spot_img
spot_img
Beranda NUSANTARA ACEH Rakerwil Apeksi 2026: Rico Tri Putra Bayu Waas Tekankan Fiskal Kuat dan...

Rakerwil Apeksi 2026: Rico Tri Putra Bayu Waas Tekankan Fiskal Kuat dan Kolaborasi Kota Tangguh

0
5
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menyampaikan keterangan dalam pembukaan Rakerwil I APEKSI 2026 di Banda Aceh, didampingi sejumlah kepala daerah.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menyampaikan keterangan dalam pembukaan Rakerwil I APEKSI 2026 di Banda Aceh, didampingi sejumlah kepala daerah.

DETEKSI.co-Banda Aceh, Rakerwil Apeksi 2026 menjadi momentum penting bagi pemerintah kota untuk memperkuat fiskal dan kolaborasi. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan hal itu saat konferensi pers pembukaan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Minggu (19/4/2026).

Rakerwil Apeksi 2026 diikuti 24 pemerintah kota dan disebut bukan sekadar agenda seremonial. Menurut Rico, forum ini adalah ruang strategis untuk berbagi solusi menghadapi tantangan perkotaan yang semakin kompleks.

“Kita harus menjadi kota tangguh untuk mendukung Indonesia yang kuat. Strategi fiskal sangat krusial karena dampaknya baru terasa dua hingga tiga tahun ke depan,” ujar Rico.

Dalam forum tersebut, Rico menyampaikan pentingnya konsep “kota tangguh”, terutama setelah sejumlah daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dilanda bencana alam. Ia menilai kesiapan fiskal dan tata kelola yang adaptif menjadi kunci agar pemerintah kota mampu merespons krisis secara cepat.

Di hadapan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, serta kepala daerah lainnya, Rico menegaskan bahwa kekuatan fiskal harus dikelola secara kreatif dan berkelanjutan guna menopang pembangunan jangka panjang.

Selain itu, Rico mengajak seluruh wali kota untuk terbuka dalam berbagi pengalaman dan belajar dari daerah lain. Ia mencontohkan Kota Medan yang mengadopsi praktik baik, seperti penataan trotoar dan pengelolaan ruang hijau.

“Kita tidak perlu malu bertanya. Dari situ kita bisa menemukan solusi yang belum ada di kota kita,” katanya.

Rico juga menyoroti pentingnya pemerataan pendidikan dan layanan kesehatan. Ia mendorong pendidikan inklusif berbasis teknologi melalui pengembangan smart class di sekolah negeri.

Di sektor kesehatan, ia menyampaikan keberhasilan program Universal Health Coverage (UHC) di Medan. Melalui program ini, masyarakat cukup menggunakan KTP untuk mendapatkan layanan kesehatan.

“Pendidikan dan kesehatan adalah fondasi utama. Kita tidak ingin ada ketimpangan layanan antar kota,” tegasnya.

Rakerwil Komwil I Apeksi 2026 mengusung tema “Kota Tangguh, Fiskal Kuat, Kolaborasi Erat”. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Rakernas Apeksi yang direncanakan berlangsung di Medan dengan tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat”.

Selain rapat kerja, kegiatan juga diisi dengan aksi sosial dan lingkungan, seperti penanaman pohon, bantuan bagi korban banjir, serta pameran produk ekspor daerah.

Rakerwil berlangsung pada 19–22 April 2026 dan dirangkaikan dengan perayaan hari jadi ke-821 Kota Banda Aceh. Puluhan wali kota dari berbagai daerah turut hadir dalam kegiatan ini.(Red/d)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini