Penanaman Jagung Serentak di Riau Melonjak 300 Persen, Kapolda Laporkan Langsung ke Kapolri

DETEKSI.co-Pelalawan, Penanaman jagung serentak yang digelar jajaran kepolisian di Provinsi Riau menunjukkan peningkatan signifikan. Dalam laporan kepada Kapolri, Kapolda Riau menyebut luas lahan tanam jagung di wilayah tersebut melonjak hingga 300 persen dibanding tahun sebelumnya.

Penanaman jagung serentak ini dilaksanakan secara nasional melalui pertemuan daring yang dipimpin oleh Listyo Sigit Prabowo. Kegiatan tersebut diikuti seluruh kepolisian daerah di Indonesia, termasuk Polda Riau yang memusatkan kegiatan di Desa Sialang Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (7/3/2026).

Kapolda Riau Herry Heryawan hadir langsung di lokasi bersama sejumlah pejabat daerah. Turut mendampingi antara lain Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, Bupati Pelalawan H Zukri, Ketua HKTI Riau Muhammad Rahul, Ketua DPRD Pelalawan H Syafrizal, serta Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara.

Dalam laporan kepada Kapolri, Herry Heryawan menjelaskan bahwa penanaman jagung kali ini dilakukan di lahan perkebunan sawit yang sedang memasuki masa peremajaan atau replanting. Lahan tersebut dimanfaatkan melalui metode tumpang sari.

“Penanaman dilakukan di lahan sawit seluas 40 hektare di Kabupaten Pelalawan. Banyak kebun sawit saat ini memasuki periode replanting, sehingga lahan dapat dimanfaatkan untuk menanam jagung dengan metode tumpang sari,” jelas Herry.

Menurutnya, metode tersebut membuka peluang besar untuk memperluas area tanam. Polda Riau bersama kelompok tani bahkan telah mengidentifikasi potensi lahan tumpang sari sawit yang dapat mencapai sekitar 2.000 hektare sepanjang tahun 2026.

Program ini juga merupakan bagian dari strategi Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dalam pembagian rencana kerja Polri, Polda Riau masuk dalam klaster ketiga yang menitikberatkan pada target penyerapan hasil panen jagung oleh Perum Bulog sebagai cadangan pangan pemerintah daerah.

Herry juga memaparkan capaian program pada tahun sebelumnya. Sepanjang 2025, kelompok tani binaan Polda Riau telah menanam jagung pipil di lahan seluas 1.690,37 hektare dari total potensi lahan 7.355,29 hektare.

Dengan perluasan lahan tersebut, produksi jagung di Riau mengalami peningkatan signifikan. Produksi pada tahun 2025 tercatat mencapai 294,43 ton.

Angka tersebut meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya. Pada 2024, luas lahan tanam jagung di Riau baru mencapai 327 hektare. Dengan perkembangan program ini, luas tanam melonjak hingga 300 persen dan produksi jagung meningkat sekitar 385 persen.

Polda Riau menilai keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan kelompok tani. Program tersebut diharapkan terus berkembang untuk memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di daerah.(Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']