujudkan keadilan sosial.

Ia menyampaikan bahwa permasalahan yang diutarakan akan dibawa ke forum selanjutnya.

“Ini momentum penting untuk mewujudkan keadilan yang belum tentu bisa dilakukan semua kepala daerah,” kata Kolonel Handoyo.

Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Tapteng, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pertanian Tapteng, dan Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tapteng.

Kerja sama antara Pemkab Tapteng dan Kemenhan RI diharapkan dapat memberikan solusi konkret atas permasalahan yang dihadapi daerah tersebut. (Job Purba)

Turnamen MSJC 2025 Sukses, Tim Wartawan Polda Sumut Raih ‘Fair Play Team

0

DETEKSI.co-Medan, Turnamen Mini Soccer Jurnalis Championship (MSJC) Sumut Berkah 2025 yang berlangsung sejak tanggal 20 hingga 22 Juni 2025, di Lapangan Bola Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemrov Sumut, Jalan Willem Iskandar/Pancing, Kabupaten Deliserdang berakhir.

Dalam ajang perebutan Piala Gubsu, Bobby Nasution itu berlangsung dengan sukses dan tim tuan rumah MSJC sebagai juara dalam turnamen tersebut.

Terpilih sebagai Fair Play Team atau tim Terbaik yaitu Tim Wartawan Polda Sumut (Sumatera Utara).

Capaian sebagai Tim Fair Play ini disambut antusias para penonton dan panitia pelaksana, terkhususnya Tim Wartawan Polda Sumut. Tim Wartawan Polda Sumut juga berhasil menembus perempat final dan sebelumnya juara Grup D dengan perolehan 7 poin (2 kali menang dan 1 kali seri) yang mana Grup D terdiri 4 tim ( Wartawan Poldas Sumut FC, Wartawan Polres Asahan, Wartawan IJTI dan Tim JAP).

Kapten tim Wartawan Polda Sumut, Gibson Simanjuntak usai menerima piala dan penghargaan sebagai Fair Play Team mengaku senang dan mengapresiasi kinerja panitia pelaksana turnamen MSJC ini yang berlangsung selama 3 hari dengan aman dan sukses, meski ada kekurangan di sana-sini, menurutnya adalah wajar.

“Terimakasih kepada Pak Gubsu Bobby Nasution. Kita bersyukur dengan adanya turnamen ini, ya..ke depannya, di tahun mendatang, kita harap turnamen ini dapat digelar kembali sebagai ajang memperkuat tali silaturahmi, memupuk solidaritas dan kolaborasi antar sesama para jurnalis di Sumatera Utara meski di tengah sibuk dan mobile nya tugas kita sebagai jurnalis sehariannya,” ujar Gibson.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution mengapresiasi suksesnya Turnamen Mini Soccer Jurnalis Championship (MSJC) Sumut Berkah 2025 ini.

Melalui Plt Kadis Kominfo Sumut, Porman Juanda Mahulai, Gubsu Bobby Nasution menyampaikan pesannya atas keberhasilan penyelenggaraan kejuaraan tersebut.

“Saya sampaikan apresiasi, salam hangat dari bapak Gubernur, terimakasih untuk semua peserta terutama untuk semua panitia sudah bekerja keras sampai kita hari ini,” ujarnya.

Menurut Gubsu Bobby, hal ini menunjukkan kalau jurnalis, khususnya di Sumut ini bukan hanya piawai menyampaikan informasi atau berita kepada publik tapi memang juga mempunyai semangat sportifitas, dan juga solidaritas dan kekompakan di lapangan hijau.

Hasil Turnamen Turnamen Mini Soccer Jurnalis Championship (MSJC) Sumut Berkah 2025 :

Juara I : MSJC

Juara II : WIB

Juara III : Wartawan Polres Sergai

Juara IV : Mistar

Topskorer: Ilham Fazrir

Tim Fair Play : Wartawan Polda Sumut. (Tim)