Beranda blog Halaman 7

Prabowo Tegas Hentikan Kebocoran Kekayaan Negara, Kedaulatan Pangan Indonesia Kian Kuat

0
Presiden Prabowo memberikan sambutan pada kegiatan panen raya udang dan peninjauan sortir hasil panen di kawasan tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Presiden Prabowo memberikan sambutan pada kegiatan panen raya udang dan peninjauan sortir hasil panen di kawasan tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu, 23 Mei 2026.

DETEKSI.co-Kebumen, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya memperkuat kedaulatan pangan nasional sekaligus menghentikan kebocoran kekayaan negara demi kesejahteraan rakyat Indonesia. Penegasan itu disampaikan saat menghadiri panen raya udang dan meninjau proses sortir hasil panen di kawasan tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026).

Kedaulatan pangan menjadi salah satu fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo dalam 19 bulan terakhir. Dalam pidatonya, Presiden menyebut Indonesia telah berhasil mencapai swasembada untuk sejumlah komoditas pangan penting seperti beras dan jagung.

Selain itu, kebutuhan protein nasional seperti telur dan ayam juga dinilai dalam kondisi aman. Namun demikian, pemerintah masih terus memperkuat sektor peternakan untuk mencapai swasembada daging dalam beberapa tahun ke depan.

“Kita sekarang sudah swasembada pangan. Sudah swasembada beras, jagung. Protein kita seperti telur dan ayam relatif aman. Untuk daging masih kita kerjakan dan targetnya beberapa tahun ke depan bisa tercapai,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo menilai pencapaian tersebut sangat penting di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian. Konflik dan perang yang terjadi di sejumlah kawasan dunia dinilai menjadi peringatan bagi Indonesia agar memperkuat ketahanan nasional, termasuk di bidang pangan dan pertahanan negara.

Menurut Presiden, Indonesia harus tetap waspada meski saat ini tidak terlibat dalam konflik internasional. Karena itu, pemerintah terus membangun kekuatan nasional untuk menjaga stabilitas dan melindungi kekayaan bangsa.

Kebocoran kekayaan negara juga menjadi perhatian serius Presiden Prabowo. Ia menegaskan sumber daya alam Indonesia harus dikelola secara mandiri sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

Presiden menilai selama ini masih ada pihak tertentu yang memanfaatkan kekayaan Indonesia tanpa memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat luas. Karena itu, pemerintah berkomitmen memperkuat pengelolaan sumber daya nasional agar hasilnya benar-benar dirasakan rakyat.

“Sekarang kekayaan-kekayaan kita harus kita kelola sendiri. Kita tidak mau kekayaan kita terus-menerus dipermainkan pihak tertentu atau negara tertentu. Ini amanat Undang-Undang Dasar untuk kemakmuran rakyat,” tegas Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga kembali menyinggung pidatonya di hadapan MPR RI pada 20 Mei 2026 lalu. Ia menegaskan Indonesia merupakan negara yang sangat kaya, namun masih menghadapi persoalan kebocoran sumber daya yang harus segera dihentikan.

Presiden Prabowo menegaskan dirinya bersama jajaran pemerintah akan bekerja keras untuk menutup seluruh celah kebocoran kekayaan negara demi memastikan manfaatnya dapat dinikmati seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya segelintir kelompok.

“Kekayaan bangsa harus dinikmati seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya segelintir orang,” pungkas Presiden.

Langkah memperkuat kedaulatan pangan, meningkatkan pengelolaan mandiri sumber daya alam, serta menghentikan kebocoran kekayaan negara dinilai menjadi fondasi penting menuju Indonesia yang lebih kuat, mandiri, dan sejahtera di tengah tantangan global yang terus berkembang. (Red/d)

Polres Langkat Perkuat Patroli Saat Black Out di Sumatera

0

DETEKSI.co-Langkat, Menyikapi terjadinya gangguan sistem kelistrikan atau black out di sejumlah wilayah Pulau Sumatera yang turut berdampak di wilayah hukum Polres Langkat, jajaran Polres Langkat bergerak cepat melakukan langkah-langkah pengamanan dan penguatan patroli guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.

Berdasarkan informasi dari PT PLN (Persero), gangguan sistem kelistrikan mulai terjadi sejak Jumat malam, 22 Mei 2026 sekitar pukul 18.44 WIB dan berdampak pada sejumlah wilayah Sumatera bagian utara.

Hingga Sabtu, 23 Mei 2026, sejumlah wilayah di Kabupaten Langkat masih mengalami pemadaman listrik secara bertahap seiring proses pemulihan sistem kelistrikan yang masih dilakukan pihak PLN.

Dalam menghadapi situasi tersebut, Polres Langkat bersama seluruh Polsek jajaran langsung meningkatkan kesiapsiagaan personel dengan melaksanakan patroli secara serentak di berbagai wilayah, khususnya pada lokasi-lokasi yang masih mengalami black out.

Kegiatan pengamanan dilakukan secara intensif sebagai langkah preventif guna mencegah potensi gangguan keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat di tengah situasi padamnya aliran listrik.

Penguatan patroli dilakukan di kawasan pemukiman warga, pusat aktivitas masyarakat, objek vital, jalur utama, fasilitas publik, hingga lokasi minim penerangan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, tindak kriminalitas, maupun keresahan masyarakat di tengah kondisi padam listrik.

Personel kepolisian juga melakukan patroli dialogis dengan menyambangi warga secara langsung untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan terkendali.

Selain patroli mobile, personel kepolisian juga aktif menyambangi masyarakat untuk memberikan imbauan kamtibmas agar tetap tenang, tidak panik, serta tetap menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

Langkah preventif dan humanis terus dikedepankan Polri sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat saat menghadapi situasi darurat pelayanan publik seperti black out.

Personel kepolisian juga melakukan pemantauan intensif pada malam hari di titik-titik rawan guna memastikan situasi tetap aman dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan tertib selama berlangsungnya pemadaman listrik.

Selain itu, pengawasan pada objek vital dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat turut diperketat untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan yang dapat memanfaatkan situasi minim penerangan.

Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Polri hadir untuk memastikan masyarakat tetap merasa aman, tenang, dan nyaman dalam situasi seperti ini. Kehadiran personel di lapangan bukan hanya melakukan patroli, tetapi juga memastikan rasa tenteram dan damai tetap terjaga di tengah masyarakat,” jelas Kapolres.

Kapolres juga mengajak masyarakat agar tetap bersabar karena pemerintah melalui PLN masih bekerja keras melakukan proses pemulihan dan normalisasi sistem kelistrikan di sejumlah wilayah terdampak.

Menurutnya, situasi seperti ini membutuhkan kerja sama dan kepedulian bersama agar kondisi keamanan tetap terjaga dengan baik.

Di era post-truth saat ini, opini dan persepsi sering kali dapat mengaburkan fakta yang sebenarnya, sehingga masyarakat diimbau untuk lebih bijak menerima maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bersabar. Pemerintah melalui PLN masih bekerja untuk menormalkan kembali pelayanan kelistrikan. Sementara itu, Polri akan terus hadir di tengah masyarakat untuk menjamin rasa aman dan ketertiban tetap terjaga,” tegasnya.

Kapolres menambahkan bahwa kolaborasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga situasi tetap kondusif selama berlangsungnya black out.

Ia berharap masyarakat dapat ikut berpartisipasi aktif menjaga lingkungan sekitar, meningkatkan kepedulian antarwarga, serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan maupun potensi gangguan keamanan.

Menurutnya, ketika masyarakat dan kepolisian saling bersinergi, maka situasi keamanan dan ketertiban akan semakin kuat meski di tengah kondisi yang tidak biasa.

“Kolaborasi masyarakat untuk tetap tenang, saling peduli, dan berpartisipasi aktif bersama kepolisian akan memperkuat keamanan, ketertiban, ketenteraman, dan kedamaian masyarakat dalam menghadapi situasi black out ini,” ungkap Kapolres.

Polres Langkat memastikan patroli dan pengamanan akan terus ditingkatkan selama proses pemulihan sistem kelistrikan berlangsung, khususnya di wilayah-wilayah yang masih mengalami pemadaman, guna memastikan masyarakat tetap aman, nyaman, dan kondusif.

Polri melalui Polres Langkat juga menyiagakan personel di berbagai titik strategis sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam memberikan perlindungan dan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama berlangsungnya situasi black out di wilayah Kabupaten Langkat.

Masyarakat juga diimbau agar tidak ragu menghubungi layanan Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian, menemukan potensi gangguan kamtibmas, maupun situasi darurat lainnya selama berlangsungnya black out. (Tim)

FWP Sumut Dapat Dukungan Pemprov, Sulaiman Harahap Tegaskan Wartawan Mitra Strategis Pembangunan

0
Pj Sekdaprov Sumut, Sulaiman Harahap, menerima audiensi pengurus Forum Wartawan Pemprov (FWP) Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (22/5/2026). Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Sumut menegaskan komitmennya mendukung program kerja FWP Sumut guna memperkuat sinergi pemerintah dan insan pers.
Pj Sekdaprov Sumut, Sulaiman Harahap, menerima audiensi pengurus Forum Wartawan Pemprov (FWP) Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (22/5/2026). Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Sumut menegaskan komitmennya mendukung program kerja FWP Sumut guna memperkuat sinergi pemerintah dan insan pers.

DETEKSI.co-Medan, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menegaskan wartawan memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Karena itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen mendukung program kerja Forum Wartawan Pemprov (FWP) Sumut selama sesuai aturan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Sulaiman Harahap saat menerima audiensi pengurus Forum Wartawan Pemprov Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (22/5/2026).

FWP Sumut dinilai memiliki peran strategis sebagai penghubung informasi antara pemerintah dan masyarakat. Sulaiman mengatakan wartawan selama ini turut membantu menyampaikan berbagai program, kebijakan, hingga dinamika pemerintahan di lingkungan Pemprov Sumut.

“Kami berterima kasih atas kunjungan rekan-rekan wartawan. Wartawan merupakan mitra sekaligus mata dan telinga kami di pemerintahan,” ujar Sulaiman Harahap.

Dalam pertemuan tersebut, Sulaiman juga memastikan Pemprov Sumut membuka ruang komunikasi dan diskusi seluas-luasnya dengan insan pers. Pemprov bahkan siap memfasilitasi kebutuhan organisasi wartawan, termasuk rencana pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) FWP Sumut.

Menurutnya, fasilitas maupun aset milik Pemprov Sumut dapat dimanfaatkan guna mendukung kelancaran agenda organisasi wartawan tersebut.

Meski begitu, Sulaiman mengingatkan agar seluruh kegiatan tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi maupun pelaksanaan.

“Kami tidak akan memutus atau menutup komunikasi. Pastinya, kita akan mengakomodir kegiatan dan program FWP selama hal tersebut dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Pemprov Sumut, Syaifullah, menegaskan pihaknya mendukung penuh Enam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

Enam program prioritas tersebut meliputi PROBIS atau Program Berobat Gratis, PUBG atau Program Unggulan Sekolah Gratis, JASKOP tentang jaminan kestabilan harga komoditi pangan, CERDAS terkait digitalisasi pelayanan publik, INSTANSI untuk pembangunan infrastruktur strategis terintegrasi, serta PRESTICE yang fokus pada perlindungan rakyat melalui restorative justice dan koperasi.

Menurut Syaifullah, FWP Sumut siap membantu menyebarluaskan informasi berbagai program prioritas pemerintah tersebut melalui pemberitaan yang edukatif, berimbang, dan mudah dipahami masyarakat.

Ia juga menjelaskan kepengurusan baru FWP Sumut merupakan kelanjutan dari kepengurusan sebelumnya. Audiensi dengan Pemprov Sumut dilakukan untuk memperkuat sinergi sekaligus membahas sejumlah agenda organisasi ke depan.

Agenda terdekat yang akan dilaksanakan yakni Rapat Kerja FWP Sumut yang direncanakan diikuti hampir 100 wartawan. Kegiatan tersebut akan difokuskan pada peningkatan kapasitas dan kualitas jurnalistik anggota forum.

Selain meminta dukungan terhadap pelaksanaan Raker, FWP Sumut juga berharap forum wartawan dapat dilibatkan secara aktif dalam peliputan maupun kunjungan kerja gubernur ke berbagai daerah di Sumatera Utara.

FWP Sumut turut menyampaikan aspirasi agar Pemprov Sumut dapat memfasilitasi pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bagi anggota forum dan wartawan lainnya. Program tersebut dinilai penting untuk meningkatkan profesionalisme insan pers di lingkungan Pemprov Sumut. (gaho)

Laporan Kegiatan Perkemahan SDN Sukamulya Cimanggu

0
SDN Sukamulya Cimanggu yang beralamat di Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, telah sukses menyelenggarakan kegiatan perkemahan tahunan.
SDN Sukamulya Cimanggu yang beralamat di Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, telah sukses menyelenggarakan kegiatan perkemahan tahunan.

DETEKSI.co-Ngamprah, SDN Sukamulya Cimanggu yang beralamat di Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, telah sukses menyelenggarakan kegiatan perkemahan tahunan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa mulai dari Kelas I hingga Kelas V, berlangsung selama dua hari satu malam di lokasi Bumi Perkemahan Paku Haji, dan didampingi langsung oleh para guru wali kelas masing-masing sebagai pembimbing di lapangan.

Bapak Dadang, S.Pd., selaku guru sekaligus pembina kegiatan, menyampaikan berbagai hal penting terkait pelaksanaan program ini. Ia menjelaskan bahwa perkemahan merupakan salah satu program tahunan yang wajib dilaksanakan sebagai bagian dari kurikulum pembinaan karakter. Meskipun kegiatan kali ini dilaksanakan di luar lingkungan sekolah, pada umumnya kegiatan serupa sering diselenggarakan di lingkungan sekolah sendiri guna memudahkan akses serta pengawasan yang lebih ketat terhadap keselamatan dan kenyamanan seluruh peserta.

Untuk kegiatan tahun ini, panitia menetapkan tema utama “Terampil, Akur, Nilai Guna Utama”. Tema ini dipilih dengan tujuan agar setiap peserta tidak hanya menguasai berbagai keterampilan praktis yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga mampu membangun sikap rukun, akur, dan saling menghargai antar teman. Selain itu, tema ini mengarahkan siswa untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai positif yang menjadi tujuan utama dari setiap kegiatan kepanduan dan pembentukan karakter anak didik.

Seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan berkat kehadiran dan kerja sama semua guru yang bertugas sebagai pembimbing serta pengawas di lapangan. Selain itu, kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari pihak Dewan Kerja Ranting. Peran Dewan Kerja Ranting sangat penting, terutama dalam membantu menyusun materi, memberikan bimbingan teknis, serta menyampaikan materi pembinaan kepada seluruh peserta agar isi yang disampaikan tepat sasaran, sesuai standar, dan benar-benar bermanfaat bagi perkembangan mental dan fisik anak.

Bapak Dadang juga menegaskan bahwa peserta yang mengikuti kegiatan ini seluruhnya berasal dari satu pangkalan saja, yaitu Pangkalan SD Karya Mulya. Pihak sekolah tidak mengundang atau melibatkan peserta dari sekolah atau pangkalan lain. Jumlah peserta yang hadir dan berpartisipasi aktif mencapai 174 siswa, yang terdiri dari siswa Kelas I hingga Kelas V.

Berkenaan dengan materi dan jenis kegiatan yang disajikan, panitia telah menyiapkan beragam materi yang menarik namun tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan anak. Beberapa jenis kegiatan yang dilaksanakan antara lain upacara pemakaman simbolis untuk pembelajaran nilai kehidupan, latihan kegiatan konsentrasi, keterampilan menggunakan ketapel, serta berbagai kegiatan lainnya. Semua materi dan latihan yang dipilih adalah materi yang sama sekali tidak membahayakan keselamatan maupun kesehatan anak, dan dikemas dengan cara yang menyenangkan serta menghibur. Hal ini sejalan dengan moto yang dipegang teguh dalam setiap kegiatan pembinaan di sekolah ini, yaitu menghadirkan materi yang mudah diterima, mudah dipahami, dan mampu mendekatkan nilai-nilai pembelajaran ke permukaan, atau langsung diterapkan dalam kehidupan nyata sehari-hari anak.

Selain materi khusus yang disampaikan dalam acara perkemahan ini, seluruh isi materi dan keterampilan yang diajarkan sebenarnya sudah menjadi bagian dari program rutin sekolah. Kami secara rutin mengadakan latihan dan pembinaan setiap minggu sekali. Oleh karena itu, apa yang disajikan dan dipraktikkan dalam kegiatan hari ini merupakan bentuk penerapan, pengembangan, serta pengecekan kembali atas kemampuan dan pemahaman yang sudah diberikan dan dilatihkan secara berkala kepada seluruh siswa. Hal ini dilakukan agar proses pembinaan karakter dan keterampilan berjalan terus-menerus, berkesinambungan, dan mampu memberikan dampak positif yang nyata serta berkelanjutan bagi perkembangan diri setiap anak didik kami. (DR/Kaperwil – Jabar)

Pemprov Sumut Gelontorkan 9 Miliar Pembangunan Jalan Batas Tapteng Taput

0
Foto : Bupati Tapteng meninjau kondisi jalan di wilayah perbatasan Tapteng Taput, Jumat (22/5/2026). (Foto: Deteksi/Diskominfo Tapteng).

DETEKSI.coTapteng, Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, meninjau langsung kondisi infrastruktur jalan, penanganan pascabencana, serta program ketahanan pangan di beberapa titik strategis Kabupaten Tapteng, Jumat (22/5/2026).

Didampingi Plt Kepala Dinas PUPR, Winner Napitupulu, agenda bupati diawali dengan meninjau kondisi jalan yang belum di hotmix di wilayah perbatasan antara Desa Simargarap Kecamatan Pasaribu Tobing, Tapteng, dengan Desa Hajoran Kecamatan Parmonangan, Taput.

Masinton mengungkapkan, pada tahun ini, Pemprovsu menggelontorkan bantuan keuangan sebesar Rp9 miliar untuk pembangunan jalan penghubung antar kabupaten tersebut.

Infrastruktur ini diharapkan mampu membuka akses wilayah yang selama ini terisolir, khususnya dari Desa Simargarap menuju perbatasan Taput.

Namun, usai melihat langsung kondisi di lapangan, Bupati Masinton menilai anggaran tersebut masih belum mencukupi untuk menuntaskan seluruh jalur.

“Kita menyampaikan terima kasih kepada Gubsu. Tapi setelah melihat kondisi medan yang cukup berat dengan panjang jalan diperkirakan mencapai 6-7 kilometer, biaya yang ada saat ini dinilai masih kurang,” ujar Masinton Pasaribu di lokasi perbatasan.

Masinton menegaskan, interkoneksi jalan tersebut sangat penting karena berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi warga di dua kabupaten. Terlebih, kawasan yang juga berbatasan dengan Kabupaten Humbang Hasundutan ini, merupakan basis pertanian dan perkebunan masyarakat yang subur.

Hubungan ekonomi dan budaya antar warga di perbatasan ini sudah terjalin sejak lama. Jika dahulu hasil bumi harus dipikul dengan berjalan kaki melalui jalur tradisional, kini jalur tersebut sudah bisa dilalui sepeda motor.

Ke depan, dengan peningkatan status jalan, distribusi komoditas utama daerah seperti hasil pertanian, perkebunan, serta minyak nilam, diyakini akan jauh lebih mudah dan bernilai ekonomis tinggi.

Selain sektor ekonomi, terbukanya akses jalan hotmix ini akan memangkas hambatan di sektor pendidikan. Selama ini, anak-anak dari wilayah Hajoran, Taput, harus bertaruh menerobos jalur yang sulit demi bisa bersekolah ke wilayah Sorkam, Tapteng.

Dalam rangkaian peninjauan tersebut, Bupati juga menyempatkan diri melihat kondisi realisasi jalan dari Desa PO Simargarap menuju Desa Baringin, di Kecamatan Pasaribu Tobing.

Selain fokus pada jalan perbatasan, Bupati Masinton memberikan perhatian serius pada penanganan darurat infrastruktur. Terkait kondisi jalan menuju Desa Sipakpahi yang nyaris putus total akibat bencana longsor dan banjir bandang beberapa waktu lalu, bupati menginstruksikan percepatan perbaikan fisik menggunakan pos anggaran kedaruratan.

“Untuk jalan yang nyaris putus itu, nanti segera dikoordinasikan teknisnya dengan Dinas PU, agar bisa ditangani tahun ini menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT). Besaran anggarannya saat ini sedang dihitung secara rinci oleh tim teknis PU,” kata Masinton.

Menutup rangkaian kunjungan kerjanya, Masinton beserta rombongan bergerak meninjau Jalan Desa Muara Kolang yang amblas menuju kawasan Pantai Muara Nauli.

Di lokasi terakhir, yakni Desa Muara Nauli, Kecamatan Sorkam, Bupati meninjau langsung program ketahanan pangan desa setempat, yang sukses mengembangkan budidaya perikanan darat berupa kolam ikan nila.

Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemkab Tapteng dalam menyelaraskan pembangunan infrastruktur fisik dengan penguatan ekonomi sektor riil masyarakat. (RH)

Pemuda asal Jambi, Ketangkuk Intel Kodim 0209 Bawa Sekilo Sabu

0
Pemuda Asal Jambi terpaksa menginap di jeruji besi Mapolres Labuhanbatu, pasalnya, aksinya membawa sebungkus sabu berat satu kilogram di ketahui intel Kodim.
Pemuda Asal Jambi terpaksa menginap di jeruji besi Mapolres Labuhanbatu, pasalnya, aksinya membawa sebungkus sabu berat satu kilogram di ketahui intel Kodim.

DETEKSI.co-Labuhanbatu, Pemuda Asal Jambi terpaksa menginap di jeruji besi Mapolres Labuhanbatu, pasalnya, aksinya membawa sebungkus sabu berat satu kilogram di ketahui intel Kodim.

Pria yang diamankan diketahui berinisial R (23), warga Kota Jambi. Saat ini, yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian guna mendalami dugaan keterlibatannya dalam jaringan peredaran narkotika.

Operasi gabungan dilakukan di Jalan Lintas Negeri Lama, Tanjung Sarang Elang, Kecamatan Bilah Hilir,
Bersama Aparat gabungan dari Unit Intel Kodim 0209/LB bersama Satresnarkoba , Jumat malam (22/05/2026).

Dalam kegiatan tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat sekitar 1 kilogram.

Dikomandoi Pasi Intel Kodim 0209/LB Kapten Inf Aswin bersama personel Unit Intel Kodim 0209/LB dan Tim Satresnarkoba Polres Labuhanbatu.

” Sekitar pukul 22.00 WIB, petugas melihat seorang pria melintas menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX. Namun, kondisi listrik padam membuat situasi di lokasi menjadi minim pencahayaan.
Petugas kemudian melakukan pengejaran setelah pria tersebut diduga mencoba menghindari pemeriksaan. Dalam proses itu, pengendara sepeda motor disebut sempat membuang kendaraannya ke parit dan melarikan diri ke area perkebunan sawit.” Sebut Pasi Intel.
Tidak mau buruan nya lepas
Petugas terus melakukan pengejaran hingga ke lokasi yang gelap dan berlumpur. Setelah dilakukan pencarian beberapa saat, pria tersebut akhirnya berhasil diamankan saat berada di area kebun sawit.

“Petugas melakukan pengejaran hingga ke area kebun sawit dan akhirnya berhasil mengamankan seorang pria yang diduga terkait dengan barang bukti yang ditemukan,” ujar salah seorang personel di lapangan.

Dandim 0209/LB Letkol Kav Hanung Kaptiaji, S.Sos., M.I.P melalui Pasi Intel Kapten Inf Aswin bersama personel Unit Intel menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergitas TNI dan Polri dalam mendukung pemberantasan narkotika di wilayah Labuhanbatu.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara TNI dan Polri dalam mendukung pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Labuhanbatu. Kami akan terus berkoordinasi dan mendukung aparat penegak hukum dalam menciptakan situasi yang aman serta bebas dari penyalahgunaan narkoba,” ujar Kapten Inf Aswin kepada awak media (Jumat, 22/05/2026).

Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk terus mendukung upaya pemberantasan narkotika dengan memberikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Keberhasilan pengungkapan kasus dugaan peredaran sabu tersebut menjadi bukti kuat bahwa sinergitas TNI dan Polri terus berjalan aktif dalam menjaga keamanan wilayah serta menekan peredaran narkotika di Kabupaten Labuhanbatu. (Dian)

Perkimcikataru Medan Gandeng Wartawan, Perkuat Informasi Pembangunan Kota

0
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan John Ester Lase menerima kunjungan silaturahmi pengurus Persatuan Wartawan Pemko Medan di Kantor Dinas Perkimcikataru Kota Medan, Jumat (22/5/2026), guna memperkuat sinergi media dan pemerintah dalam mendukung pembangunan Kota Medan.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan John Ester Lase menerima kunjungan silaturahmi pengurus Persatuan Wartawan Pemko Medan di Kantor Dinas Perkimcikataru Kota Medan, Jumat (22/5/2026), guna memperkuat sinergi media dan pemerintah dalam mendukung pembangunan Kota Medan.

DETEKSI.co-Medan, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan penyampaian informasi layanan publik kepada masyarakat Kota Medan.

Komitmen itu disampaikan Kepala Dinas Perkimcikataru Kota Medan, John Ester Lase saat menerima kunjungan silaturahmi Persatuan Wartawan Pemko Medan di Kantor Dinas Perkimcikataru Jalan AH Nasution, Jumat, 22 Mei 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting menyampaikan komitmen insan pers untuk ikut mendukung pembangunan Kota Medan melalui penyebarluasan informasi program pemerintah kepada masyarakat.

Menurut Edison, media tidak hanya berfungsi memberitakan pembangunan, tetapi juga menyampaikan berbagai keluhan warga yang berkaitan dengan pelayanan dan pembangunan infrastruktur di Kota Medan.

“Kami hadir untuk meningkatkan silaturahmi agar ke depan semakin baik. Kami siap mendukung ekspos program pembangunan dan menjadi penghubung informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Edison menjelaskan, wartawan yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Medan mencapai sekitar 200 orang. Karena itu, sinergi antara media dan organisasi perangkat daerah dinilai penting agar informasi pembangunan dapat tersampaikan secara luas dan tepat kepada masyarakat.

PWPM juga menegaskan siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Medan untuk mendukung pembangunan kota sekaligus melakukan fungsi kontrol sosial melalui pemberitaan yang berimbang.

Menanggapi hal itu, John Ester Lase menyambut positif kolaborasi bersama insan pers. Ia menilai hubungan yang baik antara pemerintah dan wartawan menjadi bagian penting dalam mendukung keterbukaan informasi publik.

Menurut John, Dinas Perkimcikataru selama ini terbuka terhadap kritik, saran, dan berbagai masukan dari masyarakat yang disampaikan melalui media.

“Dalam pembangunan tentu ada yang sudah baik dan ada juga yang perlu diperbaiki. Kami terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” kata John Ester Lase.

Ia juga mengungkapkan pihaknya akan menyiapkan tim media khusus agar koordinasi dan penyampaian data kepada wartawan semakin mudah dan cepat. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat transparansi informasi pembangunan di Kota Medan.

Pertemuan itu turut dihadiri Sekretaris PWPM Irwan Manalu, Bendahara PWPM Zulvina, serta sejumlah pengurus dan kepala bidang di lingkungan Dinas Perkimcikataru Kota Medan.

Kolaborasi antara pemerintah dan media diharapkan mampu memperkuat penyampaian program pembangunan, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta mempercepat penyelesaian berbagai persoalan infrastruktur dan permukiman di Kota Medan. (Red/d)

Kekerasan Seksual UPN Veteran Yogya Disorot DPR, Komisi X Minta Investigasi Transparan

0
Foto ilustrasi: Kekerasan Seksual UPN Veteran Yogya Disorot Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengecam keras dugaan kasus kekerasan seksual di lingkungan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta dan meminta proses investigasi dilakukan secara transparan serta mengutamakan perlindungan korban.
Foto ilustrasi: Kekerasan Seksual UPN Veteran Yogya Disorot Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengecam keras dugaan kasus kekerasan seksual di lingkungan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta dan meminta proses investigasi dilakukan secara transparan serta mengutamakan perlindungan korban.

DETEKSI.co-Yogyakarta, Kasus dugaan kekerasan seksual di lingkungan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta mendapat sorotan tajam dari Komisi X DPR RI. DPR meminta proses investigasi dilakukan secara terbuka dan tidak sekadar menjaga nama baik institusi kampus.

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menegaskan kasus tersebut sudah berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Menurutnya, persoalan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan tidak boleh dianggap sebagai masalah biasa.

“Persoalan ini sangat memprihatinkan dan tidak boleh dianggap biasa,” kata Hetifah kepada wartawan, Sabtu, 23 Mei 2026.

Komisi X DPR meminta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ikut aktif mengawal proses investigasi agar berjalan objektif, transparan, dan memberikan keadilan bagi korban. DPR menilai penanganan kasus harus berfokus pada perlindungan korban, bukan hanya menjaga citra kampus.

Hetifah juga mengapresiasi langkah awal pihak kampus yang menonaktifkan sementara dosen terduga pelaku selama pemeriksaan berlangsung. Kebijakan tersebut dilakukan sesuai aturan dalam Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024.

Meski begitu, DPR mengingatkan kampus wajib memastikan korban mendapat pendampingan secara menyeluruh, mulai dari pendampingan psikologis hingga perlindungan selama proses hukum dan pemeriksaan internal berlangsung.

Sorotan serupa disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian. Ia meminta kasus dugaan kekerasan seksual itu diproses secara terbuka dan tidak diselesaikan diam-diam di internal kampus.

“Jangan sampai kasus ini diselesaikan secara internal hanya untuk menyelamatkan nama baik kampus,” ujarnya.

Komisi X DPR memastikan akan terus memantau perkembangan kasus tersebut. DPR juga meminta Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di kampus bekerja maksimal agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

Menurut Lalu Hadrian, kasus ini menjadi ujian serius bagi komitmen dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman bagi mahasiswa dan sivitas akademika.

“Jangan sampai relasi kuasa dalam dunia pendidikan menjadi tameng bagi perilaku kekerasan seksual,” katanya.

Sebelumnya, pihak Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta mengungkap sedang menyelidiki dugaan kekerasan seksual yang melibatkan tujuh dosen, termasuk satu dosen dari luar kampus.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UPN Veteran Yogyakarta, Hendro Widjanarko mengatakan kampus telah melakukan identifikasi bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) terkait laporan yang masuk.

Dari hasil pendataan sementara, tiga dosen terlapor berasal dari Fakultas Pertanian, dua dosen dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), serta satu dosen dari Fakultas Teknologi Mineral dan Energi (FTME). Satu terlapor lainnya diketahui berasal dari universitas lain.

Pihak kampus menyatakan tidak akan mentoleransi segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi. Selama proses pemeriksaan berlangsung, lima dosen terduga pelaku telah dinonaktifkan dari seluruh aktivitas Tridharma Perguruan Tinggi.

Kasus ini kembali memunculkan perhatian publik terhadap pentingnya pengawasan ketat dan sistem perlindungan korban di lingkungan pendidikan tinggi agar kampus benar-benar menjadi ruang aman bagi mahasiswa. (Red/d)

DHE Ekspor Diperketat, Pemerintah Siap Pantau Devisa Lewat Danantara Mulai 1 Juni

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan pers usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026. (Foto: BPMI Setpres)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan pers usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026. (Foto: BPMI Setpres)

DETEKSI.co-Jakarta, Pemerintah mulai mematangkan kebijakan devisa hasil ekspor (DHE) dan tata kelola ekspor sumber daya alam melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Kebijakan ini disiapkan untuk memperkuat pengawasan ekspor nasional sekaligus memastikan devisa hasil ekspor memberi dampak lebih besar bagi perekonomian Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah telah melakukan sosialisasi kepada berbagai asosiasi pengusaha, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Sosialisasi tersebut membahas aturan devisa hasil ekspor serta mekanisme ekspor melalui badan usaha milik negara.

Pertemuan itu berlangsung setelah Airlangga bertemu Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026.

“Pemerintah sudah melakukan sosialisasi kepada asosiasi pengusaha terkait devisa hasil ekspor dan tata kelola ekspor melalui badan usaha milik negara,” ujar Airlangga.

Kebijakan DHE ini disebut mendapat sambutan positif dari kalangan dunia usaha. Menurut Airlangga, hampir seluruh asosiasi yang hadir mendukung langkah pemerintah dan siap bekerja sama dengan lembaga yang dibentuk untuk menjalankan kebijakan tersebut.

DHE ekspor melalui Danantara dinilai menjadi langkah strategis pemerintah untuk memperkuat kontrol terhadap aliran devisa dari sektor sumber daya alam. Pemerintah ingin devisa hasil ekspor tidak hanya tercatat, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk memperkuat cadangan devisa dan stabilitas ekonomi nasional.

Airlangga menjelaskan implementasi kebijakan akan mulai berlaku pada 1 Juni 2026. Meski demikian, penerapan penuh dilakukan secara bertahap dengan evaluasi selama tiga bulan pertama.

“Implementasi dimulai 1 Juni dan akan dievaluasi dalam tiga bulan pertama,” jelasnya.

Untuk memastikan kebijakan berjalan efektif, pemerintah menyiapkan sistem pemantauan terintegrasi. Pengawasan akan melibatkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Danantara, serta sistem digital yang memungkinkan proses monitoring berlangsung otomatis.

Dengan sistem tersebut, arus devisa hasil ekspor diharapkan dapat dipantau lebih cepat dan transparan sehingga meminimalkan potensi penyimpangan dalam proses ekspor.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pengawasan ketat menjadi hal penting agar lembaga pelaksana kebijakan tidak berubah menjadi entitas monopoli yang dapat mengganggu mekanisme pasar.

Menurut Purbaya, pemerintah akan menempatkan unsur lintas kementerian dalam proses pengawasan agar tata kelola berjalan sehat dan akuntabel. Pengawasan tersebut akan melibatkan Kementerian Keuangan serta kementerian terkait lainnya.

Pemerintah berharap kebijakan DHE dan tata kelola ekspor melalui Danantara dapat menciptakan sistem ekspor nasional yang lebih tertata, transparan, dan berorientasi pada kepentingan nasional. Langkah ini juga dinilai penting untuk memperkuat fondasi ekonomi Indonesia di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah. (Red/d)

Tangis Janda Lansia Pecah Saat Terima Beras dari Relawan KSJ dan AJH Medan

0
Relawan Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) bersama Rekan Juang AJH Kota Medan menyerahkan bantuan beras kepada janda lansia dan warga dhuafa di kawasan Ampera, Kelurahan Glugur Darat II, Kecamatan Medan Timur, Jumat (22/5/2026). Pembagian bantuan dilakukan dengan mendatangi langsung rumah warga agar tepat sasaran.
Relawan Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) bersama Rekan Juang AJH Kota Medan menyerahkan bantuan beras kepada janda lansia dan warga dhuafa di kawasan Ampera, Kelurahan Glugur Darat II, Kecamatan Medan Timur, Jumat (22/5/2026). Pembagian bantuan dilakukan dengan mendatangi langsung rumah warga agar tepat sasaran.

DETEKSI.co-Medan, Hiruk pikuk program bantuan sosial pemerintah ternyata belum sepenuhnya menyentuh warga miskin di pelosok Kota Medan. Di sudut Jalan Ampera III, Kelurahan Glugur Darat II, Kecamatan Medan Timur, tangis haru pecah saat para janda lansia menerima bantuan beras dari relawan Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) dan Rekan Juang Aliansi Jurnalis Hukum (AJH Kota Medan, Jumat (22/5/2026).

Murni (60), seorang janda lansia yang hidup dalam keterbatasan, mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bantuan beras yang diterimanya menjadi harapan di tengah kondisi ekonomi yang semakin berat.

“Sekarang hidup susah. Untuk makan saja kadang bingung. Untung masih ada orang baik yang peduli kepada kami, sampaikan doa kami menyertainya” ucapnya lirih.

Kegiatan sosial KSJ dan AJH Medan kali ini memang menyasar para janda lansia, Anak Yatim Piatu dan  kaum dhuafa di kawasan Medan Timur. Relawan mendatangi langsung rumah-rumah warga agar bantuan benar-benar diterima mereka yang membutuhkan.

Kisah lebih memilukan datang dari Butet, warga Ampera I. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengaku belum pernah sekalipun menerima bantuan dari program pemerintah.

“Selama ini saya belum pernah dapat bantuan apa pun. Baru ini benar-benar ada yang datang membagikan beras kepada kami,” katanya sambil menangis di hadapan relawan KSJ dan Rekan Juang AJH Kota Medan.

Relawan Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) bersama Rekan Juang AJH Kota Medan menyerahkan bantuan beras kepada janda lansia dan warga dhuafa di Jalan Ampera, Kelurahan Glugur Darat II, Kecamatan Medan Timur, Jumat (22/5/2026).
Relawan Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) bersama Rekan Juang AJH Kota Medan menyerahkan bantuan beras kepada janda lansia dan warga dhuafa di Jalan Ampera, Kelurahan Glugur Darat II, Kecamatan Medan Timur, Jumat (22/5/2026).

Suasana haru menyelimuti pembagian bantuan tersebut. Para relawan terlihat menyusuri gang-gang sempit demi memastikan bantuan tepat sasaran.

Yono, warga Ampera IV yang turut menerima bantuan, mengaku bersyukur masih ada komunitas sosial yang peduli terhadap masyarakat kecil.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu keluarga kami. Semoga relawan dan para donatur selalu diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah,” ujarnya penuh haru.

Koordinator kegiatan KSJ, Boim, mengatakan aksi sosial tersebut merupakan program rutin Sedekah Jumat yang fokus membantu janda lansia dan keluarga kurang mampu.

“Sesuai arahan Pembina KSJ H. Ikhwan Lubis, SH, MH, kami memprioritaskan para janda yang menjadi tulang punggung keluarga dan benar-benar membutuhkan. Karena itu kami turun langsung ke rumah warga agar bantuan tepat sasaran,” jelas Boim didampingi Abdul Sembiring.

Sementara itu, Ketua DPD Aliansi Jurnalis Hukum (AJH) Kota Medan, M. Rais didampingi Erwinsyah, mengapresiasi konsistensi KSJ yang setiap pekan terus bergerak membantu masyarakat kecil.

Ia menyebut pihaknya turut menyiapkan data warga penerima agar bantuan tidak salah sasaran.

“Berbagi adalah salah satu cara membuka pintu rezeki. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berjalan dan semakin banyak warga kurang mampu yang terbantu,” kata M. Rais usai menyerahkan bantuan beras kepada warga. (Boim)