Beranda blog Halaman 445

Dialog Interaktif Hallo Polisi topik “Persiapan Ditlantas Polda Sumut Menghadapi Mudik Lebaran”

0

DETEKSI.co-Medan, Dalam rangka mempersiapkan kelancaran arus mudik Lebaran, RRI Medan menggelar Dialog Interaktif Hallo Polisi dengan topik “Persiapan Ditlantas Polda Sumut Menghadapi Mudik Lebaran”, Kegiatan ini diselenggarakan di Studio I RRI Medan, Jl. Gatot Subroto No. 214, Medan, Rabu (5/3/2025) sore.

Dalam acara ini, AKBP Lutfhi, S.I.K., Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadir Lantas) Polda Sumut dan Kompol Rika Sigalingging, S.I.K., M.H. Kasubdit Kamseltibcarlantas, menjadi narasumber utama. Ia menjelaskan berbagai persiapan yang dilakukan oleh Ditlantas Polda Sumut menjelang mudik Lebaran tahun ini, termasuk upaya mengurangi potensi kecelakaan dan kemacetan di 147 titik rawan yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera Utara.

Menurut AKBP Lutfhi, 147 titik rawan tersebut terdiri dari 76 titik rawan kecelakaan, 47 titik rawan macet, dan 24 titik rawan longsor. “Kami telah melaksanakan operasi Lilin dan keselamatan lalu lintas sebelumnya, dan ini menjadi awal dari langkah-langkah untuk menciptakan kondisi yang lebih aman menghadapi mudik Lebaran. Kami berharap, angka kecelakaan lalu lintas akan terus menurun, seperti yang sudah kami laksanakan pada saat operasi yang lalu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, AKBP Lutfhi mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk tidak hanya mempersiapkan bekal 3 S (Siap fisik, Siap kendaraan, dan Siap Surat-surat), dan juga kondisi kesehatan. “Selain bekal dan kendaraan, kondisi kesehatan dan fisik kita juga harus benar-benar dipersiapkan. Seringkali, semangat untuk mudik membuat masyarakat melupakan pentingnya kondisi tubuh yang prima. Jangan sampai, karena terlalu semangat, kita justru mengabaikan keselamatan,” tambahnya.

Dialog ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya persiapan yang matang dalam menjalani perjalanan mudik, baik dari sisi kesehatan, kesiapan kendaraan, maupun kewaspadaan terhadap potensi bahaya di jalan. Polda Sumut berkomitmen untuk terus menjaga keselamatan dan kelancaran arus mudik Lebaran 2025.(red)

Dishub Sumut Nyatakan 29 Kapal Laik Berlayar

0
Kadishub Sumut, Agustinus Panjaitan.
Kadishub Sumut, Agustinus Panjaitan.

DETEKSI.co-Medan, Dinas Perhubungan Sumatera Utara juga melakukan ramp ceck terhadap kapal-kapal yang berlayar di seputaran di Danau Toba.

Hasilnya, sebanyak 29 kapal dinyatakan laik layar, setelah diperiksa di enam lokasi, yaitu Dermaga Tao Toba, ASDP Ajibata, Tomok Tour, Pelabuhan Tiga Raja, Kapal Pariwisata Ops Marihat Permai, dan Pelabuhan Tiga Ras.

Namun, dari 115 awak kapal yang menjalani tes urine, satu orang dinyatakan positif narkoba. Awak kapal tersebut telah diserahkan ke BNN untuk proses lebih lanjut. “Kami terus memastikan keselamatan pelayaran di Danau Toba, terutama menjelang arus mudik Lebaran,” ujar Kadishub Sumut, Agustinus Panjaitan, Kamis (6/3/2025).

Dishub Sumut bersama instansi terkait mengimbau operator angkutan dan kapal penyeberangan untuk tidak mempekerjakan awaknya yang terbukti positif narkoba hingga mereka selesai menjalani assesmen dan dinyatakan layak bekerja kembali.

Agustinus menambahkan, rampcheck akan dilanjutkan pada tahap kedua (22-24 Maret) dan tahap ketiga (5-7 April 2025), termasuk pemeriksaan langsung ke pool bus pariwisata dan angkutan lainnya.

Rampcheck ini melibatkan berbagai instansi, termasuk Ditlantas Polda Sumut, Satlantas Polres, Dishub Kabupaten/Kota, Dinas Kesehatan, BNNP Sumut, BPTD Kelas 2 Sumut, Jasa Raharja, Organda, Ditpolairud Polda Sumut, KSOP, dan UPT Dishub sesuai lokasi pemeriksaan.

“Dengan pengawasan ketat dan kolaborasi berbagai pihak, kami ingin memastikan perjalanan mudik Lebaran berjalan aman dan lancar bagi masyarakat,” pungkas Agustinus.(Ded)

Sekwan Bersama Anggota DPRD Fraksi Gerindra, Lakukan Safari Ramadhan 1446 Hijriah

0

DETEKSI.co-Langkat, Sekretaris DPRD Kabupaten Langkat Basrah Pardomuan bersama Sunarman anggota DPRD Kabupaten Langkat dari fraksi partai Gerindra melakukan safari Ramadhan di kecamatan hinai 1446 hijriah, kamis 06/03/2025 masehi dan menyempatkan mampir di masjid Nurul Falah dusun VIII desa batu Melenggang, kecamatan hinai.

Keduanya melakukan safari Ramadhan sebagai mewakili Tim safari Ramadhan yang di prakarsai oleh pemerintah kabupaten Langkat, selain itu turut juga hadir kepala dinas pertanian kabupaten langkat, camat hinai, Danramil 09 hinai, Kapolsek hinai dan kepala desa Sekecamatan hinai.

Dalam kesempatan itu Tim menyerahkan bingkisan dari Baznas kabupaten Langkat dan sumbangan sebesar Rp 20.000.000 dari bupati Langkat kepada badan kenajiran masjid Nurul Falah.

Menurut Sunarman anggota DPRD Kabupaten Langkat dari fraksi partai Gerindra tersebut saat ini pembangunan masjid Nurul Falah sedang dalam proses finishing yang di perkirakan memakan biaya sekitar Rp 1,6 Miliyar yang mana sumber dananya di peroleh dari sumbangan infaq dan sedekah masyarakat. (AR Lim)

DR. Klaudia Evinta Siregar: Bantuan Kapal dari Dinas Perikanan Sergai Sesuai Spesifikasi

0

Deteksi.co – Sergai, Pengadaan bantuan kapal (perahu) untuk kelompok nelayan tahun 2023 dari Dinas Perikanan Serdang Bedagai (Sergai) sudah sesuai spesifikasi.

Demikian ditegaskan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sergai DR.Klaudia Evinta Siregar, SKM, M.Kes (foto) kepada Waspada, Rabu (5/3) kemarin di kantornya di Jl.Negara Desa Firdaus Kec.Sei Rampah, menanggapi berita miring bantuan tersebut tidak sesuai spesifikasi.

Ditambahkan Kadis Perikanan, perahu/ kapal yang di berikan kepada para Kelompok Usaha Bersama (KUB) tersebut sudah sesuai spesifikasi.

“Sebelum bantuan perahu kapal itu di buat dan di serahkan kepada kelompok nelayan, terlebih dahulu kita melakukan diskusi dengan beberapa kelompok yang bakal menerima bantuan, kemudian konsultan perencana kegiatan pengadaan kapal dan tim Dinas Perikan untuk membahas spesifikasi dari perahu kapal tersebut,” papar Klaudia Evinta.

Selain itu lanjut Kadis Perikanan, dalam pengadaan perahu kapal itu pihaknya juga meminta pendampingan oleh tim dari Kejaksaan Negeri Sergai.

” Tentunya dalam hal ini, kita sudah berupaya semaksimal mungkin untuk transparan dalam kegiatan pengadaan perahu kapal tersebut, yang bersumber dari Dana DAK tahun anggaran 2023 yang lalu, dengan jumlah 6 perahu kapal di bawah 5 GT beserta perlengkapannya,” terang Klaudia Evinta.

Selain itu lanjutnya, Tim Pendampingan dari Kejari Sergai juga proaktif ikut dalam berbagai monitoring pembuatan perahu kapal tersebut, selanjutnya kapal diserahkan kepada kelompok penerima manfaat.

” Saat berita acara serah terima kelompok nelayan membuat surat pernyataan yang berisi, untuk tidak akan memindahtangankan atau menjual kapal tersebut kepada pihak manapun, serta untuk menjaga perahu bantuan dan perlengkapannya dengan baik,” papar Klaudia Evinta.

Bahkan pada berita acara dan surat pernyataan itu tegas Kadis Perikanan, juga tertuang, jika mereka terbukti menjual dan memindahtangankan perahu kapal tersebut, kelompok harus mengganti dan mengembalikan perahu kapal tersebut ke kantor Desa setempat dimana kelompok itu berasal, untuk di berikan kepada kelompok lain, pungkasnya.

Terpisah, Ketua KUB Sejati Muslim Ucok warga Desa Nagur Muslim alias Ucok merupakan salah satu penerima perahu kapal tersebut sangat berterima kasih seraya memberikan apresiasi atas bantuan yang di berikan oleh pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai di bawah pimpinan Bupati Darma Wijaya dan Wabup Adlin Tambunan melalui Dinas Perikanan

” Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Darma Wijaya dan Dinas Perikanan Serdang Bedagai yang telah memberikan bantuan perahu kapal pada kelompok kami, dan kami sudah merasakan manfaatnya dalam menambah pendapatan dan kesejahteraan kami,” pungkas Muslim. (Budi)

Pemkab Sergai Komitmen Terus Turunkan Angka Stunting, Targetkan Nol Kasus pada 2030

0

Deteksi.co – Sergai, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) menegaskan komitmennya dalam menurunkan angka stunting secara signifikan dengan menargetkan zero stunting pada 2030.

Hal ini disampaikan Bupati Sergai H. Darma Wijaya dalam Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tahun 2024 yang berlangsung di Ruang Rapat Sekdakab Sergai, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Kamis (6/3/2025).

Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sergai H. Adlin Tambunan, Pj. Sekdakab Sergai Rusmiani Purba, SP, M.Si, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Marine Sohadi Angkat, S.Si., M.Si, Anggota DPRD Provinsi Sumut Budi Sumalim, SE, para Asisten, perwakilan Kapolres Sergai, perwakilan Kemenag Sergai, jajaran kepala OPD, serta perwakilan OPD terkait.

Dalam sambutannya, Bupati H. Darma Wijaya mengapresiasi pelaksanaan evaluasi tersebut dan menekankan pentingnya koordinasi perangkat daerah dalam menekan angka stunting. Ia menyebutkan bahwa pihaknya bangga telah menjalankan program sesuai prosedur yang ada dan menegaskan bahwa upaya ini merupakan hasil kerja bersama seluruh OPD, dengan target yang jelas yaitu zero stunting pada 2030.

Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan dalam paparannya mengungkapkan bahwa prevalensi stunting di Kabupaten Sergai telah mengalami penurunan signifikan dari 26,3 persen pada 2019 menjadi 14,4 persen pada 2023.

Penurunan ini sejalan dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang menetapkan prevalensi stunting 14 persen pada 2024, serta target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Capaian ini tidak lepas dari sinergi lintas sektor dan peran aktif masyarakat. Pemkab Sergai telah menerbitkan berbagai kebijakan dan regulasi untuk mempercepat penurunan stunting, salah satunya adalah Keputusan Bupati Nomor 278/18.31 Tahun 2023 yang menetapkan 60 desa sebagai fokus pencegahan dan penanganan stunting pada 2024. Selain itu, peraturan terkait peran desa dalam pencegahan stunting, sanitasi berbasis masyarakat, dan perubahan perilaku juga telah diterapkan.

Di tingkat desa, Pemkab Sergai mengerahkan 335 Kader Pembangunan Manusia (KPM), 237 Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), dan 481 Tim Pendamping Keluarga (TPK) dengan total 1.419 anggota. Tim ini secara rutin melakukan kunjungan keluarga, edukasi kesehatan, serta pendampingan gizi. Selain itu, Pemkab Sergai juga telah membangun sistem pengawasan berbasis data melalui aplikasi E-PPGBM (Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat). Data menunjukkan prevalensi stunting berhasil ditekan dari 1,66 persen pada Januari 2024 menjadi 1,39 persen pada Desember 2024. Informasi terkait stunting ini dipublikasikan secara berkala di situs web resmi pemerintah dan papan pengumuman Dinas Kesehatan guna meningkatkan kesadaran masyarakat.

Sejumlah inovasi menjadi andalan Pemkab Sergai dalam menurunkan angka stunting. Salah satu program unggulan adalah DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting), yang menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak melalui dapur sehat di desa-desa. Beberapa inovasi unggulan dari program ini antara lain bubur “Anjeli” di Desa Kampung Pon, Kecamatan Sei Bamban, yang memadukan berbagai bahan lokal bernutrisi tinggi, bubur “Buryam Jangkis” di Desa Sei Naga Lawan, bubur “Jaman Tepuy” di Desa Pagar Manik, serta olahan ikan lele di Desa Kuta Baru, Kecamatan Tebing Tinggi, yang mendapat sambutan positif dari masyarakat. Program ini tidak hanya berhasil menurunkan angka stunting, tetapi juga meraih penghargaan di tingkat nasional.

Pj. Sekdakab Sergai Rusmiani Purba, SP, M.Si, menyatakan optimisme terhadap keberlanjutan program penurunan stunting. Dengan sinergi yang semakin baik antar-stakeholder, ia yakin bahwa target zero stunting pada 2030 dapat tercapai.(Budi).

Oknum OKP Intimidasi Wartawan, SMSI Sumut: itu Pelanggaran Serius “Pelaku Ditangkap”

0

DETEKSI.co-Medan, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Utara mengecam tindakan intimidasi terhadap wartawan Dody Ariandi yang berkerja di media KLIKSUMUT.COM diduga dilakukan oleh oknum Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) saat meliput persidangan di Pengadilan Negeri Medan.

Ketua SMSI Sumut, Erris J Napitupulu, menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap kebebasan pers.

“Kami mengecam keras perbuatan intimidasi ini. Wartawan yang bekerja di Media dalam menjalankan tugas jurnalistik yang dilindungi undang-undang. Kami selaku perkumpulan pemilik media mendesak Kapolrestabes Medan untuk segera mengusut dan menangkap pelaku,,” tegas Erris.

Erris juga menyoroti bahwa intimidasi ini diduga dilakukan oleh Ketua Satgas DPD AMPI Sumut, BS bersama beberapa anggotanya. Kejadian ini membuat wartawan merasa tidak nyaman dan terancam saat melaksanakan tugas jurnalistiknya.

Kronologi Intimidasi Wartawan di Pengadilan

Dody Ariandi mengalami intimidasi saat meliput sidang kasus korupsi lingkungan senilai Rp 787,17 miliar yang menyeret terdakwa Alexander Haliam alias Akuang. Insiden ini terjadi di Pengadilan Negeri Medan pada Senin, 24 Februari 2025, dan akhirnya dilaporkan ke Polrestabes Medan pada Sabtu, 1 Maret 2025, dengan Nomor STTLP/B/697/III/2025/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMUT.

Menurut Dody, kejadian bermula saat dirinya mengambil gambar persidangan yang menghadirkan saksi ahli lingkungan, di antaranya:
Prof. Dr. Ir. Basuki Wasis, M.Si
Prof. Dr. Ir. Bambang Hero Saharjo, M.Agr, dr. David Luther Lubis, SpOG (K) (diketahui sebagai Ketua DPD AMPI Sumut dan menantu terdakwa Akuang)

Ketika Dody mendokumentasikan jalannya sidang, ia tiba-tiba didatangi oleh sejumlah orang yang meminta agar ia berhenti mengambil gambar.

“Saya hanya menjalankan tugas sesuai arahan redaksi. Namun, ada pihak yang mendekati saya dan meminta untuk tidak mempublikasikan berita dan foto terkait Ketua DPD AMPI Sumut,” ungkap Dody.

Tak lama setelah itu, Dody diajak ke kantin oleh BS dan beberapa rekannya, di mana ia mulai menerima ancaman serius.

Ancaman: “Sempat Kau Naikkan Berita Itu, Aku Hisap Darahmu!”

Di kantin pengadilan, Dody merasa dikepung dan dipaksa untuk menghapus foto serta membatalkan publikasi berita.

“Mereka mulai menekan saya secara psikologis, ada yang memukul meja agar suasana semakin mencekam. Saya tetap berusaha tenang, lalu pergi setelah menerima telepon,” tutur Dody.

Namun, intimidasi tidak berhenti di situ. Begitu Dody tiba di lobi pengadilan, BS dan rekan-rekannya kembali menghadangnya dan mengeluarkan ancaman yang lebih menakutkan.

“BS berkata, ‘Sempat kau naikkan berita itu, aku hisap darahmu!’ Bahkan, dia juga mengancam akan menculik dan membunuh saya,” ujarnya.

SMSI Sumut Desak Penegakan Hukum

SMSI Sumut menegaskan bahwa tindakan intimidasi terhadap wartawan dan media merupakan pelanggaran Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Pasal 18 UU Pers menyebutkan:

Setiap orang yang dengan sengaja melakukan tindakan yang dapat menghambat atau membatasi kebebasan pers dapat dipidana dengan penjara paling lama 2 tahun atau denda hingga Rp 500 juta.

“Oleh karena itu, SMSI meminta Kapolrestabes Medan untuk bertindak cepat dalam menangkap para pelaku demi menegakkan kebebasan pers di Indonesia,” tambah Erris.

Dody sendiri telah resmi melaporkan insiden ini dan berharap hukum dapat ditegakkan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (Ril)

Laporan Tipu Gelap di Polda Sumut Diduga Jalan Ditempat, Korban Kecewa

0

Korban Susanny didampingi suaminya. (DETEKSI.co/Ist)

DETEKSI.co – Medan, Sudah sembilan bulan lamanya laporan penipuan atau penggelapan kurang-lebih 1,2 Milyar tak kunjung ada kejelasan, bahkan pihak Polda Sumut diduga terkesan mengabaikan laporan korban dengan laporan polisi nomor : LP/B/707/VI/2024/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA tanggal 03 Juni 2024.

Hal itu, disampaikan korban (pelapor) Susanny (61) warga Jalan Anyelir, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan kepada wartawan, Kamis (6/3/2025).

Dijelaskannya, pada tanggal 20 Juni 2023 silam, Susanny dengan terlapor RN.Gultom membuat perjanjian di Notaris perihal pekerjaan pengerjaan jalan dengan cor beton dengan modal kurang-lebih Rp.1,2 Milyar. Terlapor RN Gultom berjanji akan mengembalikan modal dan keuntungan kerja kepada Susanny di bulan Oktober 2023, namun hingga pada bulan yang dijanjikan RN Gultom tidak mengembalikan uang Susanny.

“Sampai saat ini, terlapor RN Gultom belum juga mengembalikan uang saya pak. Sebelumnya, saya bersama suami sudah bolak-balik meminta uang tersebut, namun terlapor RN Gultom selalu berjanji akan mengembalikan uang saya itu. Hingga saya melaporkan RN Gultom di Polda Sumut perkara penipuan/penggelapan,” jelas Susanny didampingi sang suaminya, Kamis (6/3/2025).

Hingga kini, lanjut Susanny terlapor RN Gultom diduga kebal hukum dan tidak ada niat untuk mengembalikan uang tersebut dan masih saja menawarkan proyek kepada Susanny.

“Sepertinya terlapor RN Gultom kebal hukum, sehingga tidak ada niat untuk mengembalikan uang saya itu,” ujarnya.

Ia berharap pihak Polda Sumut serius menindaklanjuti laporannya dan segera menangkap terlapor RN Gultom guna mendapatkan keadilan dan tidak ada lagi korban berikutnya atas apa sudah dialaminya.

“Saya berharap pihak Polda Sumut serius menindaklanjuti laporan saya itu dan segera menangkap terlapor RN Gultom supaya saya mendapatkan keadilan serta tidak ada lagi menjadi korban olehnya”, harapnya mengakhiri.

Sementara itu, Dirkrimum Polda Sumut Kombes Pol Sumaryono, SIK saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (6/3/2025), hingga berita ini diterbitkan belum merespon. (Pea)

Secara Zoom Meeting, Bupati Labuhanbatu Paparkan Program Stunting Tahun 2024

0

DETEKSI.co – Labuhanbatu, Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG.MKM memaparkan program stunting pada penilaian kinerja pelaksanaan 8 (delapan) aksi konvergensi penurunan stunting tahun 2024, secara zoom meeting bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Perwakilan Provinsi Sumatera Utara dan Bappelitbang Sumatera Utara, di Ruang Rapat Bupati. Kamis (6/3).

Pada zoom meeting tersebut, Bupati mengatakan kabupaten labuhanbatu dengan jumlah penduduk 520.545 jiwa, dari sembilan kecamatan, dimana program stunting sudah berjalan kurang lebih 3 tahun terakhir ini, dengan angka stunting di labuhanbatu sekitar 20,2 %.

Adapun kegiatan – kegiatan atau program stunting yang masih berjalan, kata Bupati, yaitu sosialisasi di setiap puskesmas dan posyandu, pemberian makanan bergizi tambahan kepada bayi maupun ibu hamil, program ibu stunting dan bapak stunting, stunting keliling yang masih terus berjalan dengan baik di kabupaten labuhanbatu.

“ Insya allah, kedepannya dengan pemerintahan yang baru, kami akan terus berupaya dan berkomitmen menekan angka stunting di kabupaten labuhanbatu,” ujarnya.

“Kami juga sangat mendukung untuk mensukseskan program pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten dalam penanganan menurunkan angka stunting,” ucap Bupati.

Bupati pun berharap melalui penilaian kinerja pelaksanaan 8 (delapan) aksi konvergensi penurunan stunting di kabupaten labuhanbatu tahun 2024 bisa mendapatkan hasil yang memuaskan.

“Kalau bisa kabupaten labuhanbatu mendapat juara pada penilaian kinerja penurunan stunting tahun 2024 ini,” tutup Bupati Labuhanbatu.

Plt Bappeda Labuhanbatu NM Bangun menambahkan, 8 pelaksanaan aksi konvergensi penurunan stunting di kabupaten labuhanbatu, 1. Melakukan Analisis Aksi, 2. Menyusun Rencana Kegiatan, 3. Menyelenggarakan Rembuk Stunting, 4. Memberikan Kepastian Hukum (Perbup tentang peran desa), 5. Pembinaan KPM, 6. Meningkatkan Sistem Manajemen Data, 7. Melakukan Pengukuran dan Publik Stunting dan 8. Melakukan Reviu Kinerja Tahunan.

Turut hadir, Sekda Ir. Hasan Heri Rambe, Asisten l Drs. Sarimpunan Ritonga M.Pd, Mewakili Polres Aiptu J. Samosir , Mewakili Dandim 0209/lb Mayor Inf. Sopyan Sukri, Para Pimpinan OPD, Mewakili Kemenag, PKK dan Tamu Undangan Lainnya.(Dn)

Pengadilan Terlengkap di Indonesia, Rico Waas Salut PN Medan

0

DETEKSI.co-Medan, Guna memperkuat sinergitas sekaligus dukungan dalam membangun Kota Medan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersilaturahmi dengan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Medan Jon Sarman Saragih SH MHum di Kantor PN Medan Jalan Pengadilan, Rabu (5/3/2025).

Silaturahmi ini dilakukan Rico Waas didampingi Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan Ferri Ichsan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat HM Sofyan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Agus Suriono dan Kasatpol PP Rakhmat Adisyah Putra Harahap.

Selain membahas persoalan hukum, Rico Waas dalam silaturahmi yang berlangsung dengan penuh keakraban ini, juga mengharapkan dukungan PN Medan dalam pembangunan yang dilakukan Pemko Medan, terutama menyangkut bidang hukumnya.

Usai silaturahmi, Jon Sarman selanjutnya memperlihatkan seluruh ruangan PN Medan, termasuk ruangan persidangan, sel tahanan serta ruangan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) guna membantu masyarakat dan mempermudah di dalam keperluannya di PN Medan.

“Ini gedung (PN Medan) heritage juga. Gedungnya masih terawat dengan baik dan terjaga sampai sekarang. Kami tadi diajak berkunjung untuk melihat-lihat bagaimana kondisi gedung PN Medan,” kata Rico Waas.

Dikatakan Rico Waas, PN Medan merupakan pengadilan yang terlengkap di Indonesia, begitu juga dengan perkaranya. “Kita salut dan kunjungan yang dilakukan ini guna memperkuat silaturahmi antara Pemko Medan dan PN Medan,” jelasnya.

Sedangkan Ketua PN Medan Jon Sarman Saragih SH MHum terlebih dulu mengucapkan selamat atas terpilih dan dilantiknya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan yang baru. Dikatakan Jon Sarman, keluarga besar PN Medan sangat senang, bangga dan bersukacita atas kunjungan yang dilakukan.

“Untuk ke depannya kami siap bekerjasama dan berkolaborasi sesuai dengan tugas pokok serta fungsi masing-masing. Doa dan harapan kami, Pak Wali Kota beserta jajarannya sukses dalam memimpin Kota Medan. Kami siap mendukung dalam rangka penegakan hukum,” ungkap Jon Sarman.(Red/d)

4 Rumah Warga Hiliasi Terbakar Diduga Akibat Tumpahan Bensin

0

DETEKSI.co – Nias Selatan, Empat rumah warga Desa Hiliasi Kecamatan Toma, Kabupaten Nias Selatan hangus dilalap api pada Rabu (5/3/2025). Kebakaran ini diduga dari lilin dan menyambar bensin jenis pertalite yang tumpah.

Salah seorang korban kebakaran rumah bernama Heldis Loi alias Ama Cei menceritakan kejadian bermula sekira pukul 19.00 WIB saat seorang pedagang yang juga pemilik rumah an. Risaya Laia alias ina Elis Laia tengah menuang bensin jenis pertalite ke botol kemudian tumpah.

Pasalnya pada saat itu listrik sedang padam, jadi Ina Elis menggunakan lilin untuk penerangan. Lilin yang berada tak jauh dari Ina Elis langsung menyambar tumpahan bensin hingga tangannya ikut terbakar.

“Api langsung menyambar bensin yang tumpah, kemudian menjalar ke rumah tetangga termasuk rumah saya yang jaraknya dua rumah dari sumber api ” ujar Heldis.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut segera berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api dengan cepat meluas dan melahap hampir keempat rumah tersebut.

“Api sangat cepat menyebar karena kondisi bensin yang mudah terbakar. Warga sudah berusaha memadamkan api, tetapi kobaran api semakin membesar”, tambah Heldis.

Sekira 20 menit setelah kebakaran, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Berkat upaya cepat petugas, api akhirnya berhasil dipadamkan. Namun, empat rumah sudah dalam kondisi hangus terbakar, dan sebagian besar isinya tidak dapat diselamatkan.

“Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material akibat kebakaran ini cukup besar”, jelas Heldis.

Heldis pun berharap agar pemerintah dapat hadir meringankan beban para korban yang mengalami kebakaran rumah. (HL)