Beranda blog Halaman 378

Ditreskrimsus Polda Sumut Tegaskan Komitmen Jaga Ekonomi dan Lingkungan

0

DETEKSI.co – Medan, Ditreskrimsus Polda Sumut menegaskan perannya dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan hidup melalui penegakan hukum terhadap tindak pidana khusus. Hal ini disampaikan Kanit 3 Subdit 3 Ditreskrimsus, AKP Dr. Rismanto J. Purba, S.H., M.H., M.K.n., dalam Dialog Interaktif Hallo Polisi di RRI Medan, Rabu (21/5/2025).

Mengangkat tema “Penegakan Hukum Ditreskrimsus Polda Sumut sebagai Bagian dari Upaya Menjaga Pertumbuhan Ekonomi dan Kelestarian Lingkungan Hidup di Sumut”, AKP Rismanto menegaskan bahwa salah satu fungsi kepolisian adalah penegakan hukum guna mewujudkan ketertiban dan keamanan dalam rangka mewujudkan iklim ekonomi yang sehat dan pembangunan berkelanjutan.

“Penegakan hukum bukan hanya soal penindakan, tapi menciptakan stabilitas ekonomi dan perlindungan lingkungan,” jelasnya.

Ia menerangkan bahwa Ditreskrimsus menangani kasus-kasus khusus seperti korupsi, pertambangan ilegal, penyelundupan BBM dan barang ilegal, yang memerlukan keahlian teknis serta pengawasan secara konsisten.

Sepanjang 2024, Ditreskrimsus menangani 165 kasus dan menyelesaikan 118 kasus (71%). Sementara hingga Mei 2025, penyelesaian kasus mencapai 102%, termasuk kasus yang tertangani dari tahun sebelumnya.

Beberapa kasus besar yang ditangani antara lain korupsi PPPK di Mandailing Natal, Batubara dan Langkat, penyelundupan 1 ton sisik trenggiling, BBM bersubsidi, hingga barang impor ilegal seperti mangga Thailand.

“Sumut ini kampung kita. Mari kita jaga bersama. Jika melihat atau mengetahui tindak pidana, segera laporkan melalui layanan 110,” ajaknya.

AKP Rismanto juga mengingatkan bahwa pemberantasan kejahatan adalah tanggung jawab bersama, bukan semata tugas aparat. “Negara ini rumah kita. Kita semua punya peran membangun Sumatera Utara yang bersih, kuat, dan sejahtera,” tegasnya. (Pea)

MIN 7 Tapteng Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri Terbaik Se-Indonesia

0

DETEKSI.co – Tapteng, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 7 Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) berhasil mengharumkan nama Sumatera Utara di kancah nasional.

MIN 7 Tapteng dinobatkan sebagai penerima Penghargaan Adiwiyata Mandiri Terbaik se-Indonesia Tahun 2024.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan.

Keberhasilan MIN 7 Tapteng ini disambut antusias oleh berbagai pihak. Wakil Gubernur Sumatera Utara menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapteng, Erniwati Batubara, SE, MM, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapteng, Julsuksi Mangandar Limbong, S.Ag, MM, dan Kepala MIN 7 Tapteng, Juslaini Munthe, S.Ag, MM.

Beliau juga berharap prestasi ini dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain di Sumatera Utara untuk turut serta mewujudkan program Adiwiyata.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara, Ir. Yuliani Siregar, M.AP, yang menekankan pentingnya mempertahankan dan menularkan semangat Adiwiyata.

Penghargaan Adiwiyata Mandiri, yang merupakan penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup bagi sekolah, sebelumnya telah diterima MIN 7 Tapteng pada 2 Oktober 2024 di Jakarta dari Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI.

Penghargaan tersebut kemudian diserahkan kembali oleh Pj. Bupati Tapteng, Dr. Sugeng Riyanta, SH, MH, pada 13 November 2024, dan kembali dirayakan dalam acara penyerahan penghargaan di Medan.

Erniwati Batubara menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen MIN 7 Tapteng terhadap pelestarian lingkungan dan menjadi penyemangat bagi pembinaan sekolah Adiwiyata di Tapteng.

Ia juga menambahkan bahwa MIN 7 Tapteng merupakan satu-satunya madrasah/sekolah di Sumatera Utara yang meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri tahun ini.

Penilaian dilakukan langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, dengan Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Provinsi sebagai peringkat di bawahnya.

Acara penyerahan penghargaan tersebut turut dihadiri oleh Asisten Setda Provinsi Sumatera Utara, Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara, Wakil Bupati Tapanuli Selatan, Wakil Bupati Deli Serdang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara, dan para kepala sekolah penerima penghargaan lainnya. (Job Purba)

Pewarta Polrestabes Medan Lakasan Jumat Barokah : Menjalin Silaturahmi

0

DETEKSI.co – Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan kembali melaksanakan “Jumat Barokah” dengan kegiatan sosial yakni membagikan sembako berupa beras kepada pengurus dan anggota, Jumat (23/5/2025).

Kegiatan itu bertempat di Sekretariat Pewarta Polrestabes Medan Jalan Bromo Lorong Karya, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Sumatera Utara.

Ketua Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan, Chirum Lubis, SH mengatakan, Jumat Barokah ini sebagi bentuk untuk menjalin silaturahmi dan mempererat jalinan kebersamaan antara pengurus dan anggota.

Lanjut pria yang memiliki jiwa sosial ini menyebutkan bahwa, Jumat Barokah ini sekaligus pembagian beras yang diberikan kepada pengurus dan anggota Pewarta Polrestabes Medan yang hadir di markas paguyuban ini.

“Semoga jalinan silaturhmi ini dapat memperkokoh kebersamaan dalam menjalankan tugas sebagai jurnalis dan beras yang diberikan kepada pengurus dan anggota dapat bermanfaat,” ujar Chairum.

Tak lupa Chairum Lubis meminta doanya kepada pengurus dan anggota agar cepat pulih. “Doakan saya cepat pulih supaya bisa bekerja kembali memimpin Pewarta Polrestabes Medan ini,” pungkas Chairum Lubis yang diaminkan oleh pengurus dan anggota Pewarta Polrestabes Medan yang hadir. (Pea)

Optimalisasi Pelayanan Publik, Rico Waas: Layani Masyarakat dengan Hati Dalam Sistem yang Terintegrasi

0

DETEKSI.co-Medan, Masyarakat akan bisa merasakan pelayanan publik yang baik jika aparatur melayani dengan hati dalam sebuah sistem yang terintegrasi.

Demikian disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat membuka Diskusi Publik “Optimalisasi Pelayanan Publik yang Terintegrasi di Jajaran Kota Medan”, Kamis (22/5/2025) di Mal Pelayanan Publik Medan.

Dalam diskusi yang digelar Polrestabes Medan bekerja sama dengan Pemko itu, Rico Waas menyebutkan, pelayanan publik yang baik didukung dua faktor utama, yakni sistem dan karakter.

Dia memaparkan, ada sistem terintegrasi dengan berbagai jajaran lain, sistem yang dibangun dengan teknologi komunikasi, dan sistem yang ditetapkan pimpinan untuk memastikan pekerjaan berjalan efektif dan efisien.

“Namun, itu semua juga sangat tergantung pada faktor karakter pelaku. Sistem yang sudah baik ini tidak akan efektif jika pelakunya tidak bekerja dengan baik,” ujar orang nomor satu di Pemko Medan itu.

Dalam kegiatan yang dihadiri antara lain oleh Kapolrestabes Medan Kombes. Pol. Gidion Arif Setyawan dan segenap pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan itu, Rico Waas mengingatkan tentang pentingnya petugas melayani masyarakat dengan menggunakan hati dan humanis.

“Intinya, sistem dan manusianya harus benar-benar melayani dengan hati. Kita sebagai pelayan masyarakat harus bisa menyikapi keluhan masyarakat,”

Dalam kesempatan itu, Rico Waas juga berpesan kepada pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Medan selaku pengelola Mal Pelayanan Publik tidak sekadar menyediakan ruang, tetapi juga harus membuat masyarakat merasakan pelayanan yang baik.

Pada bagian lain, Rico Waas menyampaikan apresiasi atas hadirnya gerai Pelayanan Ruang Satu Atap Perlindungan Anak di MPP Medan ini. Menurutnya, gerai ini penting mengingat masih banyaknya permasalahan anak, mulai dari kekerasan, rudapaksa, dan peredaran narkoba di lingkungan anak.

“Saya berharap pelayanan ini terus di-upgrade untuk bisa mengatasi berbagai permasalahan yang merundung anak,” ucapnya.

Usai menyampaikan bimbingan dan arahannya, Wali Kota pun membuka kegiatan itu. Pembukaan ini ditandai dengan pemberian sertifikat penghargaan oleh Rico Waas kepada para narasumber, antara lain Prof. Hermawan, Prof Andy Fefta Wijaya, Kadis PMPTSP Medan Nurbaiti Harahap dan Kaban BPBD Medan Yunita Sari.(Red/d)

Lulusan UNIMED Diingatkan: Belajar Tak Berakhir di Wisuda, Hadapi Tantangan Zaman Butuh Strategi dan Semangat Pantang Menyerah

0

DETEKSI.co-Medan, Di hadapan ribuan lulusan Universitas Negeri Medan (UNIMED), Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. menyampaikan pesan yang mengena: jangan berhenti belajar setelah wisuda.

Dalam orasi ilmiah pada acara Wisuda UNIMED periode Mei 2025 yang digelar di Auditorium UNIMED, Kamis (22/5/2025), Guru Besar sekaligus Ketua Senat ini menekankan pentingnya strategi dan semangat belajar sepanjang hayat di tengah perubahan zaman dan pesatnya perkembangan teknologi.

“Tak ada kesuksesan tanpa strategi,” ucap Prof. Syawal dengan tegas.

Ia menegaskan bahwa hari wisuda bukanlah akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal dari pembelajaran yang sesungguhnya. Para lulusan harus siap menghadapi dunia kerja yang terus berubah karena hadirnya otomatisasi dan kecerdasan buatan (AI).

Prof. Syawal menyebutkan bahwa saat ini, ada tiga jalur utama yang bisa ditempuh lulusan, yaitu menjadi ASN, bekerja di industri, atau membangun usaha sendiri. Apa pun pilihannya, semua membutuhkan keterampilan digital, kemampuan berpikir kritis, dan kemauan untuk terus belajar.

Mengutip laporan World Economic Forum, ia menyebutkan bahwa 85 juta pekerjaan terancam tergantikan oleh teknologi. Di beberapa negara Asia seperti Tiongkok, Thailand, dan Malaysia, penggantian pekerjaan oleh mesin bahkan sudah mencapai lebih dari 70 persen.

“Semua jurusan tetap relevan di era AI, asalkan mau terus belajar,” tegasnya.

Prof. Syawal juga membeberkan empat sektor yang menjanjikan di masa depan, yakni teknologi informasi, e-commerce, energi terbarukan, dan ekonomi kreatif. Ia menyebut 20 pekerjaan masa depan seperti data analyst, AI specialist, digital marketing, hingga cybersecurity sebagai peluang bagi lulusan yang ingin unggul.

Namun ia mengingatkan, keterampilan saja tidak cukup. Diperlukan strategi, seperti membangun jaringan, mudah beradaptasi, tidak cepat menyerah, dan terus menambah wawasan lintas bidang. Bahkan lulusan dari jurusan non-teknis pun bisa bersaing jika memiliki daya juang dan kemauan belajar.

Dalam orasinya, Prof. Syawal juga mengangkat kisah inspiratif dari tokoh dunia seperti Faraday, Edison, Jan Koum (pendiri WhatsApp), hingga William Tanuwijaya (pendiri Tokopedia asal Siantar) sebagai contoh nyata bahwa semangat belajar dan pantang menyerah mampu membawa perubahan besar.

Ia menutup orasi dengan kalimat penuh makna: “A lifelong learner is a lifelong winner.”

Pesan itu jadi pengingat bagi seluruh wisudawan UNIMED, bahwa hanya dengan terus belajar dan berstrategi, mereka bisa menang menghadapi tantangan zaman. (Ded)

Penertiban Rumah di Jalan Kolam Medan Estate Diduga Ada Keterlibatan Mafia Tanah

0

DETEKSI.co – Deliserdang, Suasana memanas terjadi di Jalan Kolam, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Kamis pagi (22/5/2025). Sejumlah warga melakukan aksi protes dengan membakar ban bekas, menolak pembongkaran rumah mereka oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Deliserdang.

Aksi ini dipicu oleh ketidakpuasan warga atas pembongkaran yang dilakukan aparat terhadap sejumlah rumah. Warga menilai tindakan tersebut bersifat arogan dan tidak mempertimbangkan aspek kemanusiaan.

“Ini bukan hanya soal bangunan, ini soal hidup kami. Kami tidak diberi solusi, hanya digusur begitu saja,” ujar salah satu warga yang ikut aksi protes.

Sedikitnya 10 rumah terlibat dalam aksi pembakaran ban sebagai simbol penolakan terhadap eksekusi. Hingga pukul 10.14 WIB, api dari ban yang dibakar masih menyala, sementara aparat Satpol PP tampak belum mendekati lokasi eksekusi lanjutan.

Keterlibatan Mafia Tanah

Koordinator aksi, Indra, menyebut warga yang telah bermukim di lokasi itu selama 28 tahun merasa haknya diabaikan. Ia menjelaskan bahwa meskipun alasan pembongkaran didasarkan pada ketidakterpenuhinya izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), masyarakat selama ini kesulitan mengurus izin karena tidak memiliki kepastian hak atas tanah.

“Warga di sini mau kok mengurus izin PBG, tapi bagaimana bisa kalau kepemilikan tanah saja tidak jelas? Pemerintah harus buka ini secara terang benderang,” ujar Indra dalam orasinya.

Indra juga mengungkapkan dugaan keterlibatan mafia tanah dalam proses penggusuran ini. Ia menuding adanya kerja sama antara oknum aparat dan pejabat desa yang memfasilitasi pengambilalihan lahan warga secara tidak sah.

“Kami menduga ada kolaborasi antara mafia tanah dan aparat. Kalau pemerintah tetap memaksa membongkar rumah rakyat, maka rakyat juga akan tetap melawan. Ini soal hak hidup dan kemanusiaan,” tegasnya.

Aksi yang diikuti puluhan warga ini menjadi simbol perlawanan masyarakat terhadap ketidakadilan agraria yang menurut mereka makin parah di Deliserdang. Warga berharap pemerintah pusat turun tangan dan memberi solusi nyata.

Tangisan Hiisteris

Tangisan histeris seorang ibu menggema di tengah kericuhan penertiban rumah warga di Jalan Kolam, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Mak Regina Boru Sinurat, seorang janda beranak dua, yang memohon agar rumah kecilnya tak digusur oleh Satpol PP Deliserdang.

Sambil memegang erat foto dirinya pada saat bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Mak Regina menangis dan meratap. Rumah sederhana yang ia tempati bersama dua anaknya sejak suaminya meninggal lima bulan lalu, kini berada di ambang kehancuran.

“Saya janda Pak. Anak saya dua, suami saya baru meninggal lima bulan. Rumah ini satu-satunya tempat kami berteduh. Tolong, Pak Presiden Prabowo, dengar kami. Tolong, Pak Bobby, kami rakyat kecil,” ucap dengan suara bergetar.

Janda beranak dua ini mengungkapkan bahwa rumah yang hendak digusur hanya berukuran 8 meter panjang dan 4,5 meter lebar. Ia merasa kebijakan yang menimpa dirinya dan warga sekitar sangat tidak adil, apalagi tidak ada tempat relokasi atau ganti rugi yang diberikan.

“Kenapa rumah kecil ini yang harus digusur? Hanya demi pengembang? Saya cuma seorang janda. Di mana saya harus tinggal? Anak saya mau saya bawa ke mana?” katanya lirih.

Aksi protes warga yang menolak penggusuran terus bergulir hingga aparat Satpol PP akhirnya menarik mundur alat berat dan menghentikan sementara pembongkaran. Pemerintah daerah berjanji akan melakukan mediasi dalam waktu dekat.

Isu ini menambah daftar panjang konflik agraria di kawasan pinggiran Kota Medan. Warga berharap Pemerintah Provinsi hadir memberi solusi yang manusiawi, bukan sekadar menjalankan aturan secara kaku tanpa mempertimbangkan sisi kemanusiaan. (Pea)

Sat Pol PP Deliserdang Tebang Pilih dalam Menindak Bangunan yang Tidak Miliki PBG dan Cacat Prosedur

0

DETEKSI.co – Deliserdang, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Deliserdang diduga tebang pilih dalam mau melakukan penindakan ataupun merobohkan bangunan yang diduga belum memiliki Persetujuan Bangunan atau Gedung (PBG) di Kabupaten Deliserdang.

Hal itu disampaikan warga Jalan Kolam, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, saat pihak Sat Pol PP Deliserdang ingin merobohkan bangunan tersebut, Kamis (22/5/2025).

Terpantau, puluhan warga Jalan Kolam menolak keras pembongkaran rumahnya. Karena mereka juga menilai tindakan yang dilakukan pihak Sat Pol PP tersebut tidak sesuai prosedur (brutal).

“Kami menolak keras rumah yang kami tempati dirobohkan hanya karena dengan alasan tidak memiliki PBG. Kalau memang rumah kami mau diratakan, kenapa Sat Pol PP Deliserdang pilih kasih atau tebang pilih, semua bangunan/rumah yang ada di Jalan Kolam Desa Medan Estate ini tidak mengantongi izin PBG,” ujar warga seraya mengucapkan tolong kami pak Bobby Nasution kami wargamu.

Dalam aksi tersebut, ada 3 orang warga yang terluka atas kebrutalan oknum Sat Pol PP Deliserdang yang hendak meratakan rumah warga tersebut.

Meski mengalami luka, warga tetap menghalangi pihak Sat Pol PP untuk merobohkan rumah tersebut.

Salah seorang warga bernama Herlina Sinurat yang berstatus janda anak dua meminta bapak Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution untuk turun langsung dalam memberikan perlindungan terhadap warga miskin khususnya warga yang tinggal di Jalan Kolam, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan.

“Tolong pak Bobby, kami orang miskin pak. Kalau dirumah kami diratakan mau tinggal dimana kami pak. Saya janda anak dua pak, suami saya sudah meninggal dunia pak. Tolong kami pak Bobby,” pinta Herlina berlinang air mata dengan memegang fotonya bersama Bobby Nasution.

Menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Kasat Pol PP Deliserdang Marzuki Hasibuan mengambil tindakan dengan cara merangkul warga Jalan Kolam dan menyampaikan kepada warga akan dilakukan mediasi.

“Dalam waktu dekat, kita akan adakan mediasi,” kata Marzuki Hasibuan singkat sembari menyuruh anggotanya untuk mundur. (Pea)

Jalin Kerja Sama dan CSR, BTN Siantar Audiensi dengan Wakil Bupati Tapteng

0

DETEKSI.co – Tapteng, Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi, menerima kunjungan silaturahmi Branch Manager BTN Cabang Siantar, Yudhistiro Eko Sejati, di ruang rapat Garuda Kantor Bupati Tapanuli Tengah, Kamis (22/5/2025).

Audiensi ini bertujuan memperkenalkan produk dan layanan BTN serta membuka peluang kolaborasi untuk pembangunan di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Wakil Bupati Mahmud Efendi menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap produk dan layanan BTN dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tapanuli Tengah.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan harapan agar BTN dapat berkontribusi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pembangunan di daerah, khususnya program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Yudhistiro Eko Sejati, Branch Manager BTN Cabang Siantar, menjelaskan komitmen BTN dalam pemberdayaan masyarakat.

Ia menyebutkan bahwa pada tahun 2024, BTN telah menyalurkan CSR untuk pembangunan rumah tidak layak huni. Dalam kesempatan ini, BTN juga menawarkan berbagai produk perbankan yang dapat dikerjasamakan dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, serta menyatakan kesiapannya berkolaborasi dalam program pembangunan perumahan.

Audiensi ini turut dihadiri oleh Kepala BPKPAD Tapanuli Tengah dan Branch Manager BTN Cabang Sibolga.

Kunjungan ini menandai langkah awal yang positif dalam membangun sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dan Bank BTN untuk kemajuan daerah. (Job Purba)

Polisi Gerebek Pondok Narkoba dan Tangkap Pengedar Sabu di Tapian Nauli

0

DETEKSI.co – Tapteng, Aksi petugas Satuan Narkoba Polres Tapanuli Tengah membuahkan hasil. Senin (19/5/2025) pukul 18.00 WIB, mereka berhasil menangkap seorang pengedar sabu di sebuah pondok di Lingkungan II Barung Barung, Kecamatan Tapian Nauli.

Keberhasilan ini tak lepas dari informasi berharga yang diberikan warga yang resah dengan aktivitas transaksi narkoba di lokasi tersebut.

JP (51), warga Tapian Nauli, tak berkutik saat petugas menggerebek pondoknya di tepi sungai.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa 2,16 gram sabu, satu unit timbangan digital, satu buah kaca pirex, satu buah bong, dan satu buah tas sandang.

Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Wahyu Endrajaya, SIK, M.Si, melalui Kasat Narkoba AKP Gunawan Sinurat, SH, MH, menjelaskan penangkapan tersebut.

“Informasi dari masyarakat menjadi kunci keberhasilan operasi ini,” ujar AKP Gunawan.

Ia menambahkan bahwa JP sempat melawan saat ditangkap, sehingga Lurah Tapian Nauli II turut dihadirkan ke lokasi.

Atas kejadian ini, Polisi, bersama Lurah Parulian S. Hutabarat, perangkat desa, dan warga sekitar, sepakat membongkar dan membakar pondok tersebut.

Langkah tegas ini diambil untuk mencegah kembalinya aktivitas penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut.

Saat ini, JP telah diamankan di Polres Tapanuli Tengah untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Job Purba)

Pemkab Tapteng Pacu Pembentukan Koperasi Merah Putih di Tingkat Desa

0

DETEKSI.co – Tapteng, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melalui Dinas Koperasi gencar mendorong percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih di setiap kelurahan dan desa.

Hal ini diwujudkan dalam sebuah dialog dan musyawarah yang digelar di Aula Kantor Camat Sibabangun, Rabu (21/5/2025).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai pusat perekonomian rakyat.

Musyawarah tersebut dihadiri oleh Camat Sibabangun, Romulus Simanullang; Kepala Bidang Koperasi Tapteng, Asdani Padang; para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Sibabangun; serta masyarakat setempat.

Camat Simanullang menekankan pentingnya percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih di setiap desa dan kelurahan.

Beliau mendesak para kepala desa dan lurah untuk segera melaksanakan musyawarah dan pembentukan koperasi tersebut.

“Proses perekrutan anggota harus dilakukan secara terbuka dan sesuai peraturan yang berlaku. Dengan manajemen yang baik dan berkualitas, koperasi ini dapat maju dan sukses,” tegas Camat Simanullang.

Senada dengan Camat Simanullang, Asdani Padang menjelaskan bahwa percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih telah dilakukan di seluruh kecamatan di Kabupaten Tapteng.

Beliau berharap Koperasi Merah Putih di Kecamatan Sibabangun dapat terbentuk dengan baik dan menjadi sarana untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

“Program ini telah digulirkan di seluruh Indonesia, dan kita berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Tapteng,” tambah Asdani.

Musyawarah ini diharapkan menjadi langkah awal yang efektif dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan ketahanan pangan berbasis desa di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Pembentukan Koperasi Merah Putih diyakini akan memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Job Purba)