
DETEKSI.co-Jakarta, Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja resmi ke Washington DC, Amerika Serikat, pada Senin, 16 Februari 2026. Keberangkatan Presiden Prabowo menjadi langkah diplomasi penting untuk memperkuat hubungan Indonesia dan Amerika Serikat di tengah situasi geopolitik global yang dinamis.
Presiden Prabowo Subianto lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan didampingi rombongan terbatas. Dalam kunjungan diplomasi ini, Kepala Negara didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Kunjungan kerja ke Amerika Serikat ini telah dijadwalkan secara resmi dengan agenda utama pertemuan bilateral bersama Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pertemuan tersebut akan membahas diplomasi untuk penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Amerika Serikat serta kerja sama strategis di berbagai sektor.
Pertemuan bilateral Prabowo–Trump diharapkan menjadi momentum penting dalam memperluas kolaborasi kedua negara. Fokus pembahasan mencakup penguatan hubungan diplomatik serta peningkatan kerja sama strategis yang saling menguntungkan.
Diplomasi Presiden Prabowo ini merupakan bagian dari upaya aktif Indonesia untuk memperkuat posisi nasional di tengah perubahan dan dinamika geopolitik global. Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya menjaga stabilitas hubungan internasional sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas.
Kunjungan kerja ini sekaligus menunjukkan peran Indonesia sebagai negara yang aktif membangun komunikasi strategis dengan mitra global, termasuk Amerika Serikat. (Red)





